Pemilihan Pemimpin Partai Konservatif Oktober 2022 | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
24 Oktober 2022 | ||||||||||
Kandidat | ||||||||||
| ||||||||||
| ||||||||||
Pemilihan Pemimpin Partai Konservatif Britania Raya Oktober 2022 memilihRishi Sunak sebagaiPemimpin Partai Konservatif baru, setelah pengunduran diriLiz Truss pada 20 Oktober.[1] Kepemimpinan Liz Truss dilanda oleh krisis ekonomi dankrisis pemerintahan, yang sebagian kecil disebabkan oleh anggaran mini (mini-budget) untuk Britania Raya.
Hasil pemilihan diumumkan pada 24 Oktober ketika hanya Rishi Sunak yang secara resmi dinominasikan oleh anggota parlemen Konservatif. Komite 1922 menetapkan ambang batas nominasi sebanyak 100 anggota parlemen. Terdapat dua calon yang mencalonkan diri:Pemimpin Dewan RakyatPenny Mordaunt dan mantanMenteri KeuanganRishi Sunak, dengan tenggat waktu pukul 14.00 pada 24 Oktober.Boris Johnson, pemimpin partai dan Perdana Menteri sebelum Liz Truss, awalnya hendak memenuhi kriteria nominasi tetapi akhirnya memilih untuk tidak mencalonkan diri.
Setelah Penny Mordaunt mundur dari pemilihan, Rishi Sunak menjadi Pemimpin Partai Konservatif pada 24 Oktober.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya pada 20 Oktober, Liz Triss menyatakan bahwa pemilihan akan diselesaikan “dalam satu pekan”.[2] Ketua Komite 1922 Sir Graham Brady menetapkan proses yang dipercepat dengan penutupan nominasi pada pukul 14.00 tanggal 24 October 2022. Calon-calon diharuskan untuk memenuhi nominasi dari 100 anggota parlemen Konservatif sebelum tenggat waktu. Dengan 357 anggota parlemen Konservatif pada saat pemilihan, maka terdapat kemungkinan paling banyak jumlah calon sebanyak tiga orang.[3] Jika tiga calon memenuhi ambang batas nominasi, pemungutan suara anggota parlemen akan diadakan untuk mengeliminasi satu calon pada siang hari itu.[4] Pemungutan suara indikatif di antara dua calon terakhir akan diadakan setelahnya. Berikutnya, akan diadakan pemungutan suara secara daring untuk anggota Partai Konservatif untuk memilih di antara dua calon tersisa. Pemilihan akan dibuka pada Kamis 25 Oktober dan ditutup pada pukul 11.00, Jumat 28 Oktober.[5] Jika hanya satu calon yang memenuhi persyaratan nominasi pada Senin 24 Oktober, maka ia akan secara otomatis menjadi pemimpin partai.[6]
Jadwal pemilihan kali ini lebih singkat dibandingkan dengan pemilihan pemimpin sebelumnya, dengan ambang nominasi yang lebih tinggi. Perubahan ini – dengan tambahan pemungutan suara indikatif di antara dua calon terakhir – dilihat sebagai terobosan untuk mempersempit putaran terakhir lebih cepat dan kemungkinan menghindari pemungutan suara anggota partai.[7]
| Calon | Jabatan politik and daerah pemilihan | Tanggal deklarasi | Referensi |
|---|---|---|---|
Rishi Sunak | Menteri Keuangan(2020–2022) Anggota Parlemen untuk Richmond (Yorks)(2015–sekarang) | 23 Oktober 2022 | [8] |
Anggota parlemen Konservatif berikut sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan maju sebagai calon, namun kemudian mengundurkan diri:
| Calon | Jabatan politik and daerah pemilihan | Tanggal deklarasi | Referensi |
|---|---|---|---|
Penny Mordaunt | Pemimpin Dewan Rakyat(2022–sekarang) Anggota Parlemen untuk Portsmouth North(2010–sekarang) | 21 Oktober 2022 | [9][10][11] |
Politikus Partai Konservatif berikut megeksplorasikan kemungkinan pencalonan sebagai pemimpin namun kemudian menolak untuk mengikuti kontestasi:
| Calon | Jabatan politik and daerah pemilihan | Tanggal deklarasi | Ref. |
|---|---|---|---|
Boris Johnson | Perdana Menteri Britania Raya(2019–2022) Anggota Parlemen untuk Uxbridge dan South Ruislip(2015–sekarang) | 23 Oktober 2022 | [12][13][14] |
Politikus Partai Konservatif berikut disugestikan oleh pengamat sebagai calon berpotensi namun menolak untuk mengikuti kontestasi: