Tidak ada rujukan pasti mengenai waktu penulisan surat ini, kesepakatan yang umum diterima adalah surat Ibrani ditulis sebelum tahun 100 Masehi.[5][6][9] Robinson menyakini surat ini ditulis pada tahun 67 M.[10] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 81-96,[11] atau tahun 93-96.[12]
Penggunaan istilah-istilah dariKemah Suci dalam kitab ini memberikan tarikh penulisannya sebelumkehancuran Bait Suci pada tahun70 M, karena jika penulis tahu mengenai kehancuran Yerusalem dan Bait Suci pasti akan memengaruhi perkembangan argumennya. Jadi, tarikh penulisan kitab ini diperkirakan adalah sekitar pertengahan kedua tahun 63, atau permulaan tahun 64, menurutCatholic Encyclopedia.[13]
Penulis surat ini berusaha mendorong pembacanya supaya tetap percaya. Untuk itu ia menunjukkan bahwaYesus Kristus adalah pernyataanTuhan yang sempurna. Tiga perkara dikemukakan oleh penulis surat ini.
Pertama,Yesus adalah Anak Tuhan—Anak yang kekal. Anak Tuhan itu menunjukkan ketaatan-Nya kepada Bapa melalui ketabahan-Nya untuk menderita. Sebagai Anak Tuhan,Yesus lebih tinggi darinabi-nabi dalamPerjanjian Lama. Ia pun lebih tinggi darimalaikat atauMusa sendiri.
Kedua, Tuhan telah menyatakanYesus sebagai imam abadi yang lebih tinggi daripada imam-imam dalamPerjanjian Lama.
Ketiga, dengan perantaraanYesus, orang yang percaya kepada-Nya dibebaskan dari dosa dan dari ketakutan dan kematian. Sebagai Imam Agung,Yesus memberikan kepada manusia keselamatan sejati yang tidak dapat diberikan oleh upacara-upacara persembahan kurban dan upacara-upacara lainnya di dalam agama Yahudi. Upacara-upacara itu hanya dapat memberikan gambaran dari keselamatan sejati itu saja, lain tidak.
Dengan mengemukakan contoh-contoh iman dari tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah Israel (pasal 11), penulis surat ini menganjurkan para pembacanya supaya tetap setia. Di dalam pasal 12 ia mendorong mereka supaya terus setia sampai akhir, dengan hanya melihat padaYesus. Ia mendorong mereka juga supaya tabah menderita dan tabah menanggung tekanan-tekanan danpenganiayaan terhadap diri mereka. Surat ini diakhiri dengan nasihat dan peringatan.