Islam (Arab:al-islām, الإسلامCithakan:Audio: "pasrah awak karoPangeran") (Turk:İslam) yakuweagama kang ngimanisatu Tuhan, yaituAllah. Sedunya ana siji seprapatmiliar pengikute,[1][2] Islam artine "penyerahan", utawa penyerahan diri sepenuhe karoPangeran (Arab:الله, Allāh).[3] Wong kang ngakune lan ngelakoni ajaran Islam kesebutMuslim artine "seorang sing tunduk karo Pangeran"[4][5], utawa kasebut Muslim lanang lan Muslimat wadon. Islam ngajareken menawaAllah nurunakenfirman-e karo manusa liwat para nabi lanrasul utusan-e, lan yakin temen-temen menawaMuhammad kuwe nabi lan rasul terakhir sing diutus deningAllah.
Kata Islam merupakan penyataan kata nama sing berasal dari akartriliterals-l-m, lan didapat dari tatabasabasa ArabAslama, yaitu bermaksud "untuk menerima, menyerah atau tunduk." Dengan demikian, Islam berarti penerimaan dari lan penundukan kepada Tuhan, lan penganutnya harus menunjukkan ini dengan menyembah-Nya, menuruti perintah-Nya, lan menghindaripolitheisme. Perkataan ini memberikan beberapa maksud darial-Qur’an. Dalam beberapa ayat, kualitas Islam sebagai kepercayaan ditegaskan: "Barangsiapa sing Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam..."[6] Ayat lain menghubungkanIslām landīn (lazimnya diterjemahkan sebagai "agama"): "...Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu, lan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, lan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu."[7] Namun masih ada sing lain sing menggambarkan Islam itu sebagai perbuatan kembali kepada Tuhan-lebih dari hanya penyataan pengesahan keimanan.[8]
Secaraetimologis kata Islam diturunkan dariakar kata sing sama dengan katasalām sing berarti “damai”. Kata 'Muslim' (sebutan bagi pemeluk agama Islam) uga berhubungan dengan kataIslām, kata tersebut berarti “orang sing berserah diri kepada Allah" dalambasa Indonesia.
Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimahshahādatāin ("dua kalimat persaksian"), yaitu "Laa ilaha illallah, Muhammadar Rasulullah" - sing berarti "Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah". Adapun bila seseorang meyakini lan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, berarti ia sudah dapat dianggap sebagai seorang Muslim ataumualaf (orang sing baru masuk Islam dari kepercayaan lamanya).
Kaum Muslim percaya bahwa Allahmewahyukanal-Qur'an kepada Muhammad sebagaiKhataman Nabiyyin (Penutup Para Nabi) lan menganggap bahwaal-Qur'an lanSunnah (setiap perkataan lan perbuatan Muhammad) sebagai sumber fundamental Islam.[9]Mereka tidak menganggap Muhammad sebagai pengasas agama baru, melainkan sebagai pembaharu dari keimanan monoteistik dariIbrahim,Musa,Isa, lannabi lainnya (untuk lebih lanjutnya, silakan baca artikel mengenaiPara nabi lan rasul dalam Islam). Tradisi Islam menegaskan bahwa agamaYahudi lanKristen telah membelokkan wahyu sing Tuhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks atau memperkenalkan intepretasi palsu, ataupun kedua-duanya.[10]
Umat Islam juga meyakinial-Qur'an sebagai kitab suci lan pedoman hidup mereka sing disampaikan oleh Allah kepadaMuhammad. melalui perantaraMalaikat Jibril sing sempurna lan tidak ada keraguan di dalamnya (Cithakan:Quran-s). Allah uga telah berjanji akan menjaga keotentikanal-Qur'an hingga akhir zaman dalam suatu ayat.
Adapun sebagaimana dinyatakan dalamal-Qur'an, umat Islam uga diwajibkan untuk mengimani kitab suci lan firman-Nya sing diturunkan sebelum al-Qur'an (Zabur,Taurat,Injil lan suhuf para nabi-nabi sing lain) melalui nabi lan rasul terdahulu adalah benar adanya.[11] Umat Islam uga percaya bahwa selain al-Qur'an, seluruh firman Allah terdahulu telah mengalami perubahan oleh manusia. Mengacu pada kalimat di atas, maka umat Islam meyakini bahwa al-Qur'an adalah satu-satunya kitab Allah sing benar-benar asli lan sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya.
Umat Islam uga meyakini bahwa agama sing dianut oleh seluruh nabi lan rasul utusan Allah sejak masa Adam adalah agamatauhid, dengan demikian tentu saja Ibrahim uga menganut ketauhidan secara hanif (murni imannya) maka menjadikannya seorangmuslim.[12][13] Pandangan ini meletakkan Islam bersama agamaYahudi lanKristen dalam rumpun agama sing mempercayai Nabi Ibrahim as. Di dalam al-Qur'an, penganut Yahudi lan Kristen sering disebut sebagaiAhli Kitab atauAhlul Kitab.
Hampir semua Muslim tergolong dalam salah satu dari dua mazhab terbesar,Sunni (85%) lanSyiah (15%). Perpecahan terjadi setelah abad ke-7 sing mengikut pada ketidaksetujuan atas kepemimpinan politik lan keagamaan dari komunitas Islam ketika itu. Islam adalah agama pradominan sepanjangTimur Tengah, uga di sebagian besarAfrika lanAsia. Komunitas besar uga ditemui diCina,Semenanjung Balkan diEropa Timur lanRusia. Terdapat uga sebagian besar komunitasimigran Muslim di bagian lain dunia, sepertiEropa Barat. Sekitar 20% Muslim tinggal dinegara-negara Arab,[14] 30% disubbenua India lan 15.6% diIndonesia, negara Muslim terbesar berdasar populasi.[15]
Artikel utama kanggo bagian kiye yakuwe:Rukun Islam
Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para penganut umumnya digalakkan untuk memegangLima Rukun Islam, yaitu lima pilar sing menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas.[16] Tambahan dari Lima Rukun,hukum Islam (syariah) telah membangun tradisi perintah sing telah menyentuh pada hampir semua aspek kehidupan lan kemasyarakatan. Tradisi ini meliputi segalanya dari hal praktikal seperti kehalalan,perbankan,jihad lanzakat.[17]
Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah:
Mengucapdua kalimah syahadat lan meyakini bahwa tidak ada sing berhak ditaati lan disembah dengan benar kecuali Allah saja lan meyakini bahwaMuhammad adalah hamba lan rasul Allah.
Hampir semua Muslim tergolong dalam salah satu dari dua mazhab terbesar,Sunni (85%) lanSyiah (15%). Perpecahan terjadi setelah abad ke-7 sing mengikut pada ketidaksetujuan atas kepemimpinan politik lan keagamaan dari komunitas Islam ketika itu. Islam adalah agama pradominan sepanjangTimur Tengah, uga di sebahagian besarAfrika lanAsia. Komunitas besar uga ditemui diCina,Semenanjung Balkan diEropa Timur lanRusia. Terdapat uga sebagian besar komunitas imigran Muslim di bagian lain dunia, sepertiEropa Barat. Sekitar 20% Muslim tinggal dinegara-negara Arab,[18] 30% disubbenua India lan 15.6% diIndonesia, adalah negara Muslim terbesar berdasarkan populasinya.[19]
Negara dengan mayoritas pemeluk Islam Sunni adalahIndonesia,Arab Saudi, lanPakistan sedangkan negara dengan mayoritas Islam Syi'ah adalahIran lanIrak. Doktrin antara Sunni lan Syi'ah berbeda pada masalah imamah (kepemimpinan) lan peletakanAhlul Bait (keluarga keturunan Muhammad). Namun secara umum, baik Sunni maupun Syi'ah percaya pada rukun Islam lan rukun iman walaupun dengan terminologi sing berbeda.
Artikel utama kanggo bagian kiye yakuwe:Allah lan Tauhid
Konsep Islam teologikal fundamental ialahtauhid-kepercayaan bahwa hanya ada satu Tuhan. Istilah Arab untuk Tuhan ialahAllāh; kebanyakan ilmuwan[rujukan?] percaya kata Allah didapat dari penyingkatan dari kataal- (si) lanCithakan:Transl' (dewa, bentuk maskulin), bermaksud "Tuhan" (Cithakan:Transl'), tetapi sing lain menjejakkan asal usulnya dari AramiAlāhā.[20] Kata Allah uga adalah kata sing digunakan oleh orang Kristen (Nasrani) lan Yahudi Arab sebagai terjemahan dariho theos dariPerjanjian Baru lanSeptuaginta. sing pertama dari Lima Rukun Islam,tauhid dituangkan dalamsyahadat (pengakuan), yaitu bersaksi:
“
لا إله إلا الله محمد رسول الله
Tiada Tuhan selain Allah lan Muhammad adalah utusan Allah
”
Konsep tauhid ini dituangkan dengan jelas lan sederhana padaSurah Al-Ikhlas sing terjemahannya adalah:
Katakanlah: "Dia-lah Allah (Tuhan), sing Maha Esa,
Allah adalah Tuhan sing bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
Dia tiada beranak lan tiada pula diperanakkan,
lan tidak ada seorangpun sing setara dengan Dia."
Nama "Allah" tidak memiliki bentuk jamak lan tidak diasosiasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam Islam sebagaimana disampaikan dalam al-Qur'an dikatakan:
"(Dia) Pencipta langit lan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan lan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu.Tidak ada sesuatupun sing serupa dengan Dia, lan Dia-lah sing Maha Mendengar lan Melihat". (Cithakan:Quran-s)
Allah adalah Nama Tuhan (ilah) lan satu-satunya Tuhan sebagaimana perkenalan-Nya kepada manusia melalui al-Quran :
"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku lan dirikanlah salat untuk mengingat Aku". (Cithakan:Quran-s)
Pemakaian kata Allah secara linguistik mengindikasikan kesatuan. Umat Islam percaya bahwa Tuhan sing mereka sembah adalah sama dengan Tuhan umat Yahudi lan Nasrani, dalam hal ini adalah Tuhan Ibrahim. Namun, Islam menolak ajaranKristen menyangkut pahamTrinitas dimana hal ini dianggapPoliteisme.
"WahaiAhli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agama lan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali sing benar. Sesungguhnya al-Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah lan (yang diciptakan dengan kalimat-Nya) sing disampaikannya kepada Maryam lan (dengan tiupan ) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah lan rasul-rasul-Nya. lan janganlah kamu mengatakan :"Tuhan itu tiga", berhentilah dari ucapan itu. Itu lebih baik bagi kamu. Sesungguhnya Allah Tuhan sing Maha Esa. Maha suci Allah dari mempunyai anak, segala sing di langit lan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara".
Dalam Islam, visualisasi atau penggambaran Tuhan tidak dapat dibenarkan, hal ini dilarang karena dapat berujung pada pemberhalaan lan justru penghinaan, karena Tuhan tidak serupa dengan apapun (Cithakan:Quran-s). Sebagai gantinya, Islam menggambarkan Tuhan dalam 99 nama/gelar/julukan Tuhan (asma'ul husna) sing menggambarkan sifat ketuhanan-Nya sebagaimana terdapat padaal-Qur'an.
Al-Qur'an adalah kitab suci ummatIslam sing diwahyukanAllah kepadaMuhammad melalui perantaraanMalaikat Jibril. Secara harfiah Qur'an berarti bacaan. Namun walau terdengar merujuk ke sebuah buku/kitab, ummat Islam merujuk Al-Qur'an sendiri lebih pada kata-kata atau kalimat di dalamnya, bukan pada bentuk fisiknya sebagai hasil cetakan.
Umat Islam percaya bahwa Al-Qur'an disampaikan kepadaMuhammad melalui malaikat Jibril. Penurunannya sendiri terjadi secara bertahap antara tahun 610 hingga hingga wafatnya beliau632 M. Walau Al-Qur'an lebih banyak ditransfer melalui hafalan, namun sebagai tambahan banyak pengikut Islam pada masa itu sing menuliskannya pada tulang, batu-batu lan dedaunan.
Umat Islam percaya bahwa Al-Qur'an sing ada saat ini persis sama dengan sing disampaikan kepada Muhammad, kemudian disampaikan lagi kepada pengikutnya, sing kemudian menghapalkan lan menulis isi Al Qur'an tersebut. Secara umum para ulama menyepakati bahwa versi Al-Qur'an sing ada saat ini, pertama kali dikompilasi pada masakekhalifahan Utsman bin Affan (khalifah Islam ke-3) sing berkisar antara 650 hingga 656 M.Utsman bin Affan kemudian mengirimkan duplikat dari versi kompilasi ini ke seluruh penjuru kekuasaan Islam pada masa itu lan memerintahkan agar semua versi selain itu dimusnahkan untuk keseragaman.[21]
Al-Qur'an memiliki 114 surah , lan sejumlah 6.236 ayat (terdapat perbedaan tergantung cara menghitung).[22] Hampir semua Muslim menghafal setidaknya beberapa bagian dari keseluruhan Al-Qur'an, mereka sing menghafal keseluruhan Al-Qur'an dikenal sebagaihafiz (jamak:huffaz). Pencapaian ini bukanlah sesuatu sing jarang, dipercayai bahwa saat ini terdapat jutaan penghapal Al-Qur'an diseluruh dunia. DiIndonesia ada lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an yaitu lomba membaca Al-Qur'an dengan tartil atau baik lan benar. sing membacakan disebut Qari (pria) atau Qariah (wanita).
Muslim uga percaya bahwa Al-Qur'an hanyaberbasa Arab. Hasil terjemahan dari Al-Qur'an ke berbagai basa tidak merupakan Al-Qur'an itu sendiri. Oleh karena itu terjemahan hanya memiliki kedudukan sebagai komentar terhadap Al-Qur'an ataupun hasil usaha mencari makna Al-Qur'an, tetapi bukan Al-Qur'an itu sendiri.
Artikel utama kanggo bagian kiye yakuwe:Muhammad lan hadits
Muhammad (570-632) adalahnabi terakhir dalam ajaran Islam dimana mengakui kenabiannya merupakan salah satu syarat untuk dapat disebut sebagai seorangmuslim (lihatsyahadat). Dalam Islam Muhammad tidak diposisikan sebagai seorang pembawa ajaran baru, melainkan merupakan penutup dari rangkaian nabi-nabi sing diturunkan sebelumnya.
Terlepas dari tingginya statusnya sebagai seorang Nabi, Muhammad dalam pandangan Islam adalah seorang manusia biasa. Namun setiap perkataan lan perilaku dalam kehidupannya dipercayai merupakan bentuk ideal dari seorang muslim. Oleh karena itu dalam Islam dikenal istilahhadits yakni kumpulan perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan Muhammad. Hadits adalah teks utama (sumber hukum) kedua Islam setelahAl Qur'an.
Jazirah Arab sebelum kedatangan agama Islam merupakan sebuah kawasan perlintasan perdagangan dalamJalan Sutera sing menjadikan satu antaraIndo Eropa dengan kawasanAsia di timur. Kebanyakan orangArab merupakan penyembah berhala lan ada sebagian sing merupakan pengikut agama-agamaKristen lanYahudi.Mekkah adalah tempat sing suci bagi bangsa Arab ketika itu, karena di sana terdapat berhala-berhala agama mereka, telagaZamzam, lan sing terpenting adalahKa'bah. Masyarakat ini disebut pulaJahiliyah atau dalam artian lain bodoh. Bodoh disini bukan dalam intelegensianya namun dalam pemikiran moral. WargaQuraisy terkenal dengan masyarakat sing suka berpuisi. Mereka menjadikan puisi sebagai salah satu hiburan disaat berkumpul di tempat-tempat ramai.
Negara-negara dengan populasi Muslim mencapai 10% (hijau dengan dominan sunni, merah dengan dominan syi'ah) (Sumber -CIAWorld Factbook, 2004).
Islam bermula pada tahun611 ketika wahyu pertama diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira',Arab Saudi.
Muhammad dilahirkan diMekkah pada tanggal12Rabiul AwalTahun Gajah (571 masehi). Ia dilahirkan ditengah-tengah sukuQuraish pada zamanjahiliyah, dalam kehidupan suku-suku padang pasir sing suka berperang lan menyembahberhala. Muhammad dilahirkan dalam keadaan yatim, sebab ayahnyaAbdullah wafat ketika ia masih berada di dalam kandungan. Pada saat usianya masih 6 tahun, ibunyaAminah meninggal dunia. Sepeninggalan ibunya, Muhammad dibesarkan oleh kakeknyaAbdul Muthalib lan dilanjutkan oleh pamannya yaituAbu Talib. Muhammad kemudian menikah dengan seorang janda bernamaSiti Khadijah lan menjalani kehidupan secara sederhana.
Ketika Muhammad berusia 40 tahun, ia mulai mendapatkan wahyu sing disampaikan MalaikatJibril, lan sesudahnya selama beberapa waktu mulai mengajarkan ajaran Islam secara tertutup kepada para sahabatnya. Setelah tiga tahun menyebarkan Islam secara sembunyi-sembunyi, akhirnya ajaran Islam kemudian uga disampaikan secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekkah, sing mana sebagian menerima lan sebagian lainnya menentangnya.
Pada tahun 622 masehi, Muhammad lan pengikutnya berpindah keMadinah. Peristiwa ini disebutHijrah, lan semenjak peristiwa itulah dasar permulaan perhitungankalender Islam. Di Madinah, Muhammad dapat menyatukan orang-oranganshar (kaum muslimin dari Madinah) lanmuhajirin (kaum muslimin dari Mekkah), sehingga semakin kuatlah umat Islam. Dalam setiap peperangan sing dilakukan melawan orang-orang kafir, umat Islam selalu mendapatkan kemenangan. Dalam fase awal ini, tak terhindarkan terjadinya perang antara Mekkah lan Madinah.
Keunggulan diplomasi nabi Muhammad SAW pada saatperjanjian Hudaibiyah, menyebabkan umat Islam memasuki fase sing sangat menentukan. Banyak penduduk Mekkah sing sebelumnya menjadi musuh kemudian berbalik memeluk Islam, sehingga ketika penaklukan kota Mekkah oleh umat Islam tidak terjadi pertumpahan darah. Ketika Muhammad wafat, hampir seluruhJazirah Arab telah memeluk agama Islam.
Khalifah Rasyidin atau Khulafaur Rasyidin memilki arti pemimpin sing baik diawali dengan kepemimpinanAbu Bakar, lan dilanjutkan oleh kepemimpinanUmar bin Khattab,Utsman bin Affan lanAli bin Abu Thalib. Pada masa ini umat Islam mencapai kestabilan politik lan ekonomi. Abu Bakar memperkuat dasar-dasar kenegaraan umat Islam lan mengatasi pemberontakan beberapa suku-suku Arab sing terjadi setelah meninggalnya Muhammad. Umar bin Khattab, Utsman bin Affan lan Ali bin Abu Thalib berhasil memimpin balatentara lan kaum Muslimin pada umumnya untuk mendakwahkan Islam, terutama keSyam,Mesir, lanIrak. Dengan takluknya negeri-negeri tersebut, banyak harta rampasan perang lan wilayah kekuasaan sing dapat diraih oleh umat Islam.
Setelah periode Khalifah Rasyidin, kepemimpinan umat Islam berganti dari tangan ke tangan dengan pemimpinnya sing uga disebut "khalifah", atau kadang-kadang "amirul mukminin", "sultan", lan sebagainya. Pada periode ini khalifah tidak lagi ditentukan berdasarkan orang sing terbaik di kalangan umat Islam, melainkan secara turun-temurun dalam satu dinasti (basa Arab:bani) sehingga banyak sing menyamakannya dengankerajaan; misalnya kekhalifahanBani Umayyah,Bani Abbasiyyah, hinggaBani Utsmaniyyah.
Besarnya kekuasaan kekhalifahan Islam telah menjadikannya salah satu kekuatan politik sing terkuat lan terbesar di dunia pada saat itu. Timbulnya tempat-tempat pembelajaran ilmu-ilmu agama, filsafat, sains, lan tata basa Arab di berbagai wilayah dunia Islam telah mewujudkan satu kontinuitas kebudayaan Islam sing agung. Banyak ahli-ahli ilmu pengetahuan bermunculan dari berbagai negeri-negeri Islam, terutamanya padazaman keemasan Islam sekitar abad ke-7 sampai abad ke-13 masehi.
Luasnya wilayah penyebaran agama Islam lan terpecahnya kekuasaan kekhalifahan sing sudah dimulai sejak abad ke-8, menyebabkan munculnya berbagai otoritas-otoritas kekuasaan terpisah sing berbentuk "kesultanan"; misalnyaKesultanan Safawi,Kesultanan Turki Seljuk,Kesultanan Mughal,Kesultanan Samudera Pasai lanKesultanan Malaka, sing telah menjadi kesultanan-kesultanan sing memiliki kekuasaan sing kuat lan terkenal di dunia. Meskipun memiliki kekuasaan terpisah, kesultanan-kesultanan tersebut secara nominal masih menghormati lan menganggap diri mereka bagian dari kekhalifahan Islam.
Pada kurun ke-18 lan ke-19 masehi, banyak kawasan-kawasan Islam jatuh ke tangan penjajahEropa. Kesultanan Utsmaniyyah (Kerajaan Ottoman) sing secara nominal dianggap sebagai kekhalifahan Islam terakhir, akhirnya tumbang selepasPerang Dunia I. Kerajaan ottoman pada saat itu dipimpin oleh Sultan Muhammad V. Karena dianggap kurang tegas oleh kaum pemudaTurki sing di pimpin olehMustafa Kemal Paşa atau Kemal Atatürk,sistem kerajaan dirombak lan diganti menjadi republik.
Pertumbuhan Muslim sendiri diyakini mencapai 2,9% per tahun, sementara pertumbuhan penduduk dunia hanya mencapai 2,3%. Besaran ini menjadikan Islam sebagai agama dengan pertumbuhan pemeluk sing tergolong cepat di dunia.[1]. Beberapa pendapat menghubungkan pertumbuhan ini dengan tingginya angka kelahiran di banyak negara Islam (enam dari sepuluh negara di dunia dengan angka kelahiran tertinggi di dunia adalah negara dengan mayoritas Muslim[2]. Namun belum lama ini, sebuah studi demografi telah menyatakan bahwa angka kelahiran negara Muslim menurun hingga ke tingkat negara Barat.[3]
Rumahibadat umatMuslim disebutmasjid atau mesjid. Ibadah sing biasa dilakukan di Masjid antara lainsalat berjama'ah, ceramah agama, perayaan hari besar, diskusi agama, belajarmengaji (membacaAl-Qur'an) lan lain sebagainya.
Accad (2003): According to Ibn Taymiya, although only some Muslims accept the textual veracity of the entire Bible, most Muslims will grant the veracity of most of it.
Esposito (1998), pp.6,12
Esposito (2002b), pp.4-5
F. E. Peters (2003), p.9
F. Buhl; A. T. Welch "Muhammad". Encyclopedia of Islam Online. Diakses pada2007-05-02.
Hava Lazarus-Yafeh "Tahrif". Encyclopedia of Islam Online. Diakses pada2007-05-02.
Accad, Martin (2003). "The Gospels in the Muslim Discourse of the Ninth to the Fourteenth Centuries: An Exegetical Inventorial Table (Part I)". Islam and Christian-Muslim Relations14 (1). ISSN 0959-6410.
Adil, Hajjah Amina (2002). Muhammad: The Messenger of Islam. Islamic Supreme Council of America. ISBN 978-1-930409-11-8.
Ahmed, Akbar (1999). Islam Today: A Short Introduction to the Muslim World (edisi ke-2.00). I. B. Tauris. ISBN 978-1-86064-257-9.
Brockopp, Jonathan E. (2003). Islamic Ethics of Life: abortion, war and euthanasia. University of South Carolina press. ISBN 1-57003-471-0.
Cohen-Mor, Dalya (2001). A Matter of Fate: The Concept of Fate in the Arab World as Reflected in Modern Arabic Literature. Oxford University Press. ISBN 0-19-513398-6.
Curtis, Patricia A. (2005). A Guide to Food Laws and Regulations. Blackwell Publishing Professional. ISBN 978-0-8138-1946-4.
Eglash, Ron (1999). African Fractals: Modern Computing and Indigenous Design. Rutgers University Press. ISBN 0-8135-2614-0.
Ernst, Carl (2004). Following Muhammad: Rethinking Islam in the Contemporary World. University of North Carolina Press. ISBN 0-8078-5577-4.
Goldschmidt, Jr., Arthur (2005). A Concise History of the Middle East (edisi ke-8th). Westview Press. ISBN 978-0-8133-4275-7.
Griffith, Ruth Marie (2006). Women and Religion in the African Diaspora: Knowledge, Power, and Performance. Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-8370-9.
Lewis, Bernard (2003). What Went Wrong?: The Clash Between Islam and Modernity in the Middle East (edisi ke-Reprint). Harper Perennial. ISBN 978-0-06-051605-5.
Menski, Werner F. (2006). Comparative Law in a Global Context: The Legal Systems of Asia and Africa. Cambridge University Press. ISBN 0-521-85859-3.
Mohammad, Noor (1985). "The Doctrine of Jihad: An Introduction". Journal of Law and Religion3 (2).
Momen, Moojan (1987). An Introduction to Shi`i Islam: The History and Doctrines of Twelver Shi`ism. Yale University Press. ISBN 978-0-300-03531-5.
Nasr, Seyed Muhammad (1994). Our Religions: The Seven World Religions Introduced by Preeminent Scholars from Each Tradition (Chapter 7). HarperCollins. ISBN 0-06-067700-7.
Novak, David (February 1999). "The Mind of Maimonides". First Things.
Patton, Walter M. (April 1900). "The Doctrine of Freedom in the Korân". The American Journal of Semitic Languages and Literatures (Brill Academic Publishers) 16 (3). ISBN 90-04-10314-7.
Peters, F. E. (1991). "The Quest for Historical Muhammad". International Journal of Middle East Studies.
Ruthven, Malise (2005). Fundamentalism: The Search for Meaning. Oxford University Press. ISBN 0-19-280606-8.
Sahas, Daniel J. (1997). John of Damascus on Islam: The Heresy of the Ishmaelites. Brill Academic Publishers. ISBN 978-90-04-03495-2.
Sachedina, Abdulaziz (1998). The Just Ruler in Shi'ite Islam: The Comprehensive Authority of the Jurist in Imamite Jurisprudence. Oxford University Press US. ISBN 0-19-511915-0.
Seibert, Robert F. (1994). "Review: Islam and the West: The Making of an Image (Norman Daniel)". Review of Religious Research36 (1).
Teece, Geoff (2003). Religion in Focus: Islam. Franklin Watts Ltd. ISBN 978-0-7496-4796-4.
Trimingham, John Spencer (1998). The Sufi Orders in Islam. Oxford University Press. ISBN 0-19-512058-2.
Tritton, Arthur S. (1970) [1930]. The Caliphs and their Non-Muslim Subjects: A Critical Study of the Covenant of Umar. London: Frank Cass Publisher. ISBN 0-7146-1996-5.
Turner, Colin (2006). Islam: the Basics. Routledge (UK). ISBN 0-415-34106-X.
Turner, Bryan S. (1998). Weber and Islam. Routledge (UK). ISBN 0-415-17458-9.
Waines, David (2003). An Introduction to Islam. Cambridge University Press. ISBN 0-521-53906-4.
Warraq, Ibn (2000). The Quest for Historical Muhammad. Prometheus. ISBN 978-1-57392-787-1.
Warraq, Ibn (2003). Leaving Islam: Apostates Speak Out. Prometheus. ISBN 1-59102-068-9.
Berkshire Encyclopedia of World History. (2005). Ed. William H. McNeill, Jerry H. Bentley, David Christian. Berkshire Publishing Group. ISBN 978-0-9743091-0-1.
Encyclopedia of Christianity (1st). (2001). Ed. Erwin Fahlbusch, William Geoffrey Bromiley. Eerdmans Publishing Company, and Brill. ISBN 0-8028-2414-5.
Encyclopedia of Christianity (1st). (2005). Ed. John Bowden. Oxford University Press. ISBN 0-19-522393-4.
Encyclopedia of the Future. (1995). Ed. George Thomas Kurian, Graham T. T. Molitor. MacMillan Reference Books. ISBN 978-0-02-897205-3.
Encyclopaedia of Islam Online. Ed. P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van Donzel, W.P. Heinrichs. Brill Academic Publishers. ISSN 1573-3912.
Encyclopedia of Islam and the Muslim World. (2003). Ed. Richard C. Martin, Said Amir Arjomand, Marcia Hermansen, Abdulkader Tayob, Rochelle Davis, John Obert Voll. MacMillan Reference Books. ISBN 978-0-02-865603-8.