Walter Elias Disney (5 Desember 1901 – 15 Desember 1966) adalah seorangproduser film,sutradara,animator, danpengisi suara berkebangsaanAmerika Serikat. Ia terkenal akan pengaruhnya terhadap dunia hiburan pada abad ke-20. Sebagai tokoh pendiriWalt Disney Productions (bersamaRoy O. Disney), Disney menjadi salah satu produser film paling terkenal di dunia. seorang penerbit film tersohor di dunia. Perusahaan yang didirikannya, kini dikenal sebagaiThe Walt Disney Company, kini memiliki pendapatan tahunan sekitar $ 35 miliar.
Disney terkenal sebagai produser film danshowman, dan juga inovator dalam bidang animasi dan desain taman bermain. Ia dan anak buahnya menciptakan berbagai karakter terkenal dunia, sepertiMickey Mouse yang disuarakan oleh Disney sendiri. Ia telah memenangkan 26Academy Awards dari 59 nominasi.[2] Selain itu, Disney juga meraih 7Emmy Awards.
Walter Elias Disney lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di 2156 N. Tripp Ave,[3][4]Hermosa,Chicago,Illinois, dari pasanganElias Disney danFlora Call. Nenek moyang Walt Disney beremigrasi dariGowran,Irlandia. Arundel Elias Disney, kakek buyut Disney, lahir di Kilkenny, Irlandia, pada tahun 1801, dan merupakan keturunan dari Robert d'Isigny, orang Prancis yang berkelana ke Inggris bersamaWilliam sang Penakluk tahun 1066.[5] Nama d'Isigny di Anglikanisasi menjadiDisney.
Ayahnya,Elias Disney, pindah dariCounty Huron, Ontario, ke Amerika Serikat tahun 1878, untuk mencari emas diCalifornia, namun akhirnya bertani dengan orang tuanya di dekatEllis, Kansas hingga tahun 1884. Elias bekerja untukUnion Pacific Railroad dan menikah denganFlora Call pada 1 Januari 1888 diAcron, Florida. Keluarga mereka lalu pindah keChicago, Illinois, tahun 1890,[6] tempat saudaranya Robert tinggal.[6] Pada tahun 1906, ketika Walt masih berusia empat tahun, Elias dan keluarganya pindah ke peternakan diMarceline, Missouri,[7] tempat saudaranya Roy baru membeli tanah.[7] Di Marceline, Disney mengembangkan minatnya terhadap seni lukis.[8] Salah satu tetangganya, dokter bernama "Doc" Sherwood yang sudah pensiun, membayarnya untuk menggambar kuda milik Sherwood, Rupert.[8] Disney juga mengembangkan minatnya terhadap kereta api di Marceline.
Keluarga Disney tetap tinggal di Marceline selama empat tahun[9] sebelum pindah keKansas City tahun 1911.[10] Di sana, Walt dan adiknya Ruth masuk ke Benton Grammar School, tempat ia bertemu Walter Pfeiffer. Pfeiffer memperkenalkan duniavaudeville dan film kepada Walt. Selanjutnya, Walt menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga Pfeiffer daripada di rumahnya sendiri.[11] Ia mengikuti kursus hari Sabtu diKansas City Art Institute[12] Selama tinggal di Kansas City, Walt dan Ruth Disney juga sering mengunjungiElectric Park.
Pada tahun 1917, Elias membeli saham di pabrik jelly O-Zell diChicago, lalu memindahkan keluarganya kembali ke kota itu.[13] Pada tahun yang sama, Disney mulai belajar diMcKinley High School dan mulai menghadiri kursus malam diChicago Art Institute.[14] Disney menjadi seorang kartunis untuk koran sekolahnya. Karya-karya kartunnya berbau patriotik, berfokus padaPerang Dunia I. Disney dikeluarkan dari sekolah pada usia 16 tahun, lalu mencoba bergabung dengan Angkatan Bersenjata AS, tetapi ditolak kerana belum cukup umur.[15]
Setelah ditolak, Walt bersama salah seorang temannya bergabung denganPalang Merah.[16] Setelah bergabung dengan Palang Merah, Walt dikirim ke Prancis selama setahun sebagai sopir ambulans[17]
Pada tahun 1919, Walt yang hendak mencari pekerjaan di luar pabrik jelly O-Zell di Chicago,[18] pindah kembali ke Kansas City untuk memulakan karier seninya.[19] Setelah mempertimbangkan untuk menjadi aktor atau artis koran, ia memutuskan untuk bekerja di koran, melukis karikatur politik atau strip komik. Sayangnya, tidak ada satupun yang ingin mempekerjakannya sebagai pelukis maupun sopir ambulans. Saudaranya,Roy, yang bekerja di sebuah bank di Kansas City, membuat Walt mendapat pekerjaan sementara di Pesmen-Rubin Art Studio dari rekan kerja Roy.[19] Di Pesmen-Rubin, Disney membuat iklan untuk surat kabar, majalah, dan bioskop.[20] Di sinilah ia bertemu dengan kartunisUbbe Iwerks.[21] Setelah berakhirnya kerja sementara di Pesmen-Rubin, mereka berdua tidak memiliki pekerjaan, lalu memutuskan untuk mendirikan perusahaannya sendiri.[22]
Pada Januari 1920, Disney dan Iwerks mendirikan perusahaan yang bernama "Iwerks-Disney Commercial Artists". Sayangnya, perusahaan itu tidak berusia lama, dan Disney pergi sementara untuk memperoleh uang di Kansas City Film Ad Company, yang selanjutnya diikuti oleh Iwerks yang tidak mampu menjalankan bisnisnya sendiri.[23] Ketika bekerja di Kansas City Film Ad Company, tempat ia membuat iklan berdasarkancutout animation, Disney mengembangkan minatnya dalam bidang animasi, lantas ingin menjadi animator.[24] Ia diperbolehkan oleh pemilik Ad Company, A.V. Cauger, untuk meminjam kamera dari tempat kerjanya untuk uji coba di rumah. Setelah membaca buku Edwin G. Lutz yang berjudulAnimated Cartoons: How They Are Made, Their Origin and Development, ia melihat animasi lebih menjanjikan bagi masa depannya dibandingcutout animation yang dikerjakannya untuk Cauger. Akhirnya, Walt hendak membuka bisnis animasi sendiri,[25] lalu merekrut seorang rekan kerja dari Kansas City Film Ad Company,Fred Harman, sebagai pekerja pertamanya.[25] Walt dan Harman kemudiannya berhasil membuat persetujuan dengan pemilik bioskop setempat Frank L. Newman, tokoh yang dikenal sebagai "showman" paling terkenal di kawasan Kansas City pada saat itu,[26] untuk menyiarkan kartun yang berjudul "Laugh-O-Grams" di bioskop tersebut.[26]
Dengan tajuk "Newman Laugh-O Grams,"[26] kartun Disney menjadi populer di Kansas City.[27] Dari keberhasilan mereka, Disney mampu membelistudio sendiri[28] dan merekrut banyak animator, termasuk adik Fred HarmanHugh Harman,Rudolf Ising, dan sahabat Disney Ub Iwerks.[29] Sayangnya, karena gaji karyawan yang tinggi, Walt tidak mampu mengurus keuangan dengan baik.[30] Akibatnya, studionya dililit hutang[30] dan bangkrut.[31] Disney lalu mendirikan studio diHollywood, California.[32]
Disney dan saudaranya mengumpulkan uang untuk mendirikan studio kartun di Hollywood.[33] Ia memerlukan distributor untuk kartun barunyaAlice Comedies yang mulai dibuatnya di Kansas City.[31] Disney mengirim cetakan yang belum selesai ke distributor New YorkMargaret Winkler. Winkler membalas Disney bahwa ia berminat untuk mengedarkan film tersebut.[34]
Virginia Davis (bintanglive-actionAlice’s Wonderland) dan keluarganya pindah dari Kansas City ke Hollywood atas permintaan Disney, begitu pula Iwerks dan keluarganya. Ini merupakan awal dariDisney Brothers' Studio yang terletak di Hyperion Avenue didistrik Silver Lake, tempat studio tetap berdiri hingga tahun 1939. Pada tahun 1925, Disney mempekerjakan seorang perempuan muda yang bernamaLillian Bounds untuk melukis seluloid animasi. Pada tahun yang sama, mereka berdua menikah.
Serial terbaruAlice Comedies yang dibintangi olehDawn O'Day, Margie Gay dan Lois Hardwick sukses. Pada saat serial akan berakhir tahun 1927, tumpuan lebih banyak dilakukan pada karakter animasi, terutama kucing bernama Julius yang mirip denganFelix the Cat.
Pada tahun 1927,Charles B. Mintz menikahi Margaret Winkler, lalu memesan serial animasi baru untuk didistribusikan melaluiUniversal Pictures. SeriOswald the Lucky Rabbit juga sukses, dan karakter utamanya Oswald - yang digambar oleh Iwerks - menjadi tokoh yang populer. Disney Studio meluas, dan Walt mempekerjakan kembali Harman,Rudolph Ising,Carman Maxwell, danFriz Freleng dari Kansas City.
Pada Februari 1928, Disney pergi keNew York untuk merundingkan kenaikan bayaran dari Mintz. Disney terkejut ketika Mintz menyatakan bahwa ia tidak hanya akan menurunkan bayaran yang ia berikan pada Disney, tetapi juga memegang animator utamanya, seperti Harman, Ising, Maxwell, dan Freleng (kecuali Iwerks yang menolak meninggalkan Disney) di bawah kontraknya dan akan membuka studionya sendiri jika Disney tidak menerima pengurangan biaya. Universal Studios, bukan Disney, memilikitrademark Oswald, dan dapat membuat film tanpa Disney. Disney menolak tawaran Mintz dan kehilangan banyak karyawannya.
Setelah ditinggalkan oleh karyawannya, Disney sekali lagi bekerja sendiri.[35] Perlu waktu 78 tahun bagi perusahaan Disney untuk mendapatkan kembali hak karakter Oswald.
Setelah kehilangan hak milik Oswald, Disney merasakan perlunya mengembangkan karakter baru untuk menggantikannya. Ia mendapat ilham dari seekor tikus yang pernah dipeliharanya ketika bekerja di Kansas City Studio.[36] Ub Iwerks mengerjakan ulang sketsa yang dibuat Disney agar lebih mudah dianimasi. Namun, suara dan karakter Miki dibuat oleh Disney. Menurut seorang karyawan Disney, "Ub melukis wajah Miki, tetapi Walt memberikan jiwanya."[36] Pada awalnya, tikus itu diberi nama "Mortimer", kemudian diganti menjadi "Miki Tikus" oleh Lillian Disney yang merasa nama Mortimer tidak sesuai.
Film animasi pendek pertama yang menampilkan Miki merupakanfilm bisu yang berjudulPlane Crazy. Setelah gagal mendapatkan distributor untukPlane Crazy atauThe Gallopin' Gaucho, Disney akhirnya membuat kartun dengan suara yang berjudulSteamboat Willie. Disney lalu mulai merilis kartun melalui perusahaan seorang wiraswasta yang bernama Pat Powers. AkhirnyaSteamboat Willie sukses,[37] danPlane Crazy,The Galloping Gaucho, dan semua kartun Miki selanjutnya dirilis dengansoundtrack. Disney sendiri mengisi menyediakan efek vokal untuk kartun-kartun awalnya dan mengisi suara Miki Tikus hingga tahun 1946. Setelah dirilisnyaSteamboat Willie, Walt Disney terus berhasil menggunakan suara pada kartun-kartun selanjutnya.[38] Miki lalu mengalahkan Felix the Cat sebagai tokoh kartun paling populer di dunia.[36] Pada tahun 1930, Felix, walaupun bersuara juga, pudar dari latar karena film kartun bersuaranya gagal menarik perhatian.[39] Popularitas Miki lalu meningkat tajam pada awal tahun 1930-an.[36]
Mengikut jejak serial Miki Tikus, serial kartun musikal yang berjudulSilly Symphonies dirilis tahun 1929. Judul pertama dalam serial ini adalahThe Skeleton Dance, yang dilukis dan dianimasi sepenuhnya oleh Iwerks, yang juga melukis banyak kartun Disney pada tahun 1928 dan 1929. Walaupun kedua seri disambut baik, studio Disney berasa bahwa pembagian keuntungan dengan Pat Powers tidak adil.[40] Pada tahun 1930, Disney menandatangani persetujuan distribusi baru denganColumbia Pictures.
Iwerks terpikat oleh Powers agar membuka studio sendiri dengan kontrak eksklusif. Iwerks mengeluarkan seriFlip the Frog dengan kartun berwarna-nya "Fiddlesticks". Iwerks juga membuat dua seri kartun lain, yaituWillie Whopper danComicolor. Pada tahun 1936, Iwerks menutupstudionya untuk bekerja dalam berbagai proyek yang berhubungan dengan teknologi animasi. Iwerks kembali ke Disney pada tahun 1940, lalu merintis beberapa proses film dan teknologi animasi khusus.
Pada tahun 1932, Miki Mouse menjadi watak yang populer, tetapiSilly Symphonies tidak sesukses Miki. Pada tahun yang sama, Disney bersaing dengan kartunMax Fleischer,Betty Boop, yang semakin populer di kalangan penonton.[41] Fleischer dianggap sebagai pesaing utama Disney pada 1930-an,[42] Sementara itu, Columbia Pictures berhenti mengedarkan kartun Disney dan digantikan oleh United Artists.[43]
Pada akhir tahun 1932,Herbert Kalmus yang baru saja menyelesaikan kamerathree-strip technicolor,[44] mendekati Walt dan meyakinkannya untuk membuat kembali filmFlowers and Trees yang awalnya hitam putih menjadithree-stripTechnicolor.[45]Flowers and Trees sukses dan memenangkanAcademy Award for Best Short Subject: Cartoons tahun 1932. Setelah dirilisnyaFlowers and Trees, semua kartunSilly Symphonies selanjutnya menjadi berwarna. Disney juga berhasil menegosiasikan persetujuan dua tahun dengan Technicolor, memberikannya hak untuk menggunakanthree-strip Technicolor.[46][47][48] MelaluiSilly Symphonies, Disney juga membuat kartunnya yang paling sukses,The Three Little Pigs, pada tahun 1933.[49] Kartun ini ditayangkan di bioskop selama berbulan-bulan, dan juga menampilkan laguhit yang menjadi lagu bagiDepresi Besar, yaitu "Who's Afraid of the Big Bad Wolf".[50]
Walt Disney memperkenalkan karakter Tujuh Kurcaci dalam trailer teatrikalSnow White (1937).
Setelah pembuatan dua seri kartun, Disney segera mulai merencanakan film fitur pada 1934. Ketika industri film mengetahui rencana Disney untuk mengadaptasi ceritaPutih Salju menjadi film fitur animasi, mereka mentertawakan rencana Disney sebagai "Disney's Folly" (Kebodohan Disney) dan yakin bahwa proyek ini akan menghancurkan Disney. Lillian dan Roy juga membujuk Disney agar melupakan hasrat itu, namun Disney tetap ingin melanjutkan usahanya. Ia mempekerjakan profesor Don Graham dariChouinard Art Institute untuk memulai latihan untuk pekerja studio, berlandaskanSilly Symphonies sebagai platform untuk menguji animasi manusia realistik, animasi watak tersendiri,special effect, dan penggunaan proses-proses dan peralatan khusus seperti kameramultiplane.[51]
Segala usaha pengembangan dan latihan ini digunakan untuk mengangkat mutu studio agar mampu memberikan mutu yang dikehendaki oleh Disney. Film yang berjudulSnow White and the Seven Dwarfs diproduksi dari tahun 1934 hingga pertengahan tahun 1937, ketika studionya kehabisan dana. Untuk mendapatkan pembiayaan untuk menyiapkan filmSnow White, Disney terpaksa meminjam diBank of America, lalu berhasil mendapatkan uang yang diperlukannya. Setelah disiapkan, film tersebut ditayangkan diCarthay Circle Theater pada 21 Desember 1937; pada akhir film, para penonton berdiri sambil memberikan tepuk tangan kepadaSnow White and the Seven Dwarfs.Snow White, film animasi buatan Amerika Serikat dan Technicolor yang pertama, dirilis pada Februari 1938 setelah tercapainya persetujuan pengedaran baru denganRKO Radio Pictures.[52] Film ini menjadi film yang paling berhasil pada tahun 1938 setelah memperoleh lebih $8 juta dalam tayangan pertamanya.
Keberhasilan filmSnow White memangkinkan Disney untuk membangun kampus baru bagiWalt Disney Studios diBurbank, yang dibuka pada 24 Desember 1939.Snow White bukan saja menandakan puncak keberhasilan Disney, tetapi juga memulai zaman yang dikenal sebagai Zaman Keemasan Animasi bagi Disney.[53][54] Seluruh pekerja animasi film fitur, setelah menyiapkan filmPinocchio, melanjutkan pekerjaan untuk filmFantasiaThe Reluctant Dragon, danBambi, serta tahap awal produksiAlice in Wonderland danPeter Pan, sementara pekerja film pendek meneruskan pekerjaan mereka untuk kartun Miki, Donal, Gufi dan Pluto, sambil mengakhiri seriSilly Symphonies. Animator Fred Moore mendesain ulang Miki Tikus pada akhir 1930-an, ketika Donal Bebek semakin populer di kalangan penonton dibanding Miki.[55]
FilmPinocchio danFantasia mengikut jejakSnow White and the Seven Dwarfs ke bioskop pada tahun 1940, tetapi keduanya dalam hal keuntungan kurang memuaskan. FilmDumbo yang tidak terlalu mahal awalnya dirancang sebagai sumber pendapatan, tetapi ketika film ini diproduksi, banyak animator studio berdemo, lantas menegangkan hubungan antara Disney dan artisnya dalam jangka waktu yang lama.
Segera setelah dirilisnyaDumbo pada Oktober 1941, Amerika Serikat mulai terlibat dalamPerang Dunia II. Tentara AS mengkontrak banyak fasilitas studio Disney. Para pekerja studio membuat film pelatihan dan instruksi untuk militer, atau film pendek peningkat moral sepertiDer Fuehrer's Face. Namun, film militer tidak memberikan pendapatan.
Film fiturBambi dirilis pada April 1942, dan Disney berhasil merilis kembaliSnow White pada 1944. Pada tahun 1945,The Three Caballeros adalah film fitur animasi terakhir Disney yang dibuat pada masa perang.
Pada akhir 1940-an, studio Disney telah pulih untuk meneruskan produksi filmAlice in Wonderland danPeter Pan yang tertunda akibat perang, lalu memulai produksi filmCinderella, yang menjadi film Disney paling sukses setelahSnow White and the Seven Dwarfs. Studio ini juga memulai serial filmlive action bertema alam yang berjudulTrue-Life Adventures pada tahun 1948. Meskipun berjaya melalui film fitur, film animasi pendek Disney tidak selaris dahulu, karena orang mulai memberi perhatian kepadaWarner Bros. dan bintang animasinyaBugs Bunny.[57] Namun, sementara Bugs Bunny semakin populer pada 1940-an, Donal Bebek juga semakin populer.[58] Donal juga akan menggantikan Miki sebagai bintang utama Disney pada tahun 1949.[59]
Pada pertengahan 1950-an, Disney memproduksi beberapa film pendidikan mengenai program angkasa dalam kerja sama dengan desainer roketNASAWernher von Braun:Man in Space danMan and the Moon (1955), danMars and Beyond (1957).
Ketika melakukan kunjungan bisnis ke Chicago pada akhir 1940-an, Disney menggambar rancangantaman bermain yang diharapkan menjadi tempat pekerjanya menghabiskan waktu dengan anak-anak mereka. Ia mendapatkan ide taman bermain anak-anak setelah mengunjungiChildren's Fairyland diOakland, California. Ide awalnya dikembangkan menjadi konsep untuk perusahaan besar yang menjadiDisneyland. Disney menghabiskan lima tahun mengembangkan Disneyland dan membuka anak perusahaan, yaituWED Enterprises, untuk melaksanakan perencanaan dan pembuatan taman. Sekelompok kecil pekerja studio Disney bergabung dengan proyek pembangunan Disneyland sebagai insinyur dan perencana yang dijuluki"Imagineers".
Setelah tahun 1955, acara TVDisneyland dikenal sebagaiWalt Disney Presents, beralih dari hitam ptih ke siaran warna pada tahun 1961, dan mengganti namanya lagi menjadiWalt Disney's Wonderful World of Color, pindah dari ABC keNBC,[60] dan akhirnya kembali mengganti namanya menjadiThe Wonderful World of Disney yang terus disiarkan di NBC hingga diambil alih olehCBS pada tahun 1981.[61] Semenjak itu, seri antologi Walt Disney telah disiarkan dalam rangkaian ABC, NBC, Hallmark Channel dan Cartoon Network melalui persetujuan hak siar yang terpisah.
Awal 1960-an merupakan keberhasilan bagi Disney, dan Walt Disney Productions menjadi produsen utama hiburan dunia.
Setelah bertahun-tahun berusaha, Disney akhirnya memperoleh hak milik buku-bukuP.L. Travers yang berkisah mengenai seorang pengasuh ajaib. FilmMary Poppins yang dirilis pada tahun 1964 merupakan film Disney paling sukses sepanjang 1960-an. Kesuksesan film Mary Poppins ini membuat perusahaan Walt Disney Productions profit 31 juta US dollar.
Pada tahun 1925, Disney menikah denganLillian Bounds. Usaha pertama mereka untuk memiliki anak berakhir dengan Lillian mengalami keguguran. Selanjutnya, Lillian melahirkan seorang anak perempuan yang bernamaDiane Marie Disney pada tanggal 18 Desember 1933. Keluarga Disney juga mengadopsiSharon Mae Disney (31 Desember 1936 – 16 Februari 1993).[62]
Pada akhir 1966, Disney dijadwalkan menjalani operasi leher akibat cedera lama dari bermainpolo.[63][64] Pada 2 November 1966, selama operasi, dokter diProvidence St. Joseph Medical Center mendapati bahwa Disney mengidap tumor di paru-paru kirinya.[65] Lima hari kemudian, Disney kembali ke rumah sakit untuk operasi, tetapi tumor telah menyebar.[65] Disney kemudian diberitahu bahwa hidupnya hanya tinggal enam bulan lagi.[65] Pada 30 November 1966, Disney roboh di rumahnya, tetapi berhasil diselamatkan oleh paramedis, lalu dibawa kembali ke rumah sakit, tempat ia menghembuskan napas terakhirnya[63] pada 15 Desember 1966, pukul 09.30 pagi, sepuluh hari setelah ulang tahunnya yang ke-65. Jenazahnya dikremasi pada 17 Desember 1966, lalu abunya disimpan diForest Lawn Memorial Park diGlendale,California.
Setelah kepergian Walt Disney, Roy Disney menguasai sepenuhnya Walt Disney Productions dan WED Enterprises.