Urologi merupakan salah satu cabangilmu kesehatan yang mempelajari kelainan padasaluran kemih dangenital pada laki-laki dan saluran kemih padawanita.[1]
Dalam penatalaksanaan kelainan saluran kemih dan genital ini, ilmu urologi mendalami aspek medis dan aspek operatif.
Sebagian masyarakat belum mengetahui atau belum akrab dengan dokter urologi walaupun kasus-kasus urologi sangat banyak.
Ilmu urologi memiliki beberapa cabang dalam menjalankan tindakan pelayanan medis. Adapaun cabang-cabang ilmu urologi meliputi[2]
Uroonkologi. Uroonkologi merujuk pada cabang ilmu urologi yang berfokus pada masalahkanker. Adapun kanker terbanyak adalahkanker prostat, diikuti dengan kankerginjal, lalu kanker buli
Neurourologi and female urology. Cabang ilmu urologi ini mempelajari hubungan antara aspekneurologis dan berkemih. Contohnya adalah mempelajari gangguan berkemih pada gangguan syaraf sepertistroke, parkinson, cederatulang belakang
Uroandrologi. Ilmu sub uroandrologi mempelajari masalah kesehatan reproduksi pria. Menangani masalahinfertilitas pria, gangguanejakulasi, orgasme, dan gangguanlibido pada pria
Uropediatrik. Uropediatrik berfokus pada penanganan masalah di bidang urologi anak, meliputi kelainan bawaanpenis (seperti hipospadia, kurvatura penis), masalahtestis anak, dan lain-lain
Geniturinary reconstruction. Bidang ini berfokus pada masalah pembedahan rekonstruksi yang mengembalikan fungsi berkemih. Urologi rekonstruksi meliputi rekonstruksi penis, rekonstruksiureter, dan rekonstruksi kandung kemih
Endourologi. Merupakan cabagn ilmu urologi yang berfokus padaterapi minimal invasif pada tindakan urologi. Endourologi biasanya mempelajari operasi PCNL, RIRS dan lain sebagainya
Ada kelainan bawaan pada alat genital, seperti testis tidak satu atau kedua sisi, muara uretra tidak pada ujung kemaluan (hypospadia).
Kelainanereksi/disfungsi ereksi dalam kelompok disfungsi seksual
Kelainan infertilitas atau kemandulan pada laki-laki
Hal di atas merupakan beberapa contoh keluhan atau kelainan yang berhubungan dengan urologi.Aspek medis dalam urologi dimaksudkan penatalaksanaan suatu kelaianan urologi dilakukan secarapreventif atau pengobatan (medikamentosa) yang bukan tindakan operasi, sedangkan aspek operatif meliputi tindakan operasi yang dimulai dari yang tidak invasif sampai kepada tindakan yang sangat invasif.Sebagai contoh; seorang yang di diagnosis denganbatu ginjal dengan ukuran batu kecil (<0.5 mm) dan tidak ditemukan tanda-tanda sumbatan secara radiologis orang tersebut dapat dianjurkan pengobatan ekspektatif yakni menunggu selama 2 minggu dengan banyak minum dan oleh raga, sebaliknya bila batu cukup besar mungkin terdapat banyak pilihan tindakan dapat mulai yang tidak atau kurang invasif sepertiESWL (extra-corporal shock wave lithotripsy,PCNL,URS dengan litotriptor/pemecah batu khusus atau menggunakanlaser. Tindakan yang paling invasif adalah dengan operasi terbuka.