
Penembak jitu ataupendekalyo[1] adalah istilah militer yang merujuk pada seorang prajurit yang memiliki kemampuan menembak jarak jauh dan tergabung dalam regu infanteri. Dalambahasa Inggris, istilah ini disepadankan denganmarksman,designated marksman, dansharpshooter, walau terdapat beberapa pengertian, peran, dan doktrin militer yang membedakannya. DalamdoktrinSoviet, penembak jitu disamakan denganpenembak runduk (sniper).Pasukan Pertahanan Israel menggunakansharpshooter sebagai istilah yang sepadan.
Salah satu awal munculnya penembak jitu adalah dalamRevolusi Amerika. Kompi senapanAmerika, yang dipersenjatai Pennsylvania/Kentucky Long Rifle, menjadi prajurit dalamTentara Kontinental. Karena keakuratan prajurit-prajurit ini, banyakperwiraInggris yang harus mencopot lambang perwira mereka, agar tidak dijadikan target.
Pemakaian awal penembak jitu lainnya adalah pada Angkatan Darat Inggris di eraNapoleon. Ketika itu, tentara lain lebih banyak menggunakanmusket yang tidak akurat, tetapi Green Jackets Inggris menggunakan senapan Baker yang terkenal. Dengan alur khusus di dalam larasnya, senapan ini jauh lebih akurat, walau pengisiannya lebih lama. Para pemakai senapan ini termasuk tentara elit Inggris, dan menjadi garis depan yang diandalkan pada banyak pertempuran.
Penembak jitu juga dipakai padaPerang Saudara Amerika. Penembak jitu ini digunakan oleh kedua pihak yang berperang. Prajurit elit ini terlatih dan dipersenjatai dengan baik, dan juga ditempatkan di garis depan sebagai yang pertama melawan musuh.
Beberapa doktrin membedakan antarapenembak runduk (sniper) denganpenembak jitu (marksman,sharpshooter, ataudesignated marksman). Sniper terlatih sebagai ahlistealth dankamuflase, sedangkan penembak jitu tidak. Sniper merupakan bagian terpisah dari regu infanteri, yang juga berfungsi sebagai pengintai dan memberikan informasi lapangan yang sangat berharga, sniper juga memiliki efek psikologis terhadap musuh. Sedangkan penembak jitu tidak memakai kamuflase, dan perannya adalah untuk memperpanjang jarak jangkauan pada tingkat regu.
Penembak jitu umumnya memiliki jangkauan sampai 800meter, sedangkan sniper bisa sampai 1500 meter atau lebih. Ini dikarenakan sniper pada umumnya menggunakansenapan rundukbolt-action khusus, sedangkan penembak jitu menggunakan senapan semi-otomatis, yang biasanya berupasenapan tempur atausenapan serbu yang dimodifikasi dan ditambah teleskop.
Sniper telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menguasai teknik bersembunyi, pemakaian kamuflase, keahlian pengintaian dan pengamatan, serta kemampuan infiltrasi garis depan. Ini membuat sniper memiliki peranstrategis yang tidak dimiliki penembak jitu. Penembak jitu dipasang pada tingkat regu, sedangkan sniper pada tingkatbatalyon dan tingkatkompi.
Karena penembak jitu modern tingkat regu (designated marksman) mengisi jeda antarainfanteri biasa denganpenembak runduk, senapan penembak jitu juga dirancang sebagai penengah. Senapan penembak jitu harus memiliki jangkauan yang lebih jauh darisenapan serbu (sekitar 500 meter), tetapi tidak perlu sampai jangkauan tingkatsenapan runduk (lebih dari 1000 meter).

Sifat-sifat yang sama dengansenapan runduk:
Sifat-sifat yang sama dengansenapan serbu:
Senapan tempur disini adalah senapan semi-otomatis dengankaliber7.62 x 51 mm sepertiM14,FN FAL, danHKG3, yang dulu dipensiunkan dan digantikan senapan dengan kaliber lebih kecil5.56 x 45 mm NATO seperti senapan serbuM16. Senapan tempur ini lebih cocok diubah menjadi senapan penembak jitu mutlak karena pelurunya yang lebih kuat.
Contoh:

Memodifikasisenapan serbu adalah pilihan yang paling mudah dan murah, karena senapan serbu hanya perlu ditambahkan alat bidik teleskop dan tetap menggunakan kaliber yang sama.
Solusi yang lebih efektif adalah mengganti kaliber peluru dengan kaliber lebih besar, dan mengganti laras khusus yang lebih berat.
Contoh senapan penembak jitu yang menggunakan kaliber original:
Contoh senapan penembak jitu yang menggunakan kaliber baru:
Dragunov SVD adalah contoh senapan yang dibuat khusus untuk memenuhi kriteria yang sekarang dinamakan "senapan penembak jitu".