Secara istilah,Zimmi (Arab:ذمي, majmuk:أهل الذمة,ahlul zimmah, "orang-orang zimmah") adalah orang kafir merdeka yang hidup dalamDaulah Islamiyah yang, sebagai balasan karena membayar pajak perorangan, menerima perlindungan dan keamanan.[1]
MenurutAl-QuranSurah At-Taubah ayat 29,[5] orang-orangzimmi diharuskan membayar pajak yang disebutjizyah, dan tidak boleh diperangi oleh orang Islam.[6][7] Orang-orangzimmi yang membayarjizyah diperbolehkan menjalankan ibadah agama mereka, menerima autonomi, harus dilindungi oleh umat Islam jika ada serangan dari luar, dibebaskan dari pergi berperang, dibebaskan dari membayarzakat serta pajak-pajak yang dikenakan pada umat Islam.[8][9][10][11]
Bat Ye'or (2002).Islam and Dhimmitude. Where Civilizations Collide. Madison/Teaneck, NJ: Fairleigh Dickinson University Press/Associated University Presses.ISBN 0-8386-3943-7.
Lewis, Bernard (1984).The Jews of Islam. Princeton: Princeton University Press.ISBN 0-691-00807-8.
Al-Mawardi (2000).The Ordnances of Government (Al-Ahkam al-Sultaniyya w’al-Wilayat al-Diniyya). Lebanon: Garnet Publishing.ISBN 1-85964-140-7.
Stillman, Norman (1979).The Jews of Arab Lands: A History and Source Book. Philadelphia: Jewish Publication Society of America.ISBN 1-82760-198-1.
Waines, David (2003).An Introduction to Islam. Cambridge University Press.ISBN 0-521-53906-4.
Wehr, Hans (1976). J. Milton Cowan, ed. (penyunting).A Dictionary of Modern Written Arabic. Ithaca, New York: Spoken Language Services, Inc.ISBN 0-87950-001-8.CS1 maint: extra text: editors list (link)