Artikel inimemberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis.Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional. |
Vaksin rotavirus adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi bayi dan anak-anak dari infeksi rotavirus, yang dapat menyebabkandiare parah, muntah, dehidrasi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.[1]Rotavirus adalah penyebab utama diare berat pada anak-anak di seluruh dunia. Vaksin ini diberikan secara oral dalam beberapa dosis, biasanya mulai pada usia sekitar 2 bulan.[2] Vaksin ini telah terbukti sangat efektif dalam mengurangi kasus diare yang parah akibat rotavirus, yang dapat memerlukan rawat inap dan perawatan medis intensif.Vaksinasi rotavirus menjadi bagian dari program imunisasi di banyak negara untuk meningkatkan kesehatan anak-anak dan mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh infeksi rotavirus.
Sejarah vaksin rotavirus dimulai pada tahun 1970-an, ketika para ilmuwan pertama kali mengidentifikasi rotavirus sebagai penyebab utama diare parah pada anak-anak.[3] Berikut adalah garis waktu perkembangan vaksin rotavirus:
Vaksin rotavirus direkomendasikan untuk bayi, diberikan secaraoral dalam duadosis (pada usia 2 dan 4 bulan) untuk vaksin RV1, atau tiga dosis (pada usia 2, 4, dan 6 bulan) untuk vaksin RV5. Vaksinasi dapat dimulai pada usia 6 minggu, dengan interval minimal 4 minggu antar dosis. Dosis pertama vaksin harus diberikan sebelum usia 14 minggu 6 hari, dan dosis vaksin rotavirus tidak boleh diberikan kepada bayi yang lebih dari 8 bulan.[5]

Jika tidak diketahui merek vaksin sebelumnya, bayi harus menerima tiga dosis vaksin rotavirus. Vaksin ini diberikan bersamaan dengan vaksin lain pada kunjungan yang sama.[6]
ACIP mendukung vaksinasi rotavirus pada bayi prematur sesuai jadwal yang sama dengan bayi cukup bulan, asalkan bayi berusia minimal 6 minggu, stabil secara klinis, dan vaksin diberikan saat atau setelah dipulangkan dari rumah sakit.
Penyusuan tidak mengurangi efektivitas vaksin, sehingga bayi yang disusui tetap harus divaksinasi sesuai jadwal. Bayi yang pernah terinfeksi rotavirus tetap perlu menyelesaikan seri vaksinasi lengkap karena infeksi awal hanya memberikan perlindungan parsial.
ACIP menetapkan bahwa dosis pertama vaksin harus diberikan sebelum bayi mencapai usia 14 minggu 6 hari, meskipun rekomendasi usia dari produsen vaksin berbeda.