IstilahZaman Klasik sering kali digunakan sebagai sebutan bagi kurun waktu dalam sejarahDunia Lama mulai dari permulaan pencatatan sejarah Yunani pada 776 SM (Olimpiade Pertama), kira-kira bersamaan waktu dengan pendirian kota Roma pada 753 SM, permulaan sejarahRomawi Kuno, dan permulaanZaman Arkais dalam sejarahYunani Kuno. Meskipun batas akhir kurun waktu sejarah kuno masih diperdebatkan, sebagian pakarBarat menggunakanKeruntuhan Kekaisaran Romawi Barat pada 476 M (paling banyak digunakan),[3][4] penutupanAkademi Plato pada 529 M,[5] mangkatnya KaisarYustinianus I pada 565 M,[6] datangnyaIslam[7] atau bangkitnyaKarel Agung[8] sebagai penghujung kurun waktu sejarah kuno dan Eropa Klasik.
Zaman Besi adalah periode penting akhir dalam sistem tiga zaman, dan zaman ini berlangsung setelah Zaman Perunggu. Waktu dan konteksnya beragam berdasarkan daerah geografis. Selama abad ke-13 dan ke-12 SM,Periode Ramsses berlangsung di Mesir. Sekitar tahun 1200-an SM,Perang Troya diduga terjadi.[18] Pada tahun 1800-an SM, perpecahanKekaisaran Hittit terjadi.
Antikuitas Klasik adalah istilah yang luas untuk suatu periode yang panjang dalam sejarah kebudayaan yang berpusat di sekitarLaut Tengah. Periode ini bermula dengan sajak berbahasa Yunani pertama yang tercatat dalam sejarah yang ditulis olehHomeros sekitar abad ke-9 SM, dan berlanjut sampai berkembangnya agamaKristen dankeruntuhan Kekaisaran Romawi Barat sekitar abad ke-5 M, dan berakhir pada berhentinya kebudayaan klasik dengan selesainyaAntikuitas Akhir. Terdapat perbedaan pendapat mengenai kapan berakhirnya Antikuitas Akhir. Beberapa ahli menetapkan akhir Antikuitas, sekaligus menutup sejarah kuno pada Runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat pada akhir abad ke-5, ditutupnya Akademi Plato pada 529 M, mangkatnya Kaisar Yustinianus I pada 565 M, dan berakhirnyaPerang Romawi–Persia Terakhir (602–628 M) yang membuka jalan untukkedatangan Islam tidak lama setelahnya.
Nusantara telah mempunyai warisan peradaban berusia ratusan tahun dengan dua kekaisaran besar, yaitu Sriwijaya di Sumatra pada abad ke-7 hingga 14 dan Majapahit di Jawa pada abad ke-13 sampai 16, ditambah dengan puluhan kerajaan kecil yang sering kali menjadi vassal tetangganya yang lebih kuat atau saling terhubung dalam semacam ikatan perkawinan dan perdagangan (seperti di Maluku). Hal tersebut telah terjadi sebelum Eropa Barat mengalami masa Renaisans pada abad ke-16.
↑Clare, I. S. (1906). Library of universal history: containing a record of the human race from the earliest historical period to the present time; embracing a general survey of the progress of mankind in national and social life, civil government, religion, literature, science and art. New York: Union Book. Halaman 1519 (bdk., Sejarah kuno, sebagaimana yang telah kita ketahui, berakhir dengan jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat; [...])
↑United Center for Research and Training in History. (1973). Bulgarian historical review. Sofia: Pub. House of the Bulgarian Academy of Sciences]. Halaman 43. (bdk. ... dalam sejarah Eropa, peristiwa yang menandai akhir dari kurun waktu sejarah kuno sekaligus permulaan kurun waktu Zaman Pertengahan, adalah jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat.)
↑Foster, S. (2007).Adventure Guide. China. Hunter travel guides. Edison, NJ: Hunter Publishing. p. 6-7 (cf., "Qin is perceived as 'China's first dynasty' and [... developed] writing.)
↑Gernet, J. (1996).A History of Chinese Civilization. Cambridge: Cambridge University Press.
↑H. Liu, F. Prugnolle, A. Manica, F. Balloux,A Geographically Explicit Genetic Model of Worldwide Human-Settlement History. The American Journal of Human Genetics, Volume 79, Issue 2, Pages 230 - 237