Yeremia 7 | |
---|---|
![]() Kitab Yeremia dalamAlkitab Ibrani, MS Sassoon 1053, foto 283-315. | |
Kitab | Kitab Yeremia |
Kategori | Nevi'im |
Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
Urutan dalam Kitab Kristen | 24 |
pasal 8 → |
Yeremia 7 (disingkatYer 7) adalah bagian dariKitab Yeremia dalamAlkitab Ibrani danPerjanjian Lama diAlkitabKristen. Berisi perkataan nabiYeremia bin Hilkia, tentangYehuda danYerusalem, yang hidup pada zaman rajaYosia,Yoahas,Yoyakim,Yoyakhin danZedekia dariKerajaan Yehuda sekitar abad ke-7 SM.[1][2]
Mereka telah mendirikan bukit pengorbanan yang bernama Tofet di Lembah Ben-Hinom untuk membakar anak-anaknya lelaki dan perempuan, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.
— Yeremia 7:31
Terjemahan Baru membagi pasal ini menjadi:
Penyamun sering kali mempergunakan sarang untuk bersembunyi dan merencanakan kejahatan selanjutnya. Yeremia memakai gambaran ini untuk melukiskan orang yang memasuki Bait Suci untuk mempersembahkan korban yang menurut pikiran mereka akan menutup dosa mereka di hadapan Allah; pada saat bersamaan mereka merencanakan untuk meneruskan cara hidup penuh dosa.YesusKristus mengutip sebagian ayat ini ketika menuduh para pemimpin Yahudi pada zaman-Nya (lihatMatius 21:13;Markus 11:17;Lukas 19:46).[8]
Silo, sekitar 29 km di utaraYerusalem, menjadi tempatKemah Pertemuan sepanjang masahakim-hakim (Yosua 18:1). Yeremia menyatakan bahwa Silo dibinasakan karena dosa-dosa umat itu (Yeremia 7:12,14; 26:6); nasib sama menanti Yerusalem dan Bait Sucinya jikalau umat itu tidak mengubah jalan hidup berdosa mereka.[8]