Dimulai dengan MINIX 3, tujuan utama pengembangan bergeser dari pendidikan ke penciptaan OS mikrokernel yang sangat andal dan dapat menyembuhkan diri sendiri. MINIX sekarang dikembangkan sebagaiperangkat lunak sumber terbuka.
Minix juga menjadi inspirasi bagiLinus Torvalds untuk membuat kernel Linux.[8]
Andrew Stuart Tanenbaum membuat Minix di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda untuk memberikan contoh bagi prinsip-prinsip dalam sistem operasi pada bukuOperating Systems: Design and Implementation yang dibuat olehnya serta diterbitkan olehPrentice Hall pada 1987. Kode sistem operasi tersebut terdiri atas kira-kira 12.000 baris, yang terdiri ataskernel,manajer memori, dansistem berkas yang diulas di dalam buku. Sistem operasi ini kebanyakan ditulis dalambahasa pemrograman C. MINIX 1 kompatibel dengan panggilan sistemUnix Edisi Ketujuh.[9]
Tanenbaum pada awalnya mengembangkan Minix sebagai sistem operasi UNIX yang kompatibel dengan komputerIBM PC danIBM PC/AT.
Karena Motorola 68000 kurang sukses di pasaran, Minix versi 2.0, dirilis 1997 akhirnya kembali dibuat hanya dalam formatx86 danSPARC yang di-hostSolaris saja.
Minix 3 diumumkan kepada publik pada 24 Oktober 2005 oleh Tanenbaum selama pidato utamanya diSymposium on Operating Systems Principles (SOSP) yang diselenggarakan olehAssociation for Computing Machinery (ACM), seiring dengan penerbitan bukuOperating Systems: Design and Implementation edisi ketiga.[12] Meskipun masih berfungsi sebagai contoh untuk edisi baru, buku teks Tanenbaum yang ditulis bersama oleh Albert S. Woodhull, buku ini dirancang ulang secara komprehensif agar "dapat digunakan sebagai sistem serius pada komputer yang terbatas sumber daya dan tertanam dan untuk aplikasi yang membutuhkan keandalan tinggi."[13]
Minix 3 masih memiliki komunitas pengembangan aktif dengan lebih dari 50 orang menghadiri MINIXCon 2016, sebuah konferensi untuk membahas sejarah dan masa depan MINIX.[14]
Semua chipset Intel pasca-2015 menjalankan MINIX 3 secara internal sebagai komponen perangkat lunak dari Intel Management Engine.[15][16]
Kompilator yang digunakan untuk melakukan kompilasi Minix merupakan sebuahkompilator yang diturunkan dariAmsterdam Compiler Kit. Saat ini, melakukan kompilasi terhadap kernel Minix belum mungkin jika menggunakan kompilator lainnya (GCC, atau kompilator lainnya).
Desain prinsip sistem operasi yang diterapkan oleh Tanenbaum terhadap Minix memengaruhi keputusan desain yang diambil oleh Linus Torvalds dalam rangka pembuatan kernel Linux. Linus Torvalds memang menggunakan Minix dan menghargainya,[8] tetapi desain yang dibuatnya berbeda secara signifikan jika dibandingkan dengan Minix terutama ketika melihat desain kernelnya (Linux menggunakankernel monolitik, sementara Minix merupakanmikrokernel). Ini tidak disetujui oleh Tanenbaum dalam debat Tanenbaum-Torvalds. Tanenbaum menjelaskan lagi alasannya menggunakan mikrokernel pada Mei 2006.[17] Pengembangankernel Linux awal dilakukan pada sistem host Minix, yang menyebabkanLinux mewarisi berbagai fitur dari Minix, sepertisistem file Minix.
Pada Mei 2004, Kenneth Brown dariInstitusi Alexis de Tocqueville membuat tuduhan bahwa sebagian besar kernel Linux telah disalin dari basis kode MINIX, dalam sebuah buku bernamaSamizdat. Tuduhan ini dibantah secara universal, terutama oleh Tanenbaum yang mengkritik keras Brown dan menerbitkan bantahan panjang di situs Web pribadinya dan mengklaim bahwa Brown didanai oleh Microsoft.[18][19]
↑"Minix".Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-10-13. Diakses tanggal2021-06-15.The Minix license changed in April 2000, and applies retroactively to all previous Minix distributions, even though they still carry the old, more restrictive license within.