Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Gunung Kilimanjaro

Koordinat:03°04′33″S37°21′12″E / 3.07583°S 37.35333°E /-3.07583; 37.35333
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dariKilimanjaro)
Gunung Kilimanjaro
Puncak Kibo dari Kilimanjaro
Titik tertinggi
Ketinggian5,895 m (19,34 ft)[1][2]
Puncak5,885 m (19,31 ft)[3]
Ranked 4th[4]
Masuk dalam daftar
Koordinat03°04′33″S37°21′12″E / 3.07583°S 37.35333°E /-3.07583; 37.35333
Geografi
Gunung Kilimanjaro di Tanzania
Gunung Kilimanjaro
Gunung Kilimanjaro
Lokasi Gunung Kilimanjaro di Tanzania
LetakKawasan Kilimanjaro,Tanzania
PegununganPegunungan Retakan Timur
Peta topografiKilimanjaro map and guide oleh Wielochowski[5]
Geologi
Usia batuan3 juta tahun
Jenis gunungStratovolcano
Letusan terakhirAntara 150,000 dan 200,000 tahun lalu
Pendakian
Pendakian pertama6 Oktober 1889 olehHans Meyer danLudwig Purtscheller
Rute termudahPendakian
Kilimanjaro dilihat dari luar angkasa, menunjukan zona vegetasinya yang beraneka ragam.[6]
Pemandangan udara Gunung Kilimanjaro pada Desember 2009

Gunung Kilimanjaro (bahasa Swahili:kilima, gunung;njaro, bercahaya) atau dulu disebutKaiser-Wilhelm-Spitze adalahgunung di timur laut Tanzania. Gunung ini adalah salah satu gunung tertinggi di dunia yang berdiri bebas,[7] tingginya 4.600 m bila diukur dari kaki gunung.

Puncak Kilimanjaro sekaligus merupakan puncak tertinggi diAfrika, dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga disebutKilima Dscharo atauOldoinyo Oibor yang berarti gunung putih dalambahasa Masai.[8]

Kilimanjaro adalahgunung api strato raksasa yang sekarang tidak aktif, namun memilikifumarol yang mengeluarkan gas di kawah yang terletak di puncak utama Kibo. Di Tanzania, puncak Kibo dikenal sebagai Puncak Uhuru.[9] Pada tahun2003,vulkanolog Jerman bernamaVolker Lorenz memperkirakanes cair terdapat di bawah permukaan kawah pada kedalaman 121,9 m (400kaki).[10]

Toponim

[sunting |sunting sumber]
Peta bersejarah dengan "Kilima-Ndscharo" selamaAfrika Timur Jerman pada tahun 1888.

Asal usul nama Kilimanjaro tidak diketahui, tetapi terdapat sejumlah teori. Penjelajah Eropa telah mengadopsi nama tersebut pada tahun 1860 dan melaporkan bahwa Kilimanjaro adalah nama gunungKiswahili.[11]The Nuttall Encyclopædia edisi 1907 juga mencatat nama gunung tersebut sebagai Kilima-Njaro.[12]

Johann Ludwig Krapf menulis pada tahun 1860 bahwa bahasa Swahili di sepanjang pantai disebut gunung Kilimanjaro. Meskipun dia tidak menawarkan dukungan apa pun,[13] dia mengklaim bahwa Kilimanjaro berarti gunung kebesaran atau gunung karavan. Di bawah arti yang terakhir,kilima berarti gunung danjaro berarti karavan.[11] Jim Thompson mengklaim pada tahun 1885, sekali lagi tanpa dukungan,[13] bahwa istilah Kilima-Njaro "secara umum dipahami sebagai" gunung (kilima) keagungan (njaro). Dia juga menyarankan "meskipun bukan tidak mungkin itu berarti" gunung putih.[14]

Garis besar

[sunting |sunting sumber]
Pemandangan Kilimanjaro dariTaman Nasional Amboseli

Titik tertinggi adalahPuncak Uhuru yang tingginya 5.895 meter, dan merupakan salah satu dariTujuh Puncak Gunung Tertinggi Dunia. Di atasnya terdapat kawah yang lebarnya 2,4 kilometer.Johannes Kinyala Lauwo dari korps pengintai angkatan darat Marangu adalah orang pertama yang berhasil mencapaiPuncak Uhuru, dan berhasil mendakinya berulang-ulang hingga 9 kali. Orang asing pertama yang berhasil mencapai Puncak Uhuru adalahHans Meyer, pendaki dari Jerman, danLudwig Purtscheller pendaki dariAustria. Mereka berdua dipandu Johannes Lauwo sampai ke Puncak Uhuru pada6 Oktober1889. Dua puncak Kilimanjaro yang lain adalah Puncak Mawenzi (5.149 m) dan Puncak Shira (3.962 m). Puncak Mawenzi adalah puncak ke-3 tertinggi di Afrika setelahGunung Kenya. Pada tahun 1889, pemerintah Jerman memberi hadiah rumah bagiJohannes Lauwo di Ashira Marangu atas jasanya sebagai pemandu dalam ekspedisi yang dipimpinHans Meyer. Kerabat Johannes Lauwo yang bernama Trilas Lauwo (1952-) juga menjadi wanita Tanzania pertama yang mencapai Puncak Uhuru lewat rute Mweka pada tahun 1972.

Pendakian Puncak Mawenzi memerlukan keterampilanpanjat tebing sekaligus panjat perbukitan es dan salju. Pendakian ke Puncak Uhuru terbilang tidak ruwet, tetapi perlu waktu yang cukup untuk melakukanaklimatisasi agar tidak terkenapenyakit ketinggian. Tiga rute termudah: Marangu, Rongai, dan Machame, bahkan bisa didaki siapa saja yang berbadan sehat tanpa perlu pengalamanmendaki gunung. Pendaki dianjurkan membawa obat-obatan untuk mencegahpenyakit ketinggian yang diminum ketika sedangsakit kepala akibat ketinggian. Pendaki yang mengambil rute Marangu biasanya perlu 4-5 hari untuk sampai di puncak.

Hutan sepanjang rute pendakian Marangu

Di sepanjang rute pendakian tersedia pondok-pondok dengan fasilitas untuk memasak dan mandi. Beberapa pondok di antaranya bahkan memiliki aliran listrik. Tahap terakhir pendakian, dari pondok Kibo di ketinggian 4.720 m hingga sampai di puncak biasanya dijalani di malam hari ketika batu-batu kecil menjadi berkelompok karena membeku, dan jalan lebih mudah dilewati. Pendaki biasanya sudah sampai di Titik Gilman di pinggiran kawah sekitar jam lima atau jam enam pagi. Dari sana hanya perlu 1½ jam lagi untuk sampai di Puncak Uhuru. Pendaki yang masih kuat berjalan dapat melanjutkan perjalanan di bawah hangatnya sinar matahari. Setiap tahunnya, Kilimanjaro dikunjungi sekitar 15.000 pendaki, dan 40% di antaranya berhasil sampai ke puncak.

Di puncak gunung terdapat papan ucapan dalambahasa Inggris dari pemerintah Tanzania: "Congratulations! You are now at Uhuru Peak, Tanzania, 5,895 m. AMSL. Africa's Highest Point. World's Highest Free-Standing Mountain. One of World's Largest Volcanos. Welcome." (Selamat! Anda sudah sampai di Puncak Uhuru, Tanzania, 5.895 mdpl. Titik tertinggi di Afrika. Gunung berdiri bebas tertinggi di dunia. Salah satu kawah terbesar di dunia. Selamat Datang)". Papan ini sering ditempeli stiker oleh para pendaki yang berhasil sampai di puncak. Di dekat papan terdapat sebuah kotak berisi buku tamu untuk diisi para pendaki.

Sewaktu menjalani tahap-tahap pendakian, pendaki bisa merasakan hampir semuajenis iklim yang ada di bumi. Gunung ini sangat tinggi walaupun terletak di ekuator, sehingga puncaknya selalu diselimuti salju abadi.

Kilimanjaro adalah titik tertinggi di dunia yang dilayani jaringantelepon genggamGSM.[15] Pelanggan telepon genggamVodacom (anak perusahaanVodafone) masih bisa menelepon dari atas sana.

Kondisi pendakian

[sunting |sunting sumber]
Gletser Furtwängler di dekat puncak yang semakin menipis

Gunung Kilimanjaro sekarang mulai kehilangan salju yang menyelimuti puncaknya.Gletser yang menyelimuti puncak gunung ini sejak 11.700 tahun yang lalu semakin menipis. Dibandingkan dengan abad lalu, volume es di puncak Kilimanjaro sudah berkurang lebih dari 80%,[16] dan penelitian yang dipimpin seorangpaleoklimatologis dariOhio State University bernamaLonnie Thompson[17] memperkirakan salju yang menyelimuti puncak gunung ini akan menghilang sekitar tahun 2015 hingga 2020.[18][19]

Mulai bulan Januari 2006, rute pendakian Western Breach ditutup oleh pemerintah Tanzania setelah terjadi longsoran batu yang mengakibatkan tewasnya 4 orang pendaki di kemahArrow Glacier. Longsor diperkirakan terjadi akibat pecahnya batu-batuan di daerah tersebut yang tidak lagi membeku secara permanen.

Rute-rute pendakian resmi:

  • Machame
  • Marangu
  • Rongai
  • Lemosho
  • Umbwe
  • Shira
  • Mweka (hanya untuk turun)

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. ^"Kilimanjaro National Park".Tanzania National Parks. Tanzania National Parks. Diarsipkan dariversi asli tanggal 23 September 2012. Diakses tanggal16 July 2015. Parameter|url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  2. ^"Kilimanjaro National Park".World Heritage List. UNESCO World Heritage Centre.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-23. Diakses tanggal16 July 2015. 
  3. ^"Kilimanjaro". Peakbagger.com.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-09-12. Diakses tanggal16 August 2012. 
  4. ^"World Peaks with 4000 meters of Prominence".Peakbagger.com.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-09-30. Diakses tanggal8 November 2015. 
  5. ^Kilimanjaro Map and tourist Guide (Peta) (edisi ke-4th). 1:75,000 with 1:20,000 and 1:30,000 insets. EWP Map Guides. Kartografi oleh EWP. EWP. 2009.ISBN 0-906227-66-6. 
  6. ^The Zones of Kilimanjaro, NASA Earth Observatory, 2016
  7. ^"SRTM Tanzania Images (deskripsi Kilimanjaro atau Kilima Njaro)". Jet Propulsion Laboratory, California Institute of Technology.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-01-23. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan);Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  8. ^"Over Kilimanjaro". Universities Space Research Association (USRA) Earth System Science Education (ESSE) program. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2007-04-07. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  9. ^"Kilimanjaro Mungkin Kehilangan Saljunya Tahun 2020". Kompas. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  10. ^"Volcano Above the Clouds". PBS Online.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-10-27. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  11. ^abJohann Ludwig Krapf; Ernest George Ravenstein (1860).Travels, Researches, and Missionary Labours, During an Eighteen Years' Residence in Eastern Africa: Together with Journeys to Jagga, Usambara, Ukambani, Shoa, Abessinia and Khartum, and a Coasting Voyage from Nombaz to Cape Delgado. Trübner and Company, Paternoster Row. hlm. 255. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2017-02-16. Diakses tanggal2016-10-04. Parameter|url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  12. ^James Wood (1907)."Kilima-Njaro".1907 Nuttall Encyclopædia of General Knowledge. fromoldbooks.org. Diarsipkan dariversi asli tanggal 17 April 2015. Diakses tanggal16 July 2015. Parameter|url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  13. ^abKesalahan pengutipan: Tag<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaHutchinson
  14. ^Thomson, Joseph (1887)."Through Masai land: a journey of exploration among the snowclad volcanic mountains and strange tribes of eastern equatorial Africa, authored by Johann Ludwig Krapf and Ernest George Ravenstein, Low, Marston, Searle, & Rivington, London, 1887". Diarsipkan dariversi asli tanggal 2017-02-23. Diakses tanggal2016-10-04. Parameter|url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  15. ^"Vodacom's milestones of the last decade, 10 years of service excellence". vodacom. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2007-05-13. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  16. ^"Melting snows of Kilimanjaro". NASA Goddard Space Flight Center.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-11-07. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  17. ^Krajick, Kevin."Glaciology: Ice Man: Lonnie Thompson Scales the Peaks for Science". Science.Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-08-28. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  18. ^"African Ice Core Analysis Reveals Catastrophic Droughts, Shrinking Ice Fields and Civilization Shifts". Ohio State University Research News. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2004-03-13. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)
  19. ^Lonnie G. Thompson; et al."Kilimanjaro Ice Core Records: Evidence of Holocene Climate Change in Tropical Africa". Ohio State University Research News. Diarsipkan dariversi asli tanggal 2004-03-13. Diakses tanggal2007-02-20. Parameter|accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan);Parameter|accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan (|access-date= yang disarankan) (bantuan)Pemeliharaan CS1: Penggunaan et al. yang eksplisit (link)

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenaiKilimanjaro.

spam pranala

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gunung_Kilimanjaro&oldid=26773281"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2025 Movatter.jp