Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Zaman Taishō

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dariPeriode Taisho)
Bagian dariseri artikel mengenai
Sejarah Jepang
Periode
Paleolitiksebelum 14.000SM
Jōmon14.000–300 SM
Yayoi300 SM – 250M
Kofun250–538
Asuka538–710
Nara710–794
794–1185
1185–1333
1336–1573
1573–1603
1603–1868
1868–1912
1912–1926
Shōwa1926–1989
1989–2019
2019–sekarang

Zaman Taishō (大正code: ja is deprecated) atauPeriode Taishō (30 Juli191225 Desember1926) adalah salah satunama zaman pemerintahanKaisar Jepang sewaktuKaisar Taishō (Yoshihito) memerintah Jepang, sesudahzaman Meiji dan sebelumzaman Shōwa. Kaisar Yoshihito tidak berada dalam kondisi kesehatan yang baik, sehingga terjadi pergeseran kekuatan politik dari negarawan senior (genrō) keParlemen Jepang dan partai-partai politik. Oleh karena itu, periode ini juga disebut masa gerakan liberal yang disebutdemokrasi Taishō. Istilahdemokrasi Taishō dipakai untuk membedakan periode ini dari kekacauanzaman Meiji dan paruh pertamazaman Shōwa ketika Jepang jatuh ke dalammiliterisme.

Peninggalan zaman Meiji

[sunting |sunting sumber]

SetelahKaisar Meiji wafat pada 30 Juli 1912, Putra Mahkota Yoshihito naik tahta sebagai Kaisar Jepang yang baru dan dimulai zaman baru yang disebut zaman Taishō. Akhir zaman Taishō ditandai dengan besarnya investasi pemerintah di dalam negeri dan luar negeri, serta proyek-proyek pertahanan yang hampir menguras kas negara, dan kurangnya devisa untuk membayar utang.

Di bidang kebudayaan, pengaruh kebudayaan Barat yang dirasakan Jepang pada zaman Meiji terus berlanjut.Kobayashi Kiyochika menerapkan gaya-gaya lukisan barat untukukiyo-e, sementaraOkakura Kakuzō terus mempertahankanseni lukis tradisional Jepang.Mori Ōgai danNatsume Sōseki ditugaskan belajar di negara Barat, dan membawa pulang pemikiran yang lebih modern.

Restorasi Meiji tahun 1868 tidak hanya membawa perubahan besar dalam bidang ekonomi dan politik di Jepang, namun tanpa harus menjadi korban kolonialisme seperti halnya negara-negara lain di Asia. Selain itu, Restorasi Meiji juga meletakkan landasan bagi pemikiran-pemikiran baru di Jepang seiring dengan perkembangansosialisme danproletarianisme di dunia internasional. Kalangan sayap kiri mengumandangkan tuntutanhak suara universal bagi laki-laki,kesejahteraan sosial,hak-hak buruh, danunjuk rasa tanpa kekerasan. Penindasan kegiatan sayap kiri di Jepang menyebabkan aksi sayap kiri yang semakin radikal, dan berakibat pemerintah mengambil tindakan yang makin keras. Peristiwa ini berpuncak dengan dibubarkannyaPartai Sosialis Jepang (日本社会党Nihon Shakaitō) hanya setahun setelah partai ini didirikan pada tahun 1906 dan menandai kegagalan gerakan sosialis.

Awal zaman Taishō ditandai oleh krisis politik 1912-1913. KetikaSaionji Kinmochi mencoba memotong anggaran militer, Menteri Angkatan Darat mengundurkan diri, dan berakibat pada jatuhnya kabinetRikken Seiyūkai.Yamagata Aritomo dan Saionji keduanya menolak untuk meneruskan jabatan mereka. Para negarawan senior (genrō) juga tidak dapat menemukan pemecahan masalah. Kemarahan publik atas manipulasi kabinet yang dilakukan militer, dan dipanggil kembalinyaKatsura Tarō sebagai Perdana Menteri untuk ketiga kalinya membuat rakyat menuntut diakhirinya permainan politik paragenrō. Walaupun ditentang oleh politikus yang ingin mempertahankan sistem lama, kalangan konservatif membentuk sebuah partai politik sendiri pada tahun 1913. Partai politik konservatif yang diberi namaRikken Dōshikai tersebut memenangi mayoritas kursi parlemen pada akhir 1914 dari Rikken Seiyūkai.

Pada 12 Februari 1913,Yamamoto Gonbei menggantikan Katsura Tarō sebagaiperdana menteri Jepang. Pada April 1914,Ōkuma Shigenobu diangkat sebagai perdana menteri sebagai pengganti Yamamoto.

Rujukan

[sunting |sunting sumber]
Jepang

Artikel bertopikJepang ini adalah sebuahrintisan. Anda dapat membantu Wikipedia denganmengembangkannya.

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman_Taishō&oldid=26352827"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2025 Movatter.jp