Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Kristal waktu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Frank Wilczek,penerima hadiah nobel yang pertama kali mengusulkan keberadaan kristal waktu secara teoretis.
Jenismemori komputer danpenyimpanan data
Umum
Volatil
Memori dahulu
Non-volatil

Dalamfisika benda terkondensasi,kristal waktu adalahsistem kuantum partikel yang salah satutingkat energi terendahnya tercapai saat partikel-partikelnya mengalami gerakan berulang. Sistem semacam ini tidak dapat kehilangan energinya ke lingkungan, dan berhenti karena sudah berada dalamkeadaan dasar kuantumnya. Jadi, gerakan partikel tidak benar-benar mewakilienergi kinetik selayaknya bentuk gerakan lain, ia justru memiliki "gerakan tanpa energi". Keberadaan kristal waktu pertama kali diusulkan secara teoretis olehFrank Wilczek pada tahun 2012. Kristal waktu merupakananalogi dari bendakristal, tetapi berada dalam dimensiwaktu, alih-alih tersusun secara berulang dalam dimensiruang seperti kristal pada umumnya. Beberapa kelompok berbeda telah mendemonstrasikan materi dengan evolusi periodik yang stabil dalam sistem yang bergerak secara periodik.[1][2][3][4][5] Dalam implementasi praktikal, kristal waktu suatu hari nanti mungkin dapat dimanfaatkan dalam teknologimemori kuantum.[6]

Pembentukan kristal di alam merupakan manifestasi daripemutusan simetri spontan, yang terjadi ketika keadaan energi terendah dari suatu sistem kurang simetris dibandingkan persamaan yang mengatur sistem tersebut. Dalam keadaan dasar kristal,simetri translasi kontinu dalam ruang akan rusak dan digantikan oleh simetri diskrit yang lebih rendah dari kristal periodik.Hukum fisika sebenarnya bersifat simetris di bawah translasi berkesinambungan dalamruang dan waktu. Namun, pada tahun 2012 muncul sebuah pertanyan mengenai kemungkinan untuk dengan sementara mematahkan simetri ini, dan menciptakan "kristal waktu" yang tahan terhadapentropi.[1]

Jika simetri translasi waktu diskrit rusak (yang dapat diwujudkan dalam sistem yang digerakkan secara berkala), maka sistem tersebut disebut sebagai kristal waktu diskrit. Sebuah kristal waktu diskrit tidak akan pernah mencapaikesetimbangan termal, karena merupakan jenis materi atau fase materi tak setimbang. Pemutusan simetri waktu hanya dapat terjadi pada sistem yang tak setimbang.[5] Kristal waktu diskrit sebenarnya telah diamati di laboratorium fisika sejak tahun 2016 (hasil penelitiannya diterbitkan pada tahun 2017). Salah satu contoh kristal waktu yang menunjukkan ketidakseimbangan dengan simetri waktu rusak adalah cincin ion bermuatan yang terus berputar dalam keadaan energi terendah.[6]

Sejarah

[sunting |sunting sumber]

Gagasan mengenai kristal waktu terkuantisasi pertama kali dicetuskan pada tahun 2012 oleh Frank Wilczek,[7][8] peraih penghargaan Nobel dan profesor di MIT. Pada tahun 2013, Xiang Zhang, seorang insinyurnanoteknologi di University of California, Berkeley, dan timnya mengungkapkan gagasan mengenai pembuatan kristal waktu dalam bentuk cincin ion bermuatan yang terus berputar.[9][10]

Menanggapi Wilczek dan Zhang,Patrick Bruno (European Synchrotron Radiation Facility) danMasaki Oshikawa (Universitas Tokyo) menerbitkan beberapa artikel yang menyatakan bahwa kristal ruang-waktu mustahil untuk diciptakan.[11][12]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. 12Zakrzewski, Jakub (15 October 2012)."Viewpoint: Crystals of Time".physics.aps.org. APS Physics. Diarsipkan dariasli tanggal 2 February 2017.
  2. Sacha, Krzysztof (2015). "Modeling spontaneous breaking of time-translation symmetry".Physical Review A.91 (3): 033617.arXiv:1410.3638.Bibcode:2015PhRvA..91c3617S.doi:10.1103/PhysRevA.91.033617.ISSN 1050-2947.S2CID 118627872.
  3. Khemani et al. (2016)
  4. Else et al. (2016).
  5. 12Richerme, Phil (January 18, 2017)."How to Create a Time Crystal".Physics.10. American Physical Society: 5.Bibcode:2017PhyOJ..10....5R.doi:10.1103/Physics.10.5. Diakses tanggal5 April 2021.
  6. 12"Physicists Create World's First Time Crystal".
  7. Wilczek, Frank (2012). "Quantum Time Crystals".Physical Review Letters.109 (16): 160401.arXiv:1202.2539.Bibcode:2012PhRvL.109p0401W.doi:10.1103/PhysRevLett.109.160401.ISSN 0031-9007.PMID 23215056.S2CID 1312256.
  8. Shapere, Alfred; Wilczek, Frank (2012). "Classical Time Crystals".Physical Review Letters.109 (16): 160402.arXiv:1202.2537.Bibcode:2012PhRvL.109p0402S.doi:10.1103/PhysRevLett.109.160402.ISSN 0031-9007.PMID 23215057.S2CID 4506464.
  9. SeeLi et al. (2012a,2012b).
  10. Wolchover, Natalie (25 April 2013)."Perpetual Motion Test Could Amend Theory of Time".quantamagazine.org. Simons Foundation. Diarsipkan dariasli tanggal 2 February 2017.
  11. SeeBruno (2013a) andBruno (2013b).
  12. Thomas, Jessica (15 March 2013)."Notes from the Editors: The Aftermath of a Controversial Idea".physics.aps.org. APS Physics. Diarsipkan dariasli tanggal 2 February 2017.

Artikel akademik

[sunting |sunting sumber]

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kristal_waktu&oldid=28910368"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp