Islam di Singapura merupakan sebuahagamaminoritas denganpersentasemuslim kurang dari 15% dari keseluruhan jumlahpendudukSingapura. Sebagian besarMuslim di Singapura berasal darikelompok etnikMelayu. Selebihnya berasal dariPakistan,India danArab.[1] Kebanyakan orangMelayu adalah MuslimSuni.[2] 17 persen dari Muslim di Singapura berasal dariAsia Selatan. Penganut lainnya meliputi orang-orang yang berasal dari komunitasTionghoa Singapura,Arab danEurasia.[3] Meskipun kebanyakan Muslim di Singapura biasanya adalah Muslim Suni yang mengikutimazhab Syafi'i ataumazhab Hanafi, terdapat juga Muslim yang mengikuti aliranSyiah danAhmadiyyah.[4]
Singapura pernah menjadi salah satu pusat penyebaran Islam yang paling penting diAsia Tenggara. Lokasi Singapura sebagai pintu masuk bagiperdagangan internasional antaraEropa,Timur Tengah,Australia, danTimur Jauh membuatdakwah Islam semakin pesat. Penyebaran Islam di Singapura berawal dari masaKesultanan Melaka dan diteruskan hingga masakolonialisme sampai pada awal abad ke-20 Masehi.[5] Islam di Singapura mengalami penurunan pengaruh sejak masa kolonial hingga pemisahan Singapura dariFederasi Malaya pada tahun 1965. Umat Islam di Singapura menjadi sebuah kaum minoritas dengan kelompok etnis tionghoa sebagai kaum mayoritas.[6]
Wilayah Singapura berada dalam kekuasaan Kerajaan Melaka ketika diperintah oleh RajaParameswara pada akhir abad ke-14 Masehi. Parameswara membangun Kerajaan Melaka di sekitar wilayah perdagangan denganbandar-bandar yang sering dikunjungi oleh para pedagang Muslim. Setelah itu, Parameswara memeluk agama Islam dan memakai gelar Sultan Iskandar Syah disertai oleh para pengikutnya. Islam di Singapura pada masa ini diperkenalkan dan disebarkan ke para pedagang dari Arab,Gujarat,Parsi India,Benggala,Bago,Siam, Tiongkok,Sumatra,Jawa, danMaluku. Kesultanan Melaka mengambila bagian dalam penyebaran Islam di Singapura pada masa itu.[7]
Pedagang Muslim di Singapura menyebarkan Islam di Singapura sejak abad ke-15 Masehi. Pedagang Muslim yang tinggal menetap di Singapura mengadakan hubunganperkawinan dengan penduduk setempat sehingga komunitas Muslim terbentuk secara perlahan. Para pedagang Muslim yang menetap kemudian juga menjadiguru agama danimam.[8]
Pendidikan agama Islam di Singapura telah diajarkan secara tradisional. Pembelajaran agama Islam diadakan dirumah-rumah,surau-surau danmasjid. Pusat pendidikan Islam di Singapura ditetapkan diKampong Glam dan Rocor sejak tahun 1800-an. Praktik keagamaan dan sosial di dalam komunitas Muslim Singapura dipengaruhi oleh guru-guru dan imam. Pada awal penyebaran Islam di Singapura, mazhab yang membawa pengaruh terbesar adalah mazhan Syafi’i dengan pahamteologiAsy’ariyah.[8]
Penyebaran Islam di Singapura terhenti ketika Kesultanan Melaka dikalahkan oleh Portugis pada tahun 1511 Masehi. Wilayah Singapura dikuasai oleh Portugis sementara penguasa Kesultanan Melaka memindahkan pusat pemerintahannya ke bagian selatanJohor. Islam di Singapura tidak berkembang selama 130 tahun masa penjajahan Portugis. Setelah Hindia Belanda mengalahkan Portugis pada tahun 1641, pemerintahHindia Belanda memberikan toleransi kepada para penguasa Melayu untuk mencegah terjadinyaperang perebutan wilayah.[9]
Negara Singapura dihuni oleh penduduk muslim dengan mazhab yang berbeda-beda. Kelompok etnis Melayu sebagian besar adalahsunni denganmazhab Syafi'i. Penduduk muslim Singapura yang bukan pribumi umumnya memilih salah satu dari tiga mazhab utama lainnya dalam Islam. Mazhab Maliki umumnya diterapkan oleh penduduk Singapura yang berasal dari Timur Tengah danAfrika.Mazhab Hambali diterapkan oleh penduduk yang berasal dariArab Saudi. Sementara muslim yang berasal dariIndia danTurki menerapkan mazhab Hanafi.[10]
Tabel ini menyajikan persentase Muslim di Singapura berdasarkan kelompok umur menurut sensus penduduk Singapura.[11]
Usia | % (2010) | % (2020) |
---|---|---|
Usia 15—24 tahun | 21.7% | 21.4% |
Usia 25—34 tahun | 14.5% | 19.4% |
Usia 35—44 tahun | 13% | 14.2% |
Usia 45—54 tahun | 15.1% | 13.8% |
Usia 55—>55 tahun | 11.5% | 13.2% |
Etnis | Total Muslim | Muslim Pria | Muslim Wanita |
---|---|---|---|
Tionghoa | 11.953 | 5.914 | 6.039 |
Melayu | 442.368 | 214.111 | 228.257 |
India | 69.964 | 35.870 | 34.094 |
Lainnya | 14.966 | 7.239 | 7.727 |
Total Muslim | 539.251 | 263.134 | 276.117 |
Negara | Total Muslim | Muslim Pria | Muslim Wanita |
---|---|---|---|
![]() | 487.281 | 241.758 | 245.523 |
![]() | 21.351 | 8.164 | 13.187 |
![]() | 211 | 82 | 128 |
![]() | 13.712 | 7.404 | 6.308 |
![]() | 9.636 | 2.148 | 7.488 |
Negara Asia lainnya | 5.789 | 2.745 | 3.043 |
Negara Eropa | 722 | 444 | 277 |
![]() | 138 | 177 | 21 |
![]() | |||
![]() | 182 | 106 | 76 |
![]() | |||
Lainnya | 230 | 165 | 65 |
Total Muslim | 539.251 | 263.134 | 276.117 |
|url-status=
yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)