Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Klorheksidin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Klorheksidin
Data klinis
Pengucapanklɔːˈhɛksɪdiːn
Nama dagangBezan, Fectin, Hibisol, Hibitane 5%, Minosep, Mediscrub, Neo-Resiguard, OneScrub, VioRex
Nama lain1,6-bis(4-kloro-fenillbiguanida)heksana
AHFS/Drugs.com
License data
Rute
pemberian
topikal, pencuci mulut
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Pengenal
  • N,N′′′′1,6-Heksanedilbis[N′-(4-klorofenil)(imidodikarbonimidi diamida)]
Nomor CAS
PubChemCID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard(EPA)
ECHA InfoCard100.000.217Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC22H30Cl2N10
Massa molar505.446 g/mol
Model 3D (JSmol)
Titik leleh134 hingga 136 °C (273 hingga 277 °F)
Kelarutan dalam air0.8 mg/mL (20 °C)
  • Clc1ccc(NC(=N)NC(=N)NCCCCCCNC(=N)NC(=N)Nc2ccc(Cl)cc2)cc1
  • InChI=1S/C22H30Cl2N10/c23-15-5-9-17(10-6-15)31-21(27)33-19(25)29-13-3-1-2-4-14-30-20(26)34-22(28)32-18-11-7-16(24)8-12-18/h5-12H,1-4,13-14H2,(H5,25,27,29,31,33)(H5,26,28,30,32,34) checkY
  • Key:GHXZTYHSJHQHIJ-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Klorheksidin adalahobatantiseptik untuk melawan infeksi akibatbakteri. Obat ini tersedia dalam bermacam bentuk yaitusalep,larutan, danobat kumur. Klorheksidin efektif mengatasi berbagai manifestasi peradangan, sepertitonsilitis, radang tenggorokan,stomatitis, dan radang gusi (gingivitis). Klorheksidin juga digunakan untuk membersihkan luka pada kulit, sebelum prosedur operasi, dan sebelum melakukan penyuntikan di daerahkulit.[1][2][3]

Efek samping penggunaan klorheksidin adalah iritasi kulit (bila digunakan untuk membersihkan luka), perubahan warna pada gigi, pembentukan tartar, dan reaksialergi.[2][4][5]

Penggunaan

[sunting |sunting sumber]

Klorheksidin banyak digunakan untuk mengobatigingivitis yaitu penyakit gusi yang menyebabkan gusi merah, bengkak, sakit, serta mudah berdarah. Klorheksidin juga digunakan sebagaidisinfektan kulit, larutan untuk irigasikateter berkemih, pengobatan pada luka lecet (ekskoriasi), luka ringan pada kulit dan kulit pecah-pecah, dan untuk iritasi kulit karena sengatan sinar matahari, atau pengaruhsinar X.[5][6][7][8]

Sifat kimia dan kimia

[sunting |sunting sumber]

Klorheksidin adalah obat denganstruktur kimia C22H30Cl2N10, memilikiberat molekul 505,4 g/mol. Klorheksidin merupakan kristal darimetanol berbentuk solid, tidak mudah menguap, dengantitik lebur 134-136 °C,kelarutannya di dalam air adalah 0,8 mg/ml padasuhu 20 °C, stabil dalam ruangan tertutup tanpa sinar matahari langsung,konstanta disosiasi asamnya 10,8 pada suhu 25 °C. Jika dipanaskan, klorheksidin akan mengeluarkan uap klorida dan NOX (nitrogen oksida) yang bersifat toksik. Klorheksidin dalam bentuk garam merupakan bubuk padat yang larut dalam air.[6][9][10][11]

Farmakodinamika

[sunting |sunting sumber]

Klorheksidin adalah antimikroba bisbiguanida yang bersifatkation dengan spektrum luas untuk bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Efek antimikrobanya tergantung pada dosis yang digunakan. Klorheksidin memiliki efekbakteriostatik pada konsentrasi terendah 0,02%-0,06% dan efekbakterisida pada konsentrasi yang lebih tinggi dari 0,12%. Klorheksidin berikatan denganprotein di dalam serum dansaliva, tetapi belum diketahui dengan pasti berapa banyak ikatannya.[9][10][12]

Mekanisme kerja

[sunting |sunting sumber]

Klorheksidin bekerja sebagaiantiseptik dengan cara bereaksi dengan permukaan sel mikrob untuk menghancurkanmembran selnya. Selanjutnya klorheksidin akan menyebabkan kebocoran pada komponen intraseluler yang memungkinkan klorheksidin masuk ke dalam sel. Masuknya klorheksidin akan menyebabkan pengendapan komponen sitoplasma dan kematian sel. Klorheksidin merupakan molekul kation (ion yang bermuatan positif) sehingga dapat bereaksi dengan mikrob sel golonganfosfat yang bersifatanion (ion yang bermuatan negatif).Bakteri gram positif lebih sensitif terhadap klorheksidin dibandingkanbakteri gram negatif karena dinding selnya lebih mudah ditembus.[9][10]

Farmakokinetika

[sunting |sunting sumber]

Klorheksidin yang tertelan saat proses mencuci mulut atau saat proses implan gigi tidak dapat dideteksi di dalamplasma danurine. Absorbsinya di saluran pencernaan sangat jelek. Namun pada individu yang menelan klorheksidin glukonat, ekskresinya ditemukan sekitar 90% di feses. Pada penggunaan klorheksidin sebagai cairan pencuci mulut, 30% bahan aktifnya bertahan di dalam mulut selama proses pencucian. Dari penelitian yang dilakukan terhadap 34 bayi baru lahir untuk mengetahui daya absorbsi klorheksidin melalui kulit, ditemukan kadarnya yang rendah di dalam darah pada 10 bayi dengan sampel darahkapiler yang diambil di daerah tumit (menggunakan lanset). Klorheksidin juga ditemukan di dalam darah 5 dari 24 bayi yang lain, yang pengambilan sampel darahnya menggunakan darah vena. Untuk mengetahui waktu paruh klorheksidin, dilakukan penelitian pada susu sapi yang dilakukan dalam dua tahap dengan menyuntikkan klorheksidin ke dalam kelenjar susu. Hasilnya adalah waktu paruh klorheksidin di dalam air susu adalah 11,5 hari.[9][10]

Efek samping

[sunting |sunting sumber]

Efek samping yang terjadi pada penggunaan klorheksidin sebagai obat kumur adalah mulut kering, iritasi pada mulut dantenggorokan, perubahan rasa, peningkatan jumlah tartar (plak yang mengeras), dan warna obat yang membekas padalidah ataugigi. Sedangkan efek samping yang mungkin saja terjadi setelah menggunakan klorheksidin sebagai obat luar atau salep adalah iritasi pada area kulit yang terkena. Gambarannya berupa kulit menjadi merah, gatal, panas, mengelupas, bahkan bengkak. Efek samping yang paling umum pada penggunaan klorheksidin adalah perubahan warna kecoklatan padagigi danlidah. Pewarnaan yang disebabkan oleh klorheksidin biasanya tidak hilang dengan menyikat gigi. Mekanisme yang terjadi ialah degradasi molekul klorheksidin menjadi parakloranalin, katalisis dandenaturasiprotein dengan kromogen, pembentukan logamsulfida, dan pengendapan senyawa makanan anionik. Efek samping yang lain adalah reaksi alergi seperti hidung tersumbat, napas pendek hingga kesulitan bernapas, kulit memerah, gatal, dan wajah membengkak.[2][3][5][6][8][12][13][14]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. "Chlorhexidine Obat Apa? Dosis, Fungsi, dll. • Hello Sehat".Hello Sehat. Diakses tanggal20 Desember 2019.
  2. 123"Chlorhexidine (Peridex and Periogard) - Side Effects, Dosage, Interactions - Drugs".EverydayHealth.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2020-03-24.
  3. 12"Chlorhexidine (Topical Application Route) Description and Brand Names - Mayo Clinic".www.mayoclinic.org. Diakses tanggal2020-03-24.
  4. "Chlorhexidine Mouthwash: Uses and Side Effects".Healthline (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2020-03-24.
  5. 123"Chlorhexidine | Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Dosis, Obat Apa | Pasta Gigi".Farmasi-id.com (dalam bahasa American English). 2019-12-16. Diakses tanggal2020-03-24.
  6. 123"Chlorhexidine - FDA prescribing information, side effects and uses".Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2020-03-24.
  7. "KLORHEKSIDIN | PIO Nas".pionas.pom.go.id. Diarsipkan dariasli tanggal 2019-12-20. Diakses tanggal20 Desember 2019.
  8. 12"Drugs & Medications".www.webmd.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2020-03-24.
  9. 1234PubChem."Chlorhexidine".pubchem.ncbi.nlm.nih.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2020-03-23.
  10. 1234"Chlorhexidine".www.drugbank.ca. Diakses tanggal2020-03-23.
  11. "Chlorhexidine | C22H30Cl2N10 | ChemSpider".www.chemspider.com. Diakses tanggal2020-03-23.
  12. 12Sakaue, Yuuki; Takenaka, Shoji; Ohsumi, Tatsuya; Domon, Hisanori; Terao, Yutaka; Noiri, Yuichiro (2018-03-27)."The effect of chlorhexidine on dental calculus formation: an in vitro study".BMC Oral Health.18 (1): 52.doi:10.1186/s12903-018-0517-3.ISSN 1472-6831.PMC 5872527.PMID 29587817. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  13. "Chlorhexidine".Alodokter. 27 November 2015. Diakses tanggal20 Desember 2019.
  14. Putranto, Ricky Anggara (2019)."Peran Irigasi Klorheksidin Pada Perawatan Penyakit Periodontal".kedokteran gigi terpadu.1 (1): 37. Diarsipkan dariasli tanggal 2019-12-28. Diakses tanggal2019-12-28.
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klorheksidin&oldid=27066618"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp