Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Surat kepada Orang Ibrani

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ibrani 12:1–11 padaPapirus 13 (ca300 M)[1]
Bagian dariAlkitab Kristen
Perjanjian Baru
Papirus 3
Lukas 7:36-37 padaPapirus 3
Ibrani 1:7-12 pada naskahPapirus 114, yang dibuat sekitar tahun 250 M.

Surat kepada Orang Ibrani[a] (Yunani Koine: Πρὸς Ἑβραίους|Pròs Hebraíous|kepada orang Ibrani)[4] adalah salah satu kitab dalamPerjanjian Baru diAlkitabKristen dan merupakan sebuah tulisan teologi dari periode awalkekristenan yang disusun dengan kaidahbahasa Yunani yang baik.[5] Kristologi yang dipaparkan di dalamnya termasukkristologi yang rumit.[5] Sebagai surat, kitab ini tidak memiliki salam pembuka selayaknya surat-surat kiriman pada masa itu.[6] Kitab ini lebih mirip khotbah yang memuat uraian teologi yang rumit dan penuh dengan teka-teki.[6] Di dalamnya tidak hanya dipaparkan tentang keistimewaan Yesus di hadapan tradisi Yahudi, tetapi juga dalam konteks filsafat platonis.[7]

Konteks Surat

[sunting |sunting sumber]

Penulis surat ini tidak mencantumkan namanya, sehingga tidak diketahui pasti. Pada abad-abad pertama kekristenan hingga Abad Pertengahan, surat Ibrani diyakini ditulis olehRasul Paulus, meskipun tidak dimulai dengan nama Paulus, seperti surat-surat Paulus lainnya.[8] Pandangan ini kehilangan banyak pendukungnya, karena beberapa hal.

  1. Pertama, gaya penulisan surat ini berbeda dengan gaya penulisanRasul Paulus.[6][9]
  2. Kedua, ada keterangan di dalam surat ini yang menyebutkan bahwa si penulis adalah orang yang menerima perkataan Kristus dari orang lain (Ibrani 2:3), sementara Paulus sendiri mengaku sebagai saksi mata yang telah melihat Yesus dan dengan demikian memiliki status yang sama dengan rasul-rasul yang lain.[5]Barnabas danApolos juga disebut-sebut sebagai penulis surat ini, tetapi pandangan ini tidak didukung cukup bukti.[5] Akhirnya, para pakar modern sepakat bahwa tidak ada kepastian mengenai penulis surat ini.[5] Yang jelas, penulisnya adalah orang berpendidikan yang terlatih dalam hukumTaurat, retorikaYunani yang juga mengenal dengan baikfilsafat Plato.[9]

Tujuan Surat

[sunting |sunting sumber]

Frasa "kepada Orang Ibrani" padaperikop surat sama sekali tidak menjadi bukti bahwa surat Ibrani memang ditujukan untuk orang-orang Ibrani.[9] Frasa ini dicantumkan oleh gereja mula-mula untuk menggambarkan isi surat yang berbicara banyak mengenai Kristus dan tradisi Yahudi.[5] Pandangan yang diterima secara umum adalah Surat kepada Orang-orang Ibrani ditujukan untuk orang-orang Kristen di Italia (Ibrani 13:24) yang membutuhkan nasihat, bimbingan, dan penghiburan.[5][9]

Waktu Penulisan

[sunting |sunting sumber]

Tidak ada rujukan pasti mengenai waktu penulisan surat ini, kesepakatan yang umum diterima adalah surat Ibrani ditulis sebelum tahun 100 Masehi.[5][6][9] Robinson menyakini surat ini ditulis pada tahun 67 M.[10] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 81-96,[11] atau tahun 93-96.[12]

Penggunaan istilah-istilah dariKemah Suci dalam kitab ini memberikan tarikh penulisannya sebelumkehancuran Bait Suci pada tahun70 M, karena jika penulis tahu mengenai kehancuran Yerusalem dan Bait Suci pasti akan memengaruhi perkembangan argumennya. Jadi, tarikh penulisan kitab ini diperkirakan adalah sekitar pertengahan kedua tahun 63, atau permulaan tahun 64, menurutCatholic Encyclopedia.[13]

Ayat-ayat terkenal

[sunting |sunting sumber]
  • Ibrani 2:18: Sebab oleh karena Ia (Yesus) sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
  • Ibrani 4:15: Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia (Yesus) telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
  • Ibrani 9:27–28: Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

(9:28) demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

  • Ibrani 11:1: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Isi dan Struktur

[sunting |sunting sumber]
  • Ibrani 1:1–4:13: Bagian ini berbicara mengenai Kristus sebagai penyataan Allah yang paling sempurna. Di sini disebutkan bahwa mengenai Firman Allah yang disampaikan melalui Yesus Kristus lebih baik jika dibandingkan dengan Firman Allah yang disampaikan melalui melalui Malaekat dan Musa.[6]
  • Ibrani 4:14–10:31: Pada bagian ini, kematian Kristus dimaknai pengorbanan paling sempurna yang menghapus dosa manusia untuk selama-lamanya. Untuk sampai kepada kesimpulan ini, penulis mengajak pembacanya untuk membandingkan pengorbanan yang dilakukan Yesus dan peran imam dalam tradisi Yahudi yang identik dengan kekudusan dan persembahan kurban. Penulis tampaknya mau menegaskan keistimewaan pengorbanan Kristus, karena sebagai imam Kristus sendiri mengorbankan dirinya sehingga tidak ada lagi medium "korban" untuk menghubungkan Allah dan manusia.[6]
  • Ibrani 10:32–12:29: menyatakan bahwa pengharapan atas korban penghapusan dosa yang dilakukan oleh Yesus menjadikan manusia layak memasuki dunia surgawi.[6]
  • Ibrani 13:1–25: berisi nasihat dan penutup

Muatan teologi

[sunting |sunting sumber]

Penulis surat ini berusaha mendorong pembacanya supaya tetap percaya. Untuk itu ia menunjukkan bahwaYesus Kristus adalah pernyataanTuhan yang sempurna. Tiga perkara dikemukakan oleh penulis surat ini.

Pertama,Yesus adalah Anak Tuhan—Anak yang kekal. Anak Tuhan itu menunjukkan ketaatan-Nya kepada Bapa melalui ketabahan-Nya untuk menderita. Sebagai Anak Tuhan,Yesus lebih tinggi darinabi-nabi dalamPerjanjian Lama. Ia pun lebih tinggi darimalaikat atauMusa sendiri.

Kedua, Tuhan telah menyatakanYesus sebagai imam abadi yang lebih tinggi daripada imam-imam dalamPerjanjian Lama.

Ketiga, dengan perantaraanYesus, orang yang percaya kepada-Nya dibebaskan dari dosa dan dari ketakutan dan kematian. Sebagai Imam Agung,Yesus memberikan kepada manusia keselamatan sejati yang tidak dapat diberikan oleh upacara-upacara persembahan kurban dan upacara-upacara lainnya di dalam agama Yahudi. Upacara-upacara itu hanya dapat memberikan gambaran dari keselamatan sejati itu saja, lain tidak.

Dengan mengemukakan contoh-contoh iman dari tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah Israel (pasal 11), penulis surat ini menganjurkan para pembacanya supaya tetap setia. Di dalam pasal 12 ia mendorong mereka supaya terus setia sampai akhir, dengan hanya melihat padaYesus. Ia mendorong mereka juga supaya tabah menderita dan tabah menanggung tekanan-tekanan danpenganiayaan terhadap diri mereka. Surat ini diakhiri dengan nasihat dan peringatan.

Kaitan dengan kitab-kitab lain dalam Alkitab

[sunting |sunting sumber]

Surat Ibrani banyak merujuk kitab-kitab lain dalamAlkitab, terutamaAlkitab Ibrani dan bagianPerjanjian Lama diAlkitabKristen. Sejumlah besar kutipan adalah dariKitab Yesaya danKitab Mazmur.

Berikut kitab-kitab yang dirujuk dalam surat ini dan kaitan dengan sejumlah pasal dalam Surat Ibrani:

Kitab dalam AlkitabPasal dalam Surat Ibrani
Kitab Kejadian5-7,11,12
Kitab Keluaran8-11,12
Kitab Imamat5-6
Kitab Bilangan1,3,5-6,9
Kitab Ulangan1,3,4,12
Kitab Yosua10
Kitab Hakim-hakim11
Kitab 1 Samuel11
Kitab 2 Samuel1
Kitab 2 Makabe11
Kitab Ayub2
Kitab Mazmur1-7,12,13
Kitab Yesaya2,5,6
Kitab Yeremia8,10
Injil Matius2
Injil Markus2
Injil Lukas2
Injil Yohanes2,13
Kisah Para Rasul10
Surat Roma10
Surat 1 Korintus2
Surat 2 Korintus2
Surat Efesus12
Surat Filipi2,5,12
Surat Kolose12
Surat 1 Timotius13
Surat 2 Timotius2,13
Surat 1 Petrus12
Surat Yudas2
Kitab Wahyu2

Catatan

[sunting |sunting sumber]
  1. Buku ini kadang-kadang disebutSurat kepada Orang Ibrani, atau hanyaIbrani.[2] Umumnya disingkat menjadi "Ibr."[3]

Lihat pula

[sunting |sunting sumber]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. Aland, Kurt;Aland, Barbara (1995).The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rhodes, Erroll F. (Edisi 2nd). Grand Rapids, MI:Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 159.ISBN 978-0-8028-4098-1.Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023.
  2. ESV Pew Bible. Wheaton, IL: Crossway. 2018. hlm. 1001.ISBN 978-1-4335-6343-0.Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 3, 2021.
  3. "Bible Book Abbreviations".Logos Bible Software.Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 21, 2022. Diakses tanggalApril 21, 2022.
  4. The Greek New Testament, Edited by Kurt Aland, Matthew Black, Carlo M. Martini, Bruce M. Metzger, and Allen Wikgren, in cooperation with the Institute for New Testament Textual Research, 2nd edition, United Bible Societies, 1973
  5. 12345678Bambang Subandrijo. 2010. Menyingkap Pesan-pesan Perjanjian Baru 2. Bandung: Bina Media Informasi. 15.
  6. 1234567Dianne Bergant & Robert J. Karris (eds). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius. 413.
  7. S. Wismoady Wahono. 2004. Di Sini Kutemukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 470.
  8. Willi Marxsen. 2005. Pengantar Perjanjian Baru: Pendekatan Kristis terhadap Masalah-masalahnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 266.>
  9. 12345John Drane. 2001. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar Historis - Teologis. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 476-477.
  10. John Arthur Thomas Robinson (1919-1983). "Redating the New Testament". Westminster Press, 1976. 369 halaman. ISBN 10: 1-57910-527-0; ISBN 13: 978-1-57910-527-3
  11. A. Harnack, Geschichte der altchristlichen Litteratur bis Eusehius, Leipzig 1893-7, vol. II.
  12. W. G. Kummel, "Introduction to the New Testament" (Heidelberg i963),ET 1966;21975.
  13. Fonck, Leopold. "Epistle to the Hebrews".The Catholic Encyclopedia. Vol. 7. New York: Robert Appleton Company, 1910. Web: 30 Dec. 2009.
Surat kepada Orang Ibrani
Didahului oleh:
Surat Filemon
Perjanjian Baru
Alkitab
Diteruskan oleh:
Surat-surat Am:
Surat Yakobus
Surat kepada Orang IbraniΕπιστολή προς Εβραίους(Epistole pros Ebraious)
Alkitab
Pasal
Ibrani 12345678910111213
Ayat
Nama tempat/Istilah
Nama orang
Abraham BarakDaudEsauGideonHabelHarunHenokhIshakKainLewi Melkisedek MusaNuhRahabSamuelSaraSimsonTimotiusYakubYehudaYeftaYesusKristusYosuaYusuf
Sumber
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
danApokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Internasional
Nasional
Lain-lain
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Surat_kepada_Orang_Ibrani&oldid=28459743"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp