Salah satuhieroglif berupaular diMesir Kuno digunakan untuk melambangkan bunyi hurufJ seperti dalam kata "jari", karena perkataan Mesir bagi "ular" berbunyidjet. Dipercaya bahwa bangsaSemit diMesir menyesuaikan hieroglif untuk menciptakanabjad pertama, dan maka dari itu menggunakan lambang ular bagi bunyi/n/, karena kata "ular" dalam bahasa mereka mungkin sekali diawali dengan konsonan tersebut, tetapi nama huruf ini dalamabjad Fenisia,Ibrani,Aramea danArab berbunyinun, yaitu "ikan" dalam beberapa bahasa tersebut. Huruf ini berbunyi/n/, seperti dalamalfabet Yunani,Etruska,Latin dan semua bahasa pada masa sekarang.
Salah satu dwihuruf yang menyertakan huruf <n> adalah <ng>, yang menghasilkankonsonan sengaulangit-langit belakang (dibacaŋ), seperti pada kata "sengau".
Dalambahasa Inggris,n biasanya tidak diucapkan saat diikuti olehm, dalam kata sepertihymn (meskipun dilafalkan pada katadamnation). Pada beberapa kata,n dapat melambangkan bunyikonsonan sengaulangit-langit belakang, contohnya katathink (dibacaθɪŋk) danbank (dibacabæŋk).
n adalah huruf kedua yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris. Yang pertama adalaht.
Dalam beberapa bahasa sepertiItalia danPrancis, <gn> melambangkankonsonan sengaulangit-langit (/ɲ/). EjaanPortugis untuk bunyi tersebut adalah <nh>, sementara dalambahasa Spanyol dan beberapa bahasa lainnya menggunakan tanda istimewa <ñ> (n dengan tanda tilda di atasnya).