Simulasi ataupengimakan[1][2] adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya (state of affairs). Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atausistem.
Sistem yang berjalan berjalan secara nyata pada kondisi nyata akan dapat terpengaruh oleh sistem-sistem yang ada pada lingkungannya, baik secara langsung atau tidak langsung. Pengaruh ini jika tidak diantisipasi sebelumnya dapat berakibatkontraproduktif! terhadap tujuan yang akan dicapai oleh sistem, oleh karena itu diperlukan simulasi agar sistem dapat berjalan optimal
Bepikir simulatif adalah berpikirmetabolisme detail yang akan dilalui oleh sistem daristarting poin sampai akhir lengkap dengan segalaschedulling, target antara dan akhir, dan peluang pengembangan atau ancaman di sepanjang perjalanan metabolisme sistem.
Simulasi dapat dilakukan dengan;
Permodelan komputer,
Imajiner (melalui penerawangan mendalam terhadap jalannya metabolisme sistem),
Simulasi nyata dengan skala ukuran yang lebih kecil (pemodelan) atau tidak berskala (dicobakan secara langsung di dunia nyata dengan volume yang lebih sedikit.
Simulasi dapat dilakukan juga dengan model diskusi antara perencanaan , pelaksana, pemonitor, dan evaluator dengan berpeganggan padanetwork planning, network diagram, kurva progres kegiatan, dan komponen lain yang diperlukan.
Simulasi jika dijalankan dengan saksama akan dapat menekan biaya pelaksanaan atau produksi karena dengan simulasi kesalahan-kesalahan yang mungkin akan muncul dalam proses kegiatan suatu sistem dapat diketahui dan dilakukan perbaikan sebelum kegiatan tersebut berjalan.
Simulasi mengurangi tingkat risiko terhadap kegagalah suatu proses kegiatan, mempercepat dan mengefisiensi proses, meningkatkan hubungan antarelemen dalam proses, dan mengurangi ketidakpastian dalam menjalankan proses karena perencana, pelaksana,pemonitor, dan evaluator telah menlihat secara visual simulatif proses yang akan dilaksanakan lengkap dengan kendala yang akan muncul. Semua itu dapat juga meningkatkan kemampuan dan kesiapan seluruh elemen dalam sistem dalam menjalankan proses, sekaligus dapat meningkatkan kualitas persiapan sebelum proses berjalan.