Semboyan:اَللَّٰهُ أَكْبَرُcode: ar is deprecated Allāhu ʾakbar (Takbir) "Allah Maha Besar" (de jure) استقلال، آزادی، جمهوری اسلامیcode: fa is deprecated Esteqlâl, Âzâdi, Jomhuri-ye Eslâmi "Kemerdekaan, kebebasan, Republik Islam" (de facto)[1]
Iran, dengan nama resmiRepublik Islam Iran (bahasa Persia:جمهوری اسلامی ايرانcode: fa is deprecatedJomhuri-ye Eslami-ye Iran), juga dikenal sebagaiPersia, adalah sebuah negara yang terletak diAsia Barat. Meski negara ini telah dikenal penduduk lokal sebagai "Iran" sejak zaman kuno, hingga tahun1935 Iran masih disebut sebagai "Persia" didunia Barat. Pada tahun1959,Mohammad Reza Pahlavi mengumumkan bahwa keduaistilah tersebut boleh digunakan. Istilah Iran berasal dari kata "Aryan" yang berarti "Negeri Bangsa Arya".
Iran dan Persia adalah dua kata yang kerap digunakan untuk suatu kawasan yang sama. Iran digunakan oleh bangsa setempat, sementara Persia digunakan oleh bangsa luar.[8] Persia sendiri sebenarnya adalah bagian dari Iran, tetapi bangsa luar menggunakannya untuk merujuk pada Iran secara keseluruhan.
PadaNowruz tahun 1935,Reza Syah meminta duta asing untuk mengganti penggunaan istilah Persia menjadi "Iran" (artinya tanah Arya dalam bahasa Persia),[9] namaendonim dari negara tersebut, dalam korespondensi resmi. Pada tahun 1959, pemerintahanMohammad Reza Pahlavi mengumumkan bahwa "Persia" dan "Iran" dapat digunakan secara bergantian, dalam korespondensi resmi.[10] Namun, masalah tersebut masih diperdebatkan.[11]
Dari tulisan-tulisan sejarah, peradaban Iran yang pertama ialahProto-Iran, diikuti dengan peradabanElam. Pada milenium kedua, dan ketiga,Bangsa Arya hijrah ke Iran, dan mendirikan kekaisaran pertama Iran,Kekaisaran Media (728-550 SM). Kekaisaran ini telah menjadi simbol pendiri bangsa, dan juga kekaisaran Iran, yang disusul denganKekaisaran Akhemeniyah (648–330 SM) yang didirikan olehKoresy Agung.
Koresy Agung juga terkenal sebagai pemerintah pertama yang mewujudkan undang-undang mengenai hak-hak kemanusiaan, tertulis di atas artefak yang dikenal sebagaiSilinder Koresy. Ia juga merupakan pemerintah pertama yang memakai gelarAgung, dan jugaShah Iran. Di zamannya, perbudakan dilarang di kawasan-kawasan taklukannya (juga dikenal sebagaiKekaisaran Persia.) Gagasan ini kemudian memberi dampak yang besar pada peradaban-peradaban manusia setelah zamannya.
Kekaisaran Persia kemudian diperintah oleh Kambisus selama tujuh tahun (531-522 M), dan kemangkatannya disusul dengan perebutan kuasa di mana akhirnyaDarius Agung (522-486 M) dinyatakan sebagai raja.
Ibu kota Persia pada zamanDarius I dipindahkan keSusa, dan ia mulai membangunPersepolis. Sebuah terusan di antaraSungai Nil, danLaut Merah turut dibangun, dan menjadikannya pelopor untuk pembangunanTerusan Suez. Sistem jalan juga turut diperbaharui, dan sebuah jalan raya dibangun menghubungkanSusa, danSardis.Jalan raya ini dikenal sebagaiJalan Kerajaan.
Selain itu, pen-syiling-an dalam bentukdaric (syiling emas), dan jugaShekel (syiling perak) diperkenalkan ke seluruh dunia.Bahasa Persia Kuno turut diperkenalkan, dan diterbitkan di dalam prasasti-prasasti kerajaan.
Di bawah pemerintahanKoresy Agung danDarius yang Agung, Kekaisaran Persia menjadi sebuah kekaisaran yang terbesar dan terkuat didunia zaman itu. Pencapaian utamanya ialah sebuah kekaisaran besar pertama yang mengamalkan sikap toleransi, dan menghormati budaya-budaya, dan agama-agama lain di kawasan jajahannya.
Kekaisaran Iran Ketiga: Kekaisaran Parthia (248 SM – 224 M)
Parthia bermula denganDinasti Arsacida yang menyatukan, dan memerintah dataran tinggi Iran, yang juga turut menaklukkan wilayah timurYunani pada awal abad ketiga Masehi, dan jugaMesopotamia antara tahun 150 SM, dan 224 M. Parthia juga merupakan musuh bebuyutan Romawi di sebelah timur, dan membatasi bahaya Romawi diAnatolia. Tentara-tentara Parthia terhagi atas dua kelompok berkuda, tentara berkuda yang berperisai, dan membawa senjata berat, dan tentara berkuda yang bersenjata ringan, dan kudanya lincah bergerak. Sementara itu, tentara Romawi terlalu bergantung kepada infanteri, menyebabkan Romawi sukar untuk mengalahkan Parthia. Tetapi, Parthia kekurangan teknik dalam perang tawan, menyebabkan mereka sukar mengawal kawasan taklukan. Perang tersebut menyebabkan kedua belah pihak gagal mengalahkan satu sama lain.
Kekaisaran Parthia tegak selama lima abad (Berakhir pada tahun 224 M), dan raja terakhirnya kalah di tangan kekaisaran lindungannya, yaituSassania.
Sejarah Iran seterusnya diikuti dengan konflik selama enam ratus tahun dengan Kekaisaran Romawi. Menurut sejarawan, Persia kalah dalamPerang al-Qādisiyyah (632 M) diHilla,Iraq.Rostam Farrokhzād, seorang jenderal Persia, dikritik karena keputusannya untuk berperang dengan orang Arab di bumi Arab sendiri. Kekalahan Sassania di Irak menyebabkan tentara mereka tidak keruan, dan akhirnya ini memberi jalan kepadafutuhat Islam atas Persia.
Era Sassania menyaksikan memuncaknyaperadaban Persia, dan merupakan kekaisaran Persia terakhir sebelum kedatanganIslam. Pengaruh, dan kebudayaan Sassania kemudian diteruskan setelah pemelukan Islam oleh bangsa Persia.
Islam Persia dan Zaman Kegemilangan Islam Persia (700–1400)
Setelah pemelukan Islam, orang-orang Persia mulai membentuk gambaran Islam Persia, di mana mereka melestarikan gambaran sebagai orang Persia tetapi pada masa yang sama juga sebagai muslim. Pada tahun 8 M, Parsi memberi bantuan kepadaAbbassiyah memerangi tentaraUmayyah, karena Bani Umayyah hanya mementingkan bangsa Arab, dan memandang rendah kepada orang Persia. Pada zaman Abbassiyah, orang-orang Persia mula melibatkan diri dalam administrasi kerajaan. Sebagian mendirikan dinasti sendiri.
Pada abad kesembilan, dan kesepuluh, terdapat beberapa kebangkitan ashshobiyyah Persia yang menentang gagasan Arab sebagai Islam, dan Muslim. Tetapi kebangkitan ini tidak menentang identitas seorang Islam. Salah satu dampak kebangkitan ini ialah penggunaanbahasa Persia sebagai bahasa resmi Iran (hingga hari ini.)
Pada zaman ini juga, para ilmuwan Persia menciptakanZaman Kegemilangan Islam. Sementara itu Persia menjadi tumpuan penyebaran ilmu sains, filsafat, dan teknik. Ini kemudian memengaruhi sains di Eropa, dan juga kebangkitanRenaissance.
Bermula pada tahun 1220, Parsi dimasuki oleh tentara Mongolia di bawah pimpinanGenghis Khan, diikuti denganTamerlane, di mana kedua penjelajah ini menyebabkan kemusnahan yang parah di Persia.
Islam Syi'ah, Kekaisaran Safawi, Dinasti Qajar/Pahlavi dan Iran Modern (1501 – 1979)
Parsi mulai berganti menjadiIslamSyiah pada zamanSafawi, pada tahun 1501. Dinasti Safawi kemudian menjadi salah satu penguasa dunia yang utama, dan mulai mempromosikan industri pariwisata di Iran. Di bawah pemerintahannya, arsitektur Persia berkembang kembali, dan menyaksikan pembangunan monumen-monumen yang indah. Kejatuhan Safawi disusuli dengan Persia yang menjadi sebuah medan persaingan antara kekuasaanKekaisaran Rusia, danKekaisaran Britania (yang menggunakan pengaruhDinasti Qajar). Namun begitu, Iran tetap melestarikan kemerdekaan, dan wilayah-wilayahnya, menjadikannya unik di rantau itu. Modernisasi Iran yang bermula pada lewat abad ke-19, membangkitkan keinginan untuk berubah dari orang-orang Persia. Ini menyebabkan terjadinya Revolusi Konstitusi Persia pada tahun 1905 hingga 1911. Pada tahun 1921,Reza Khan (juga dikenal sebagai Reza Shah) mengambil alih tahta melalui perebutan kekuasaan dari Qajar yang semakin lemah. Sebagai penyokong modernisasi, Shah Reza memulai pembangunanindustri modern, jalan kereta api, dan pendirian sistem pendidikan tinggi di Iran. Malangnya, sikap aristokratik, dan ketidakseimbangan pemulihan kemasyarakatan menyebabkan banyak rakyat Iran tidak puas.
PadaPerang Dunia II, tentara Inggris, dan Uni Soviet menyerang Iran dari 25 Agustus hingga 17 September 1941, untuk membatasi Blok Poros, dan menggagas infrastruktur penggalian minyak Iran. Blok Sekutu memaksa Shah untuk melantik anaknya,Mohammad Reza Pahlavi menggantikannya, dengan harapan Mohammad Reza menyokong mereka.
Malangnya, pemerintahan Shah Mohammad Reza bersifat otokratis. Dengan bantuan dari Amerika, dan Inggris, Shah meneruskan modernisasi Industri Iran, tetapi pada masa yang sama menghancurkan partai-partai oposisi melalui badan intelijennya,SAVAK.AyatollahRuhollah Khomeini menjadi oposisi, dan pengkritik aktif terhadap pemerintahan Shah Mohammad Reza, dan kemudian ia dipenjarakan selama delapan belas bulan. Melalui nasihat jenderalHassan Pakravan, Khomeini dibuang ke luar negeri, dan diantar keTurki, dan selepas itu keIrak.
Protes menentangShah semakin meningkat, dan akhirnya terjadilahRevolusi Iran.Shah Iran terpaksa melarikan diri ke negara lain setelah kembalinyaImam Khomeini dari pembuangan pada1 Februari1979. Khomeini kemudian mengambil alih kekuasaan, dan membentuk pemerintahan sementara, pada11 Februari yang dikepalaiMehdi Bazargan sebagai perdana menteri. Setelah itu, Khomeini mengadakan pungutan suara untuk membentuk sebuahRepublik Islam. Keputusan undian menunjukkan lebih dari 98% rakyat Iran setuju dengan pembentukan itu. Sistem pemerintahan baru yang dibentuk berasaskan undang-undang Islam, sayangnya hanya diterapkan sebagian.
Tetapi, hubungan Iran dengan Amerika menjadi keruh setelah revolusi ini, terutama saat mahasiswa-mahasiswa Iran menawan kedutaan Amerika pada4 November1979, atas alasan kedutaan itu menjadi pusat intelijen Amerika. Khomeini tidak mengambil tindakan apa pun mengenai tidakan ini sebaliknya memuji mahasiswa-mahasiswa itu. Sebagai balasan, Iran menginginkanShahMohammad Reza Pahlavi dikembalikan ke Iran, tetapi ini tidak mereka setujui. Setelah 444 hari di dalam tawanan, akhirnya para tawanan itu dibebaskan sebagai tindak lanjutDeklarasi Aljir.
Pada saat yang sama,Saddam Hussein, presidenIrak saat itu, mengambil kesempatan di atas kesempitan setelah revolusi Iran, dan juga kekurangan popularitas Iran di negara-negara barat, untuk melancarkan perang atas Iran. Tujuan utama peperangan ini ialah menaklukkan beberapa wilayah yang dituntut Irak, terutamanya wilayahKhuzestan yang kaya dengan sumber minyak. Saddam pula ketika itu mendapat sokongan dariAmerika,Uni Soviet, dan beberapa negara Arab lain. Tentara Iran pula yang suatu masa dahulu merupakan sebuah tentara yang kuat, telah dibubarkan saat itu. Walau bagaimanapun, mereka berhasil mencegah bahaya tentaraIrak seterusnya menaklukkan kembali wilayah Iran yang ditaklukkan Irak. Dalam peperangan ini puluhan ribu nyawa, baik penduduk awam maupun laskar Iran, menjadi korban. Jumlah korban diperkirakan antara 500.000 hingga 1.000.000.
Iran berbatasan denganAzerbaijan (panjang perbatasan: 432km), danArmenia (35km) di barat laut,Laut Kaspia di utara,Turkmenistan (992km) di timur laut,Pakistan (909km), danAfganistan (936km) di timur,Turki (499km), danIrak (1.458km) di barat, dan akhirnyaTeluk Persia, danTeluk Oman di selatan. Luas tanah total adalah 1.648.000km² (daratan: 1.636.000km², perairan: 12.000km²).
Lanskap Iran didominasi olehbarisan gunung yang kasar yang memisahkanbasin drainage ataudataran tinggi yang beragam. Bagian barat yang memiliki populasi terbanyak adalah bagian yang paling bergunung, dengan jajaran gunung sepertiPegunungan Kaukasus,Pegunungan Zagros, danAlborz, Pegunungan Alborz merupakan tempat dimana terdapat titik tertinggi Iran,Gunung Damavand pada 5.604 m. Sebelah timur terdiri darigurun dan dataran rendah yang tak dihuni sepertiDasht-e Kavir yang mengandung mineral garam, dengandanau garam yang kadang muncul.
Ladang lapang luas ditemukan di sepanjang pesisirLaut Kaspia, dan di ujung utaraTeluk Persia, di mana Iran berbatasan dengan sungaiArvand (Shatt al-Arab). Dataran yang lebih kecil, dan terputus ditemukan di sepanjang pesisir Teluk Persia,Selat Hormuz, danLaut Oman.Iklim Iran kebanyakankering atau setengah kering, meskipun ada yangsubtropis sepanjang pesisir Kaspia. Iran dianggap sebagai salah satu dari 15 negara yang membentuk sesuatu yang disebut sebagai tempat lahirnya kebudayaan manusia.
Lanskap Iran memiliki beberapaiklim yang berbeda. Di sisi utara negeri itu (dataran pesisir Kaspia) suhu amat rendah membekukan, dan tetap lembap selama beberapa tahun terakhir. Suhu musim panas jarang mencapai 29°C. Penguapan tahunan adalah 680mm di bagian timur dataran, dan lebih dari 1700mm di sisi barat dataran. Di barat, permukiman-permukiman di lereng Pegunungan Zagros mengalami rendahnya suhu. Daerah-daerah itu memiliki musim dingin yang hebat, dengan rerata suhu harian membekukan, dan curah saljunya keras. Lembah timur, dan tengahnya kering, yang curah hujannya kurang dari 200mm, dan bergurun. Suhu musim panas rata-rata melebihi 38°C. Dataran pesisir Teluk Persia, dan Teluk Oman di Iran selatan memiliki musim dingin yang sejuk, dan mengalami musim panas yang lembap, dan panas. Penguapan tahunan berkisar dari 135mm hingga 355mm.
Iran adalah salah satu di antara anggota pendiriPBB, dan juga kepadaOKI, dan jugaGNB. Sistem politik di Iran berasaskan konstitusi yang dinamakan "Qanun-e Asasi" (Undang-undang Dasar)
Pemimpin Agung Iran bertanggung jawab terhadap "kebijakan-kebijakan umum Republik Islam Iran". Ia juga merupakan ketua pasukan bersenjata, dan badan intelijen Iran, dan mempunyai kuasa mutlak untuk menyatakan perang. Ketua kehakiman, stasiun radio, dan rangkaian televisi, ketua polisi, dan tentara, dan enam dari dua belas anggotaMajelis Wali Iran juga dilantik oleh Pemimpin Agung.Majelis Ahli bertanggung jawab memilih, dan juga memecat Pemimpin Agung atas justifikasi kelayakan, dan popularitas individu itu. Majelis ini juga bertanggung jawab memantau tugasan Pemimpin Agung.
Orang kedua terpenting dalamRepublik Islam Iran adalahpresiden. Setiappresiden dipilih melaluipemilihan umum, dan akan memerintah Iran selama empat tahun. Setiap calon presiden mesti mendapat persetujuan dariMajelis Wali Iran sebelum pemilu dilaksanakan agar mereka 'serasi' dengan gagasan negara Islam. Tanggung jawab presiden adalah memastikan konstitusi negara diikuti, dan juga mempraktikkan kekuasaan eksekutif. Tetapi presiden tidak berkuasa atas perkara-perkara yang di bawah kekuasaan Pemimpin Agung.
Presiden melantik, dan mengepalaiKabinet Iran, dan berkuasa membuat keputusan mengenai administrasi negara. Terdapat delapan wakil presiden, dan dua puluh satu menteri yang ikut serta membantu presiden dalam administrasi, dan mereka semua mesti mendapat persetujuan badan perundangan. Tidak seperti negara-negara lain, cabang eksekutif tidak memiliki kekuasaan dalam pasukan bersenjata, tetapi presiden Iran berkuasa melantikMenteri Pertahanan, dan Intelijen, dan harus mendapat persetujuan Pemimpin Agung, dan badan perundangan.
Majlis Wali Iran mempunyai dua belas ahli undang-undang, dan enam dari mereka dilantik oleh Pemimpin Agung. Ketua Kehakiman akan mencadangkan enam anggota cadangan, dan mereka akan dilantik secara resmi oleh parlemen Iran atauMajles. Majelis ini akan menafsirkan konstitusi, dan mempunyai hak veto untuk keputusan, dan keanggotaan parlemen Iran. Jikalau terdapat undang-undang yang tidak sesuai dengan hukumsyariah, maka akan dirujuk kembali oleh parlemen.
Majelis Kebijaksanaan berkuasa untuk menyelesaikan konflik antaraparlemen denganMajelis Wali Iran. Badan ini juga turut menjadi penasihat Pemimpin Agung.
Majles-e Shura-ye Eslami (Majlis Perundingan Islam) mempunyai 290 anggota yang dilantik, dan akan bertugas selama empat tahun. Semua calon Majles, dan ahli undang-undang dari parlemen haruslah mendapat persetujuanMajelis Wali.
Pemimpin Agung akan melantik ketua kehakiman Iran, dan ia pula akan melantik Mahkamah Agung, dan juga ketua penuntut umum. Terdapat beberapa jenis mahkamah di Iran termasuk mahkamah umum yang bertanggung jawab atas kasus-kasus umum, dan kejahatan. Terdapat juga "Mahkamah Revolusi" yang mengadili beberapa kasus tertentu termasuk isu mengenai keselamatan negara.
Majelis Ahli yang bermusyawarah selama seminggu setiap tahun mempunyai 86 anggota yang ahli dalam ilmu-ilmu agama. Mereka diundi secara umum, dan akan bertugas selama delapan tahun. Majelis ini akan menentukan kelayakan calon-calon presiden, dan anggota parlemen. Majelis ini juga akan mengundi untuk jabatan Pemimpin Agung, dan juga berkuasa untuk memecatnya.
Majelis setempat akan dipilih secara umum untuk bertugas selama empat tahun di semua kota, dan desa. Kekuasaan majelis ini luas, dari melantik pimpinan kota hinggal menjaga kepercayaan rakyat.
wilyah-wilayah Iran menurut nomor-nomor di sebelah kiri
Iran terbagi atas tiga puluhprovinsi yang diperintah seorang gubernur (استاندار, ostāndār). Peta di sebelah tidak menunjukkanprovinsi Hormozgan, (#20 di dalam daftar) yang merupakan sebuah pulau:
Militer Iran terbagi atas dua pasukan yaitu pasukan militer negara, dan pasukan militer revolusi. Pasukan militer revolusi berjumlah 545.000 jiwa.[12] Kedua-dua pasukan bersenjata ini dibawah kendali Menteri Pertahanan, dan Logistik Pasukan Bersenjata Iran.[13]
Angkatan Basij adalah tentara paramiliter yang mempunyai anggota penuh 90.000 prajurit, dan juga 30.000 prajurit cadangan ditambah dengan 11 juta pria, dan wanita yang dapat dimobilisasi.[16]
Kekuatan tentara Iran dirahasiakan dari pengetahuan umum. Namun, pada beberapa tahun terakhir, Iran mengumumkan pembangunan beberapa senjata seperti peluru kendaliFajr-3, peluru kendaliKowsar, peluru kendaliFateh-110, peluru kendaliShahab-3, dan beberapa pembangunan jentera militer.
Peluru kendaliFajr-3 berada di antara pembangunan militer Iran yang paling canggih saat ini, yang dibuat di Iran sendiri, dan menggunakan bendalir minyak untuk pembakaran bahan api. Julat peluru kendali ini dirahasiakan.
Ekonomi Iran adalah campuran Ekonomi Perencanaan Sentral dengan sumber minyak, dan perusahaan-perusahaan utamanya dimiliki pemerintahan, dan juga terdapat beberapa perusahaan swasta. Pertumbuhan ekonomi Iran stabil semenjak dua abad yang lalu.
Pada awal abad ke-21, persenan sektor jasa dalam pengeluaran negara kasarnya, PNK, adalah yang tertinggi, diikuti dengan pertambangan, dan pertanian. 45% belanja negara adalah hasil pertambangan minyak, dan gas alam, dan 31% dari cukai. Pada 2004, PNK Iran diperkirakan sebanyak $163 miliar atau $2.440 per kapita.
Peta menunjukkan jalan raya dan jalan kereta api utama di Iran.
Jaringan jalan raya di Iran adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan menghubungkan kota-kota utama, dan kawasan-kawasan luar kota. Pada 2002, Iran mempunyai 178.152km jalan raya, dan 66% beraspal. Sementara itu terdapat 30 pengguna kereta bagi setiap 1000 penduduknya. Jalan KA di Iran sepanjang 6.405km (3.980 mil). Pelabuhan utama Iran ialah pelabuhanBandar Abbas yang terletak diSelat Hormuz. Pelabuhan ini dihubungkan dengan sistem jalan raya, dan jalan kereta api untuk pengangkutan kargo. Jaringan kereta api Tehran-Bandar Abbas dibangun pada 1995 yang menghubungkan Bandar Abbas dengan seluruh Iran, dan Asia Tengah melewati Teheran, dan Masyhad. Pelabuhan-pelabuhan lain ialah pelabuhanBandar Anzali diLaut Kaspia, pelabuhanBandar Turkmen juga berhadapan dengan Laut Kaspia, dan pelabuhan korramshahr, dan pelabuhan Bandar Khomeyni diTeluk Persia. Kota-kota utama di Iran juga dihubungkan dengan Pengangkutan Udara.Iran Air adalah maskapai penerbangan kebangsaan Iran yang bertanggungjawab dalam pengangkutan udara di Iran, dan luar Iran. Sistem transit pula terdapat di semua bandar-bandar utama sedangkanTeheran,Masyhad,Syiraz,Tabriz,Ahwaz, danIsfahan sedang dalam proses membangun jalan kereta api bawah tanah.
Populasi Iran tumbuh pesat pada paruh kedua abad ke-20, meningkat dari sekitar 19 juta pada tahun 1956 menjadi sekitar 75 juta pada tahun 2009.[19][20] Namun,tingkat kelahiran Iran telah menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang mengarah ke tingkat pertumbuhan penduduk—pada Juli 2012—sekitar 1,29%.[21] Studi-studi memproyeksikan bahwa pertumbuhan akan terus melambat sampai stabil di atas 105 juta pada tahun 2050.[22][23]
Iran menjadi tempat tinggal salah satu populasipengungsi terbesar di dunia, dengan lebih dari satu juta pengungsi, sebagian besar dariAfghanistan danIrak.[24] Sejak tahun 2006, para pejabat Iran telah bekerja denganUNHCR dan pejabat Afghanistan untukrepatriasi mereka.[25] Menurut perkiraan, sekitar lima juta warga Iran telah beremigrasi ke negara-negara lain, terutama sejak Revolusi 1979.[26][27]
MenurutKonstitusi Iran, pemerintah wajib memberikan setiap warga negara akses kejaminan sosial yang meliputi pensiun, pengangguran, usia tua,cacat, kecelakaan, bencana, kesehatan dan perawatan medis dan layanan perawatan.[28] Ini ditutupi olehpenerimaan pajak dan penghasilan yang diperoleh dari kontribusi masyarakat.[29]
Rumpun bahasa Turki dan dialeknya, yang paling pentingTurki Azerbaijan yang sejauh ini bahasa yang paling diucapkan di negara itu setelah Persia,[30] dituturkan di berbagai wilayah di Iran, tetapi terutama luas dan dominan digunakan di provinsiAzerbaijan.
Bahasa minoritas penting di Iran termasukArmenia,Georgia,Neo-Aram, danArab.Arab Khuzi dituturkan oleh orang-orangArab di Khuzestan, dan kelompok yang lebih luas dariArab Iran.Bahasa Sirkasia juga pernah digunakan secara luas oleh minoritas besar Sirkasia, tetapi, karena asimilasi selama bertahun-tahun, tidak ada jumlah yang cukup besar dari Sirkasia yang menuturkan bahasa itu lagi.[31][32][33][34]
Perpustakaan Kongres mengeluarkan perkiraan yang sedikit berbeda: Persia 65% (termasuk Mazenderanis, Gilaks dan talysh), Azerbaijan 16%, Kurdi 7%, Lur 6%,Baluchi 2%; kelompok-kelompok suku Turki sepertiQashqai 1%, dan Turkmen 1%; dan non-Iran, kelompok non-Turki seperti Armenia, Georgia, Asiria, Sirkasia, dan Arab kurang dari 3%. Ini ditentukan bahwa Persia adalah bahasa pertama minimal 65% dari penduduk negara itu, dan merupakan bahasa kedua bagi sebagian besar 35% sisanya.[38]
Estimasi non-pemerintah lainnya mengenai kelompok selain Persia dan Azerbaijan secara kasarcongruate dengan The World Factbook dan Perpustakaan Kongres. Namun, banyak estimasi ilmiah dan organisasi mengenai jumlah kedua kelompok berbeda secara signifikan dari sensus disebutkan. Menurut banyak dari mereka, jumlah etnis Azerbaijan di Iran terdiri antara 21,6-30% dari total penduduk, dengan mayoritas pada 25%.c[39]d[40][41][42][43][44] Dalam kasus apa pun, populasi terbesar dari bangsa Azerbaijan di dunia hidup di Iran.
Yudaisme memiliki sejarah panjang di Iran, kembali kePenaklukan Achaemenid dari Babilonia. Meskipun banyak yang meninggalkan Iran pada pembentukan Negara Israel dan Revolusi 1979, sekitar 8.756 orang Yahudi tetap di Iran, menurut sensus terakhir.[49] Iran memiliki populasi Yahudi terbesar di Timur Tengah di luar Israel.[50]
Sekitar 250.000-370.000 orang Kristen berada di Iran,[51][52] dan itu adalah agama minoritas yang terbesar yang diakui di negara ini. Kebanyakan dari latar belakangArmenia dengan minoritas yang cukup besar dariAsiria juga.[53]
Kristen, Yahudi, Zoroastrianisme, dan Islam Sunni secara resmi diakui oleh pemerintah, dan mendapat kursi di Parlemen Iran.[54] Tapi Agama Bahá'í, yang dikatakan sebagai agama minoritas terbesar non-Muslim di Iran,[55] tidak secara resmi diakui, dan telah dianiaya selama keberadaannya di Iran sejak abad ke-19. Sejak Revolusi 1979,penganiayaan Bahai telah meningkat dengan eksekusi, pengingkaran hak-hak sipil dan kebebasan, dan penolakan akses ke pendidikan tinggi dan pekerjaan.[56][57][58]
Iran mempunyai tingkat pertumbuhan penduduk di kawasan kota tertinggi di dunia. Dari tahun 1950 hingga tahun 2002, persenan penduduk kota meningkat dari 27% hingga 60%.[61][62] PBB memperkirakan pada tahun 2030, populasi di kota akan mencapai 80% dari jumlah keseluruhan penduduk Iran.[62] Tumpuan migrasi dalam negeri pula ialahTeheran yang merupakan kota terbesar di Iran. Teheran mempunyai penduduk sebanyak 7.160.094, dan kawasanmetropolisnya pula sebanyak 14 juta. Kebanyakan industri Iran bertumpu di kota ini. Di antaranya ialah industri otomobil, elektronik, dan listrik, pembuatan senjata api, tekstil, dan industri kimia. Berikut adalah 8 kota terbesar Iran beserta jumlah penduduknya.
Kebudayaan Iran telah lama memengaruhi kebudayaan-kebudayaan lain diTimur Tengah danAsia Tengah. Pada masa pra-Islam, Iran adalah salah satu kekaisaran terkuat di dunia karena prestasinya menguasai wilayah dariAsia Selatan melewati Timur Tengah hingga penjuruBalkan diEropa danMesir.Bahasa Persia, salah satu bahasa tertua di dunia, berdampak kuat pada perkembanganbahasa Armenia, sementara pemerintahanKoresh yang Agung dicirikan dengan adanya prasasti pertama tentanghak asasi manusia beserta pemulanganBani Israil dariMesopotamia kembali kePalestina yang membuatnya dianugerahkan gelarMesias dan memengaruhi perkembanganAlkitab Ibrani. Setelah Islam diperkenalkan, bahasa Persia bukannya lenyap seperti yang terjadi pada bahasa-bahasa lain di Timur Tengah, tetapi malah menjadi bahasa pertama yang dapat mendobrak dominasibahasa Arab dalam budaya Islam. Kebanyakan karya tulis Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Persia sebelum diterjemahkan lagi ke bahasa-bahasa lain, dan literatur orisinal Persia juga berkembang pesat;Shahnameh, sebuah karya mengenai sejarah negara Iran yang ditulisFerdowsi adalah salah satu contoh. Setelah budaya Arab meredup pada akhirZaman Kejayaan Islam, Iran menjadi tempat perantara budaya Islam sebelum disebarkan keAsia Tengah danAsia Selatan; alhasil, bahasa Persia menjadi bahasa kelas atas di daerah sana, paling tidak sampaiBangsa Turk mulai mendominasi kawasan Asia Tengah dan Eropa, dan mereka sekalipun juga terpengaruh, ditunjukkan olehbahasa Turki Utsmaniyah, di mana setengah dari kosakatanya adalah kata serapan dari bahasa Persia.
Kesusasteraan Iran juga tidak kurang hebatnya. Sastrawan Iran yang terkenal ialahRumi, danSaadi. Mereka merupakan ahliSufi, dan banyak menyumbang dalam puisi-puisiSufi.
↑A. Fishman, Joshua (2010).Handbook of Language and Ethnic Identity: Disciplinary and Regional Perspectives (Volume 1).Oxford University Press. hlm.266.ISBN978-0195374926." "Iran" and "Persia" are synonymous" The former has always been used by the Iranian speaking peoples themselves, while the latter has served as the international name of the country in various languages
↑Majd, Hooman,The Ayatollah Begs to Differ: The Paradox of Modern Iran, oleh Hooman Majd, Knopf Doubleday Publishing Group, 23 September 2008,ISBN0385528426, 9780385528429. hlm.161
↑IISS Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, p.187
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dariasli tanggal 2008-12-16. Diakses tanggal2007-05-23.
↑IISS Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, m/s:187
↑Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, m/s:187
↑U.S. Bureau of the Census, 2005. Unpublished work tables for estimating Iran’s mortality. Washington, D.C.:Population Division, International Programs Center
12Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaCIA
↑J. Harmatta in "History of Civilizations of Central Asia", Chapter 14,The Emergence of Indo-Iranians: The Indo-Iranian Languages, ed. by A. H. Dani & V.N. Masson, 1999, p. 357
Shaffer, Brenda (2003). Borders and Brethren: Iran and the Challenge of Azerbaijani Identity. MIT Press. pp. 221–225.ISBN 0-262-19477-5 "There is considerable lack of consensus regarding the number of Azerbaijanis in Iran ... Most conventional estimates of the Azerbaijani population range between one-fifth to one-third of the general population of Iran, the majority claiming one-fourth." – "Azerbaijani student groups in Iran claim that there are 27 million Azerbaijanis residing in Iran."
Minahan, James (2002). Encyclopedia of the Stateless Nations: S-Z. Greenwood Publishing Group. p. 1765.ISBN 978-0-313-32384-3 "Approximately (2002e) 18,500,000 Southern Azeris in Iran, concentrated in the northwestern provinces of East and West Azerbaijan. It is difficult to determine the exact number of Southern Azeris in Iran, as official statistics are not published detailing Iran's ethnic structure. Estimates of the Southern Azeri population range from as low as 12 million up to 40% of the population of Iran – that is, nearly 27 million..."
↑Rasmus Christian Elling, Minorities in Iran: Nationalism and Ethnicity after Khomeini, Palgrave Macmillan, 2013. Excerpt: "The number of Azeris in Iran is heavily disputed. In 2005, Amanolahi estimated all Turkic-speaking communities in Iran to number no more than 9 million. CIA and Library of congress estimates range from 16 percent to 24 percent – that is, 12–18 million people if we employ the latest total figure for Iran's population (77.8 million). Azeri ethnicsts, on the other hand, argue that overall number is much higher, even as much as 50 percent or more of the total population. Such inflated estimates may have influenced some Western scholars who suggest that up to 30 percent (that is, some 23 million today) Iranians are Azeris."Diarsipkan 2023-02-11 diWayback Machine.
↑Ali Gheissari.Contemporary Iran: Economy, Society – Politics: Economy, Society, Politics. Page 300. "Azeri ethnonationalist activist, however, claim that number to be 24 million, hence as high as 35 percent of the Iranian population." Oxford University Press. 2 April 2009.
↑Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaAbdullah2014
↑Walter Martin (1 October 2003).Kingdom of the Cults, The. Baker Books. hlm.421.ISBN978-0-7642-2821-6. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-02-11. Diakses tanggal24 June 2013.Ninety-five percent of Iran's Muslims are Shi'ites.
↑"Jewish woman brutally murdered in Iran over property dispute".The Times of Israel. November 28, 2012. Diarsipkan dariasli tanggal 2020-04-30. Diakses tanggalAug 16, 2014.A government census published earlier this year indicated there were a mere 8,756 Jews left in Iran
↑"Iran Population 2015".World Population Review. 2015. Diarsipkan dariasli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggalNovember 29, 2015.
↑Country Information and Guidance "Christians and Christian converts, Iran" December 2014. p.9
↑U.S. State Department (26 October 2009)."Iran – International Religious Freedom Report 2009". The Office of Electronic Information, Bureau of Public Affair. Diarsipkan dariasli tanggal 2009-10-29. Diakses tanggal1 December 2009.
↑Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaColin Brock p 99