Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Meteorit Hoba di Namibia.
Meteorit adalah sisa-sisa objekmeteor, yang berasal darimeteoroid,komet, danasteroid diluar angkasa, yang tidak habis terbakar dan berhasil mencapai permukaanBumi. Objek-objek tersebut yang menjadi meteor ketika masuk ke atmosfer Bumi terkadang tidak terbakar sampai habis dan jatuh ke permukaan Bumi sebagai meteorit. Ketika objek-objek meteor berukuran cukup besar sehingga disebut "bolide" jatuh ke permukaan Bumi,kawah tumbukan yang berdiameter sebesar beberapa kilometer dapat terbentuk dan meteorit sisa tumbukan mungkin saja tersisa di dalam kawah itu.[1]
Kebanyakanmeteoroid hancur ketika memasukiatmosfer bumi. Biasanya, lima sampai sepuluh tahun diamati jatuh dan kemudian pulih dan diberitahukan kepada para ilmuwan.[2] Hanya sedikit meteorit yang cukup besar untuk menciptakan kawah tumbukan besar. Sebaliknya, mereka biasanya tiba di permukaan dengan kecepatan terminalnya dan paling minimal menciptakan lubang kecil.
Serpihan Meteorite Kondrit Karbon CM1/2 Kolang, jatuh di Sumatera Utara tanggal 1 Agustus 2023
Meteorit telah lama menjadi bagian sejarah Indonesia yaitu dengan penggunaanMeteorit Besi sebagai salah satu bahanpamorkeris yang paling digemari karena unggul secara teknis. Selain sifat teknisnya yang unggul, pamor meteorit juga dipilih karena alasan spiritual karena meteor jatuh dari langit, benda itu dianggap anugerah oleh para dewa menurut kepercayaan masa lalu dan sebagai simbol penyatuan antara Bapa Angkasa dengan Ibu Pertiwi.[3] Salah satu meteorit yang digunakan sebagai bahan pamor adalahMeteorit Prambanan atau dikenal juga sebagai "Kanjeng Kyai Pamor" yang jatuh di Prambanan, Jawa Tengah.
Secara keseluruhan, meteorit yang terdata pernah ditemukkan di Indonesia terbilang banyak dibanding negara lain diAsia Tenggara, yakni sebanyak 21 meteorit.[4]
Kebanyakan meteorit adalah meteorit berbatu, digolongkan sebagaikondrit danakondrit. Hanya sekitar 6% meteorit yang merupakanmeteorit besi atau campuran batuan dan logam, yaitu meteorit batu-besi.
Meteorit Marilia, Kondrit H4, Jatuh di Marília, Brazil, tahun 1971 Meteorit El Menia, Kondrit L5, jatuh di Algeria, tahun 2023
Sekitar 93.1% meteorit merupakankondrit,[5] yang diberi nama berdasarkan partikel kecil dan bulat yang dikandungnya. Ditata surya, tahap awal pembentukanplanet mungkin tersimpan pada meteorit paling primitif (kondrit), yaitu pecahan asteroid yang terhindar dari pencairan dan diferensiasi.[6] Bagian penyusun kondrit yang paling melimpah adalahkondrul, bola kaca berukuran milimeter yang terbentuk sebagai objek melayang bebas melalui peristiwa pemanasan sementara padapiringan protoplanet surya.[6]
meteorit Esquel yang dipotong dan dipoles.Kristal olivin berwarna kuning-hijau dikelilingi oleh matriks besi-nikel. Meteorit Sericho yang terpotong dan dipoles. Terlihat paduan besi-nikel dan olivin serta mineral Farrintonite yang berwarna lebih cerah
Meteorit Besi-batu atau dalambahasa inggris disebut "Stony-Iron meteorite" adalah meteorit yang mengandung sejumlah besar material batuan (silikat) dan logam besi-nikel. Salah satu tipe Meteorit Besi-Batu, Pallasite, diduga terbentuk, setelah peleburan dan diferensiasi asteroid induknya, pada perbatasan antara inti logam besi-nikel dan lapisan mantel silikat di sekitarnya.[7] Di antara meteorit, Meteorit Besi-Batu adalah meteorit yang paling langka yaitu berjumlah 1% dari seluruh meteorit yang ditemukkan.[5]
Meteorit Besi merupakan jenis meteorit yang sebagian besar terdiri dari paduan besi-nikel yang dikenal sebagai besi meteorik yang biasanya terdiri dari dua fase mineral: kamacite dan taenite. Kebanyakan meteorit besi berasal dari inti planetesimal.[8] Besi yang ditemukan dalam meteorit besi adalah salah satu sumber besi paling awal yang dapat digunakan manusia,[9] sebelum perkembangan peleburan yang menandai dimulainya Zaman Besi. Di Indonesia, meteorit besi adalah bahan baku pamor keris yang disukai para pembuat keris masa lampau.