Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Iran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Republik Islam Iran

جمهوری اسلامی ایرانcode: fa is deprecated (Persia)
Jomhuri-ye Eslâmi-ye Irân
Semboyan: اَللَّٰهُ أَكْبَرُcode: ar is deprecated
Allāhu ʾakbar (Takbir)
"Allah Maha Besar"
(de jure)
استقلال، آزادی، جمهوری اسلامیcode: fa is deprecated
Esteqlâl, Âzâdi, Jomhuri-ye Eslâmi
"Kemerdekaan, kebebasan, Republik Islam"
(de facto)[1]
Lagu kebangsaan: سرود ملی جمهوری اسلامی ایرانcode: fa is deprecated
Sorud-e Melli-ye Jomhuri-ye Eslâmi-ye Irân
"Lagu Kebangsaan Republik Islam Iran"
Tampilkan bola dunia
Tampilkan peta Iran
Ibu kota
Teheran
35°41′N51°25′E /35.683°N 51.417°E /35.683; 51.417
Bahasa resmiPersia
DemonimOrang Iran
PemerintahanKesatuanpresidensial teokratikrepublik Islam
Ali Khamenei
Masoud Pezeshkian
Mohammad Reza Aref
Mohammad Bagher Ghalibaf
Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i
LegislatifMajelis Permusyawaratan Islam
Formasi
ca678 SM
550 SM
247 SM
224 M
821
22 Desember 1501
22 Januari 1736
1751
20 Maret 1794
12 Desember 1905
15 Desember 1925
11 Februari 1979
3 Desember 1979
28 Juli 1989
Luas
 - Total
1,648,195 km2(ke-17)
 - Perairan (%)
1.63 (per 2015)[2]
Penduduk
 - Perkiraan 2025
Increase neutral 92,417,681[3](ke-17)
52/km2(ke-132)
PDB (KKB)2025
 - Total
Kenaikan $1.746 triliun[4](ke-23)
Kenaikan $19,957[4](ke-95)
PDB (nominal)2025
 - Total
Penurunan $341.013 miliar[4](ke-37)
Penurunan $3,897[4](ke-120)
Gini (2022) 34,8[5]
sedang
IPM (2023)Kenaikan 0,799[6]
tinggi · ke-75
Mata uangRial Iran (ریال)
(IRR)
Zona waktuIRST
(UTC+3:30)
Lajur kemudikanan
Kode telepon+98
Kode ISO 3166IR
Ranah Internet
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Iran, dengan nama resmiRepublik Islam Iran (bahasa Persia:جمهوری اسلامی ايرانcode: fa is deprecatedJomhuri-ye Eslami-ye Iran), juga dikenal sebagaiPersia, adalah sebuah negara yang terletak diAsia Barat. Meski negara ini telah dikenal penduduk lokal sebagai "Iran" sejak zaman kuno, hingga tahun1935 Iran masih disebut sebagai "Persia" didunia Barat. Pada tahun1959,Mohammad Reza Pahlavi mengumumkan bahwa keduaistilah tersebut boleh digunakan. Istilah Iran berasal dari kata "Aryan" yang berarti "Negeri Bangsa Arya".

Iran berbatasan denganAzerbaijan (500 km) danArmenia (35 km) di barat laut,Laut Kaspia di utara,Turkmenistan (1.000 km) di timur laut,Pakistan (909 km) danAfganistan (936 km) di timur,Türkiye (500 km) danIrak (1.458 km) di barat, dan perairanTeluk Persia danTeluk Oman di selatan.

Pada tahun1979, sebuahRevolusi Iran yang dipimpinAyatollah Khomeini mendirikan sebuahRepublik IslamTeokrasi sehingga nama lengkap Iran saat ini adalah "Republik Islam Iran" (جمهوری اسلامی ایران).

Iran adalah negara multibudaya yang memiliki banyak kelompoksuku danbahasa. Persia (61%), Azerbaijan (16%), Kurdistan (10%) dan Lorestan (6%).[7]

Nama

[sunting |sunting sumber]
Bagian ini adalah sebuah kutipan dariNama Iran dan Persia.[sunting]
Bagian dariseri mengenai
SejarahIran
SM
Peradaban Kura-Aras 3400–2000
Proto-Elam 3200–2700
Elam 2700–539
Kekaisaran Akadia 2400–2150
Bangsa Kassca.1500 – ca.1155
Kekaisaran Asiria Baru 911–609
Urartu 860–590
Bangsa Mannea 850–616
Kekaisaran Media 678–550 SM
(Kerajaan Saka)652–625 SM
Kekaisaran Babilonia Baru 626–539 SM
Kekaisaran Akhaimenia 550–330 SM
Kerajaan Armenia 331 SM – 428 Masehi
Atropatene 320an SM – Abad III Masehi
Kekaisaran Seleukia 312–63 SM
Kekaisaran Partia 247 SM – 224 Masehi
Kerajaan Suren 119 SM – 240 Masehi
Kekaisaran Sasania 224–651
Wangsa Zarmihri Abad VI – 785
Wangsa Qarini 550an – Abad XI
Penaklukan Persia oleh Muslim 633-644
Kekhalifahan Rasyidin 632-661
Kekhalifahan Umayyah 661–750
Kekhalifahan Abbasiyah 750–1258
Wangsa Dabuyi 642–760
Wangsa Bawandi 651–1349
Wangsa Masmughan dari Damawan 651–760
Wangsa Paduspani 665–1598
Wangsa Justani 791 – Abad XI
Wangsa Alawi 864 – Abad XIV
Wangsa Thahiri 821–873
Kekaisaran Samania 819–999
Wangsa Saffari 861–1003
Wangsa Ghuri pra-879 – 1141
Wangsa Saji 889–929
Wangsa Sallari 919–1062
Wangsa Ziyari 930–1090
Wangsa Ilyasi 932–968
Wangsa Buwaihi 934–1062
Kekaisaran Ghaznawia 977–1186
Wangsa Kakuyi 1008-1141
Wangsa Nasri 1029-1236
Kekaisaran Seljuk 1037–1194
Kekaisaran Khwarezmia 1077–1231
Wangsa Eldiguzi 1135–1225
Wangsa Atabeg dari Yazd 1141–1319
Wangsa Salghuri 1148–1282
Wangsa Hazaraspi 1155–1424
Wangsa Mihrabani 1236–1537
Dinasti Kurt 1244–1396
Kekaisaran Ilkhan 1256–1335
Wangsa Cobani 1335–1357
Wangsa Muzaffari 1335–1393
Wangsa Jalayiri 1337–1376
Sarbadar 1337–1376
Wangsa Inju 1335–1357
Wangsa Afrasiyab 1349–1504
Marasyiyah 1359–1596
Kekaisaran Timuriyah 1370–1507
Wangsa Kia'i 1389–1592
Kara Koyunlu 1406–1468
Ak Koyunlu 1468–1508
Wangsa Safawi 1501–1736
(Wangsa Hotaki)1722–1729
Wangsa Afsyari 1736–1796
Kekhanan Talisy 1747–1826
Wangsa Zandi 1750–1794
Wangsa Qajari 1789–1925

Iran dan Persia adalah dua kata yang kerap digunakan untuk suatu kawasan yang sama. Iran digunakan oleh bangsa setempat, sementara Persia digunakan oleh bangsa luar.[8] Persia sendiri sebenarnya adalah bagian dari Iran, tetapi bangsa luar menggunakannya untuk merujuk pada Iran secara keseluruhan.

PadaNowruz tahun 1935,Reza Syah meminta duta asing untuk mengganti penggunaan istilah Persia menjadi "Iran" (artinya tanah Arya dalam bahasa Persia),[9] namaendonim dari negara tersebut, dalam korespondensi resmi. Pada tahun 1959, pemerintahanMohammad Reza Pahlavi mengumumkan bahwa "Persia" dan "Iran" dapat digunakan secara bergantian, dalam korespondensi resmi.[10] Namun, masalah tersebut masih diperdebatkan.[11]

Sejarah

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Sejarah Iran
Lihat pula:Kekaisaran Persia danNama Iran dan Persia

Sejarah awal, Kekaisaran Media dan Kekaisaran Akhemeniyah (3200 SM – 330 SM)

[sunting |sunting sumber]
Peninggalan peradabanElam
Cyrus atauKoresh yang Agung

Dari tulisan-tulisan sejarah, peradaban Iran yang pertama ialahProto-Iran, diikuti dengan peradabanElam. Pada milenium kedua, dan ketiga,Bangsa Arya hijrah ke Iran, dan mendirikan kekaisaran pertama Iran,Kekaisaran Media (728-550 SM). Kekaisaran ini telah menjadi simbol pendiri bangsa, dan juga kekaisaran Iran, yang disusul denganKekaisaran Akhemeniyah (648–330 SM) yang didirikan olehKoresy Agung.

Koresy Agung juga terkenal sebagai pemerintah pertama yang mewujudkan undang-undang mengenai hak-hak kemanusiaan, tertulis di atas artefak yang dikenal sebagaiSilinder Koresy. Ia juga merupakan pemerintah pertama yang memakai gelarAgung, dan jugaShah Iran. Di zamannya, perbudakan dilarang di kawasan-kawasan taklukannya (juga dikenal sebagaiKekaisaran Persia.) Gagasan ini kemudian memberi dampak yang besar pada peradaban-peradaban manusia setelah zamannya.

Kekaisaran Persia kemudian diperintah oleh Kambisus selama tujuh tahun (531-522 M), dan kemangkatannya disusul dengan perebutan kuasa di mana akhirnyaDarius Agung (522-486 M) dinyatakan sebagai raja.

Ibu kota Persia pada zamanDarius I dipindahkan keSusa, dan ia mulai membangunPersepolis. Sebuah terusan di antaraSungai Nil, danLaut Merah turut dibangun, dan menjadikannya pelopor untuk pembangunanTerusan Suez. Sistem jalan juga turut diperbaharui, dan sebuah jalan raya dibangun menghubungkanSusa, danSardis.Jalan raya ini dikenal sebagaiJalan Kerajaan.

Selain itu, pen-syiling-an dalam bentukdaric (syiling emas), dan jugaShekel (syiling perak) diperkenalkan ke seluruh dunia.Bahasa Persia Kuno turut diperkenalkan, dan diterbitkan di dalam prasasti-prasasti kerajaan.

Di bawah pemerintahanKoresy Agung danDarius yang Agung, Kekaisaran Persia menjadi sebuah kekaisaran yang terbesar dan terkuat didunia zaman itu. Pencapaian utamanya ialah sebuah kekaisaran besar pertama yang mengamalkan sikap toleransi, dan menghormati budaya-budaya, dan agama-agama lain di kawasan jajahannya.

Kekaisaran Iran Ketiga: Kekaisaran Parthia (248 SM – 224 M)

[sunting |sunting sumber]

Parthia bermula denganDinasti Arsacida yang menyatukan, dan memerintah dataran tinggi Iran, yang juga turut menaklukkan wilayah timurYunani pada awal abad ketiga Masehi, dan jugaMesopotamia antara tahun 150 SM, dan 224 M. Parthia juga merupakan musuh bebuyutan Romawi di sebelah timur, dan membatasi bahaya Romawi diAnatolia. Tentara-tentara Parthia terhagi atas dua kelompok berkuda, tentara berkuda yang berperisai, dan membawa senjata berat, dan tentara berkuda yang bersenjata ringan, dan kudanya lincah bergerak. Sementara itu, tentara Romawi terlalu bergantung kepada infanteri, menyebabkan Romawi sukar untuk mengalahkan Parthia. Tetapi, Parthia kekurangan teknik dalam perang tawan, menyebabkan mereka sukar mengawal kawasan taklukan. Perang tersebut menyebabkan kedua belah pihak gagal mengalahkan satu sama lain.

Kekaisaran Parthia tegak selama lima abad (Berakhir pada tahun 224 M), dan raja terakhirnya kalah di tangan kekaisaran lindungannya, yaituSassania.

Kekaisaran Iran Keempat: Kekaisaran Sassania (226–651)

[sunting |sunting sumber]
Ardashir I, pendiriDinasti Sassania

Ardashir I, shah pertamaKekaisaran Sassania, mula membangun kembali ekonomi, dan militer Persia. Wilayahnya meliputi kawasan Iran modern,Irak,Suriah,Pakistan,Asia Tengah, dan wilayahArab. Pada zamanKhosrau II (590-628) pula, kekaisaran ini diperluas hinggaMesir,Yordania,Palestina, danLebanon. Orang-orang Sassanid menamakan kekaisaran merekaErānshahr (atauIranshæhr, "Penguasaan Orang Arya".)

Kekaisaran Sassania pada zaman kegemilangannya.

Sejarah Iran seterusnya diikuti dengan konflik selama enam ratus tahun dengan Kekaisaran Romawi. Menurut sejarawan, Persia kalah dalamPerang al-Qādisiyyah (632 M) diHilla,Iraq.Rostam Farrokhzād, seorang jenderal Persia, dikritik karena keputusannya untuk berperang dengan orang Arab di bumi Arab sendiri. Kekalahan Sassania di Irak menyebabkan tentara mereka tidak keruan, dan akhirnya ini memberi jalan kepadafutuhat Islam atas Persia.

Era Sassania menyaksikan memuncaknyaperadaban Persia, dan merupakan kekaisaran Persia terakhir sebelum kedatanganIslam. Pengaruh, dan kebudayaan Sassania kemudian diteruskan setelah pemelukan Islam oleh bangsa Persia.

Islam Persia dan Zaman Kegemilangan Islam Persia (700–1400)

[sunting |sunting sumber]

Setelah pemelukan Islam, orang-orang Persia mulai membentuk gambaran Islam Persia, di mana mereka melestarikan gambaran sebagai orang Persia tetapi pada masa yang sama juga sebagai muslim. Pada tahun 8 M, Parsi memberi bantuan kepadaAbbassiyah memerangi tentaraUmayyah, karena Bani Umayyah hanya mementingkan bangsa Arab, dan memandang rendah kepada orang Persia. Pada zaman Abbassiyah, orang-orang Persia mula melibatkan diri dalam administrasi kerajaan. Sebagian mendirikan dinasti sendiri.

Pada abad kesembilan, dan kesepuluh, terdapat beberapa kebangkitan ashshobiyyah Persia yang menentang gagasan Arab sebagai Islam, dan Muslim. Tetapi kebangkitan ini tidak menentang identitas seorang Islam. Salah satu dampak kebangkitan ini ialah penggunaanbahasa Persia sebagai bahasa resmi Iran (hingga hari ini.)

Pada zaman ini juga, para ilmuwan Persia menciptakanZaman Kegemilangan Islam. Sementara itu Persia menjadi tumpuan penyebaran ilmu sains, filsafat, dan teknik. Ini kemudian memengaruhi sains di Eropa, dan juga kebangkitanRenaissance.

Bermula pada tahun 1220, Parsi dimasuki oleh tentara Mongolia di bawah pimpinanGenghis Khan, diikuti denganTamerlane, di mana kedua penjelajah ini menyebabkan kemusnahan yang parah di Persia.

Islam Syi'ah, Kekaisaran Safawi, Dinasti Qajar/Pahlavi dan Iran Modern (1501 – 1979)

[sunting |sunting sumber]

Parsi mulai berganti menjadiIslamSyiah pada zamanSafawi, pada tahun 1501. Dinasti Safawi kemudian menjadi salah satu penguasa dunia yang utama, dan mulai mempromosikan industri pariwisata di Iran. Di bawah pemerintahannya, arsitektur Persia berkembang kembali, dan menyaksikan pembangunan monumen-monumen yang indah. Kejatuhan Safawi disusuli dengan Persia yang menjadi sebuah medan persaingan antara kekuasaanKekaisaran Rusia, danKekaisaran Britania (yang menggunakan pengaruhDinasti Qajar). Namun begitu, Iran tetap melestarikan kemerdekaan, dan wilayah-wilayahnya, menjadikannya unik di rantau itu. Modernisasi Iran yang bermula pada lewat abad ke-19, membangkitkan keinginan untuk berubah dari orang-orang Persia. Ini menyebabkan terjadinya Revolusi Konstitusi Persia pada tahun 1905 hingga 1911. Pada tahun 1921,Reza Khan (juga dikenal sebagai Reza Shah) mengambil alih tahta melalui perebutan kekuasaan dari Qajar yang semakin lemah. Sebagai penyokong modernisasi, Shah Reza memulai pembangunanindustri modern, jalan kereta api, dan pendirian sistem pendidikan tinggi di Iran. Malangnya, sikap aristokratik, dan ketidakseimbangan pemulihan kemasyarakatan menyebabkan banyak rakyat Iran tidak puas.

PadaPerang Dunia II, tentara Inggris, dan Uni Soviet menyerang Iran dari 25 Agustus hingga 17 September 1941, untuk membatasi Blok Poros, dan menggagas infrastruktur penggalian minyak Iran. Blok Sekutu memaksa Shah untuk melantik anaknya,Mohammad Reza Pahlavi menggantikannya, dengan harapan Mohammad Reza menyokong mereka.

Malangnya, pemerintahan Shah Mohammad Reza bersifat otokratis. Dengan bantuan dari Amerika, dan Inggris, Shah meneruskan modernisasi Industri Iran, tetapi pada masa yang sama menghancurkan partai-partai oposisi melalui badan intelijennya,SAVAK.AyatollahRuhollah Khomeini menjadi oposisi, dan pengkritik aktif terhadap pemerintahan Shah Mohammad Reza, dan kemudian ia dipenjarakan selama delapan belas bulan. Melalui nasihat jenderalHassan Pakravan, Khomeini dibuang ke luar negeri, dan diantar keTurki, dan selepas itu keIrak.

Revolusi Islam dan Perang Iran-Irak (1979-88)

[sunting |sunting sumber]

Protes menentangShah semakin meningkat, dan akhirnya terjadilahRevolusi Iran.Shah Iran terpaksa melarikan diri ke negara lain setelah kembalinyaImam Khomeini dari pembuangan pada1 Februari1979. Khomeini kemudian mengambil alih kekuasaan, dan membentuk pemerintahan sementara, pada11 Februari yang dikepalaiMehdi Bazargan sebagai perdana menteri. Setelah itu, Khomeini mengadakan pungutan suara untuk membentuk sebuahRepublik Islam. Keputusan undian menunjukkan lebih dari 98% rakyat Iran setuju dengan pembentukan itu. Sistem pemerintahan baru yang dibentuk berasaskan undang-undang Islam, sayangnya hanya diterapkan sebagian.

Tetapi, hubungan Iran dengan Amerika menjadi keruh setelah revolusi ini, terutama saat mahasiswa-mahasiswa Iran menawan kedutaan Amerika pada4 November1979, atas alasan kedutaan itu menjadi pusat intelijen Amerika. Khomeini tidak mengambil tindakan apa pun mengenai tidakan ini sebaliknya memuji mahasiswa-mahasiswa itu. Sebagai balasan, Iran menginginkanShahMohammad Reza Pahlavi dikembalikan ke Iran, tetapi ini tidak mereka setujui. Setelah 444 hari di dalam tawanan, akhirnya para tawanan itu dibebaskan sebagai tindak lanjutDeklarasi Aljir.

Pada saat yang sama,Saddam Hussein, presidenIrak saat itu, mengambil kesempatan di atas kesempitan setelah revolusi Iran, dan juga kekurangan popularitas Iran di negara-negara barat, untuk melancarkan perang atas Iran. Tujuan utama peperangan ini ialah menaklukkan beberapa wilayah yang dituntut Irak, terutamanya wilayahKhuzestan yang kaya dengan sumber minyak. Saddam pula ketika itu mendapat sokongan dariAmerika,Uni Soviet, dan beberapa negara Arab lain. Tentara Iran pula yang suatu masa dahulu merupakan sebuah tentara yang kuat, telah dibubarkan saat itu. Walau bagaimanapun, mereka berhasil mencegah bahaya tentaraIrak seterusnya menaklukkan kembali wilayah Iran yang ditaklukkan Irak. Dalam peperangan ini puluhan ribu nyawa, baik penduduk awam maupun laskar Iran, menjadi korban. Jumlah korban diperkirakan antara 500.000 hingga 1.000.000.

Geografi

[sunting |sunting sumber]
Peta Iran
Peta Iran
Artikel utama:Geografi Iran

Iran berbatasan denganAzerbaijan (panjang perbatasan: 432 km), danArmenia (35 km) di barat laut,Laut Kaspia di utara,Turkmenistan (992 km) di timur laut,Pakistan (909 km), danAfganistan (936 km) di timur,Turki (499 km), danIrak (1.458 km) di barat, dan akhirnyaTeluk Persia, danTeluk Oman di selatan. Luas tanah total adalah 1.648.000 km² (daratan: 1.636.000 km², perairan: 12.000 km²).

Lanskap Iran didominasi olehbarisan gunung yang kasar yang memisahkanbasin drainage ataudataran tinggi yang beragam. Bagian barat yang memiliki populasi terbanyak adalah bagian yang paling bergunung, dengan jajaran gunung sepertiPegunungan Kaukasus,Pegunungan Zagros, danAlborz, Pegunungan Alborz merupakan tempat dimana terdapat titik tertinggi Iran,Gunung Damavand pada 5.604 m. Sebelah timur terdiri darigurun dan dataran rendah yang tak dihuni sepertiDasht-e Kavir yang mengandung mineral garam, dengandanau garam yang kadang muncul.

Ladang lapang luas ditemukan di sepanjang pesisirLaut Kaspia, dan di ujung utaraTeluk Persia, di mana Iran berbatasan dengan sungaiArvand (Shatt al-Arab). Dataran yang lebih kecil, dan terputus ditemukan di sepanjang pesisir Teluk Persia,Selat Hormuz, danLaut Oman.Iklim Iran kebanyakankering atau setengah kering, meskipun ada yangsubtropis sepanjang pesisir Kaspia. Iran dianggap sebagai salah satu dari 15 negara yang membentuk sesuatu yang disebut sebagai tempat lahirnya kebudayaan manusia.

Lanskap Iran memiliki beberapaiklim yang berbeda. Di sisi utara negeri itu (dataran pesisir Kaspia) suhu amat rendah membekukan, dan tetap lembap selama beberapa tahun terakhir. Suhu musim panas jarang mencapai 29 °C. Penguapan tahunan adalah 680 mm di bagian timur dataran, dan lebih dari 1700 mm di sisi barat dataran. Di barat, permukiman-permukiman di lereng Pegunungan Zagros mengalami rendahnya suhu. Daerah-daerah itu memiliki musim dingin yang hebat, dengan rerata suhu harian membekukan, dan curah saljunya keras. Lembah timur, dan tengahnya kering, yang curah hujannya kurang dari 200 mm, dan bergurun. Suhu musim panas rata-rata melebihi 38 °C. Dataran pesisir Teluk Persia, dan Teluk Oman di Iran selatan memiliki musim dingin yang sejuk, dan mengalami musim panas yang lembap, dan panas. Penguapan tahunan berkisar dari 135 mm hingga 355 mm.

Politik

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Pemerintahan dan politik Iran
Artikel utama:Hubungan luar negeri Iran

Iran adalah salah satu di antara anggota pendiriPBB, dan juga kepadaOKI, dan jugaGNB. Sistem politik di Iran berasaskan konstitusi yang dinamakan "Qanun-e Asasi" (Undang-undang Dasar)

Pemerintahan

[sunting |sunting sumber]

Pemimpin Agung

[sunting |sunting sumber]

Pemimpin Agung Iran bertanggung jawab terhadap "kebijakan-kebijakan umum Republik Islam Iran". Ia juga merupakan ketua pasukan bersenjata, dan badan intelijen Iran, dan mempunyai kuasa mutlak untuk menyatakan perang. Ketua kehakiman, stasiun radio, dan rangkaian televisi, ketua polisi, dan tentara, dan enam dari dua belas anggotaMajelis Wali Iran juga dilantik oleh Pemimpin Agung.Majelis Ahli bertanggung jawab memilih, dan juga memecat Pemimpin Agung atas justifikasi kelayakan, dan popularitas individu itu. Majelis ini juga bertanggung jawab memantau tugasan Pemimpin Agung.

Orang kedua terpenting dalamRepublik Islam Iran adalahpresiden. Setiappresiden dipilih melaluipemilihan umum, dan akan memerintah Iran selama empat tahun. Setiap calon presiden mesti mendapat persetujuan dariMajelis Wali Iran sebelum pemilu dilaksanakan agar mereka 'serasi' dengan gagasan negara Islam. Tanggung jawab presiden adalah memastikan konstitusi negara diikuti, dan juga mempraktikkan kekuasaan eksekutif. Tetapi presiden tidak berkuasa atas perkara-perkara yang di bawah kekuasaan Pemimpin Agung.

Presiden melantik, dan mengepalaiKabinet Iran, dan berkuasa membuat keputusan mengenai administrasi negara. Terdapat delapan wakil presiden, dan dua puluh satu menteri yang ikut serta membantu presiden dalam administrasi, dan mereka semua mesti mendapat persetujuan badan perundangan. Tidak seperti negara-negara lain, cabang eksekutif tidak memiliki kekuasaan dalam pasukan bersenjata, tetapi presiden Iran berkuasa melantikMenteri Pertahanan, dan Intelijen, dan harus mendapat persetujuan Pemimpin Agung, dan badan perundangan.

Majelis Wali

[sunting |sunting sumber]

Majlis Wali Iran mempunyai dua belas ahli undang-undang, dan enam dari mereka dilantik oleh Pemimpin Agung. Ketua Kehakiman akan mencadangkan enam anggota cadangan, dan mereka akan dilantik secara resmi oleh parlemen Iran atauMajles. Majelis ini akan menafsirkan konstitusi, dan mempunyai hak veto untuk keputusan, dan keanggotaan parlemen Iran. Jikalau terdapat undang-undang yang tidak sesuai dengan hukumsyariah, maka akan dirujuk kembali oleh parlemen.

Majelis Kebijaksanaan

[sunting |sunting sumber]

Majelis Kebijaksanaan berkuasa untuk menyelesaikan konflik antaraparlemen denganMajelis Wali Iran. Badan ini juga turut menjadi penasihat Pemimpin Agung.

Majles-e Shura-ye Eslami (Majlis Perundingan Islam) mempunyai 290 anggota yang dilantik, dan akan bertugas selama empat tahun. Semua calon Majles, dan ahli undang-undang dari parlemen haruslah mendapat persetujuanMajelis Wali.

Pemimpin Agung akan melantik ketua kehakiman Iran, dan ia pula akan melantik Mahkamah Agung, dan juga ketua penuntut umum. Terdapat beberapa jenis mahkamah di Iran termasuk mahkamah umum yang bertanggung jawab atas kasus-kasus umum, dan kejahatan. Terdapat juga "Mahkamah Revolusi" yang mengadili beberapa kasus tertentu termasuk isu mengenai keselamatan negara.

Majelis Ahli

[sunting |sunting sumber]

Majelis Ahli yang bermusyawarah selama seminggu setiap tahun mempunyai 86 anggota yang ahli dalam ilmu-ilmu agama. Mereka diundi secara umum, dan akan bertugas selama delapan tahun. Majelis ini akan menentukan kelayakan calon-calon presiden, dan anggota parlemen. Majelis ini juga akan mengundi untuk jabatan Pemimpin Agung, dan juga berkuasa untuk memecatnya.

Dewan Kota Setempat

[sunting |sunting sumber]

Majelis setempat akan dipilih secara umum untuk bertugas selama empat tahun di semua kota, dan desa. Kekuasaan majelis ini luas, dari melantik pimpinan kota hinggal menjaga kepercayaan rakyat.

Pembagian administratif

[sunting |sunting sumber]
wilyah-wilayah Iran menurut nomor-nomor di sebelah kiri
wilyah-wilayah Iran menurut nomor-nomor di sebelah kiri

Iran terbagi atas tiga puluhprovinsi yang diperintah seorang gubernur (استاندار, ostāndār). Peta di sebelah tidak menunjukkanprovinsi Hormozgan, (#20 di dalam daftar) yang merupakan sebuah pulau:

1.Tehran
2.Qom
3.Markazi
4.Qazvin
5.Gīlān
6.Ardabil
7.Zanjan
8.Azarbaijan Timur
9.Azarbaijan Barat
10.Kurdistan
11.Hamadān
12.Kermanshah
13.Īlām
14.Lorestān
15.Khūzestān
16.Chaharmahal dan Bakhtiari
17.Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad
18.Bushehr
19.Fārs
20.Hormozgān
21.Sistan dan Baluchestan
22.Kermān
23.Yazd
24.Isfahan
25.Semnān
26.Māzandarān
27.Golestān
28.Khorasan Utara
29.Razavi Khorasan
30.Khorasan Selatan
Artikel utama:Militer Iran

Militer Iran terbagi atas dua pasukan yaitu pasukan militer negara, dan pasukan militer revolusi. Pasukan militer revolusi berjumlah 545.000 jiwa.[12] Kedua-dua pasukan bersenjata ini dibawah kendali Menteri Pertahanan, dan Logistik Pasukan Bersenjata Iran.[13]

Tentara nasional Iran mempunyai 420.000 prajurit yang terbagi atas tiga angkatan utama yaituAngkatan Darat Iran sebanyak 350.000 pasukan,Angkatan Laut Iran sebanyak 18.000 pasukan, danAngkatan Udara Iran sebanyak 52.000 pasukan.[14] Angkatan revolusi mempunyai 125.000 pegawai yang terbagi atas lima cabang yaituPasukan Qods (pasukan khusus),Basij (paramiliter),Angkatan Laut Revolusi,Angkatan Udara Revolusi, danAngkatan Darat Revolusi.[15]

Angkatan Basij adalah tentara paramiliter yang mempunyai anggota penuh 90.000 prajurit, dan juga 30.000 prajurit cadangan ditambah dengan 11 juta pria, dan wanita yang dapat dimobilisasi.[16]

Kekuatan tentara Iran dirahasiakan dari pengetahuan umum. Namun, pada beberapa tahun terakhir, Iran mengumumkan pembangunan beberapa senjata seperti peluru kendaliFajr-3, peluru kendaliKowsar, peluru kendaliFateh-110, peluru kendaliShahab-3, dan beberapa pembangunan jentera militer.

Peluru kendaliFajr-3 berada di antara pembangunan militer Iran yang paling canggih saat ini, yang dibuat di Iran sendiri, dan menggunakan bendalir minyak untuk pembakaran bahan api. Julat peluru kendali ini dirahasiakan.

Ekonomi

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Ekonomi Iran

Ekonomi Iran adalah campuran Ekonomi Perencanaan Sentral dengan sumber minyak, dan perusahaan-perusahaan utamanya dimiliki pemerintahan, dan juga terdapat beberapa perusahaan swasta. Pertumbuhan ekonomi Iran stabil semenjak dua abad yang lalu.

Pada awal abad ke-21, persenan sektor jasa dalam pengeluaran negara kasarnya, PNK, adalah yang tertinggi, diikuti dengan pertambangan, dan pertanian. 45% belanja negara adalah hasil pertambangan minyak, dan gas alam, dan 31% dari cukai. Pada 2004, PNK Iran diperkirakan sebanyak $163 miliar atau $2.440 per kapita.

Rekan dagang Iran adalahTiongkok,Rusia,Jerman,Prancis,Italia,Jepang, danKorea Selatan. Sementara itu, semenjak lewat 90-an, Iran mulai meningkatkan kerja sama ekonomi dengan beberapa negara berkembang termasukSuriah,India, danAfrika Selatan.

Komunikasi dan pengangkutan

[sunting |sunting sumber]
Peta menunjukkan jalan raya dan jalan kereta api utama di Iran.

Jaringan jalan raya di Iran adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan menghubungkan kota-kota utama, dan kawasan-kawasan luar kota. Pada 2002, Iran mempunyai 178.152 km jalan raya, dan 66% beraspal. Sementara itu terdapat 30 pengguna kereta bagi setiap 1000 penduduknya. Jalan KA di Iran sepanjang 6.405 km (3.980 mil). Pelabuhan utama Iran ialah pelabuhanBandar Abbas yang terletak diSelat Hormuz. Pelabuhan ini dihubungkan dengan sistem jalan raya, dan jalan kereta api untuk pengangkutan kargo. Jaringan kereta api Tehran-Bandar Abbas dibangun pada 1995 yang menghubungkan Bandar Abbas dengan seluruh Iran, dan Asia Tengah melewati Teheran, dan Masyhad. Pelabuhan-pelabuhan lain ialah pelabuhanBandar Anzali diLaut Kaspia, pelabuhanBandar Turkmen juga berhadapan dengan Laut Kaspia, dan pelabuhan korramshahr, dan pelabuhan Bandar Khomeyni diTeluk Persia. Kota-kota utama di Iran juga dihubungkan dengan Pengangkutan Udara.Iran Air adalah maskapai penerbangan kebangsaan Iran yang bertanggungjawab dalam pengangkutan udara di Iran, dan luar Iran. Sistem transit pula terdapat di semua bandar-bandar utama sedangkanTeheran,Masyhad,Syiraz,Tabriz,Ahwaz, danIsfahan sedang dalam proses membangun jalan kereta api bawah tanah.

Demografi

[sunting |sunting sumber]
Provinsi Iran menurut populasi, 2014.
Provinsi Iran menurut kepadatan penduduk, 2013.
Artikel utama:Demografi Iran
1956–2011
TahunJumlah
Pend.  
±% p.a.  
195618,954,704    
196625,785,210    
197633,708,744    
198649,445,010    
199660,055,488    
200670,495,782    
201175,149,669    
Sumber: United Nations Demographic Yearbook[17]

Iran adalah negara yang beragam, terdiri dari banyak kelompok agama dan etnis yang bersatu melaluibahasa dan budaya bersama Iran.[18]

Populasi Iran tumbuh pesat pada paruh kedua abad ke-20, meningkat dari sekitar 19 juta pada tahun 1956 menjadi sekitar 75 juta pada tahun 2009.[19][20] Namun,tingkat kelahiran Iran telah menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang mengarah ke tingkat pertumbuhan penduduk—pada Juli 2012—sekitar 1,29%.[21] Studi-studi memproyeksikan bahwa pertumbuhan akan terus melambat sampai stabil di atas 105 juta pada tahun 2050.[22][23]

Iran menjadi tempat tinggal salah satu populasipengungsi terbesar di dunia, dengan lebih dari satu juta pengungsi, sebagian besar dariAfghanistan danIrak.[24] Sejak tahun 2006, para pejabat Iran telah bekerja denganUNHCR dan pejabat Afghanistan untukrepatriasi mereka.[25] Menurut perkiraan, sekitar lima juta warga Iran telah beremigrasi ke negara-negara lain, terutama sejak Revolusi 1979.[26][27]

MenurutKonstitusi Iran, pemerintah wajib memberikan setiap warga negara akses kejaminan sosial yang meliputi pensiun, pengangguran, usia tua,cacat, kecelakaan, bencana, kesehatan dan perawatan medis dan layanan perawatan.[28] Ini ditutupi olehpenerimaan pajak dan penghasilan yang diperoleh dari kontribusi masyarakat.[29]

Artikel utama:Bahasa di Iran

Mayoritas penduduk berbahasaPersia, yang juga merupakanbahasa resmi negara. Lainnya termasuk penutur dari sisarumpun bahasa Iran dalamrumpun bahasa Indo-Eropa yang lebih besar, dan bahasa dari etnis lainnya di Iran.

Di Iran utara, sebagian besar terbatas pada provinsiGilan danMazenderan, bahasaGilaki danMazenderani secara luas diucapkan. Mereka memiliki kedekatan denganbahasa Kaukasia tetangga. Di bagianGilan,bahasa Talysh juga digunakan secara luas, yang membentang sampai ke negara tetanggaAzerbaijan.Bahasa Kurdi digunakan secara luas diProvinsi Kurdistan dan sekitarnya. DalamKhuzestan,banyak dialek Persia yang berbeda dituturkan.Bahasa Luri danLari diucapkan di barat daya dan selatan Iran.

Rumpun bahasa Turki dan dialeknya, yang paling pentingTurki Azerbaijan yang sejauh ini bahasa yang paling diucapkan di negara itu setelah Persia,[30] dituturkan di berbagai wilayah di Iran, tetapi terutama luas dan dominan digunakan di provinsiAzerbaijan.

Bahasa minoritas penting di Iran termasukArmenia,Georgia,Neo-Aram, danArab.Arab Khuzi dituturkan oleh orang-orangArab di Khuzestan, dan kelompok yang lebih luas dariArab Iran.Bahasa Sirkasia juga pernah digunakan secara luas oleh minoritas besar Sirkasia, tetapi, karena asimilasi selama bertahun-tahun, tidak ada jumlah yang cukup besar dari Sirkasia yang menuturkan bahasa itu lagi.[31][32][33][34]

Persentase bahasa lisan terus menjadi titik perdebatan, karena banyak memilih bahwa mereka adalah bermotif politik; terutama mengenai etnis terbesar dan terbesar kedua di Iran, Persia danAzerbaijan. Persentase berikut menurutCIAWorld Factbook: 53%Persia, 16%Turki Azerbaijan, 10%Kurdi, 7%Mazenderani danGilaki, 7%Luri, 2%Turkmen, 2%Balochi, 2%Arab, dan 2% sisanyaArmenia,Georgia,Neo-Aram, danSirkasia.[35]

Kelompok etnis

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Etnis di Iran

Seperti dengan bahasa lisan, komposisi kelompok etnis juga tetap menjadi titik perdebatan, terutama mengenai kelompok etnis terbesar dan terbesar kedua, Persia dan Azerbaijan, karena kurangnya sensus pemerintah Iran berdasarkan etnis.CIA World Factbook memperkirakan bahwa sekitar 79% dari populasi Iran adalahkelompok etno-linguistikIndo-Eropa beragam yang terdiri dari penuturrumpun bahasa Iran,[36] denganPersia (termasukMazenderani danGilak) merupakan 61% dari populasi,Kurdi 10%,Lur 6%, danBaloch 2%. Masyarakat dari kelompok etno-linguistik lainnya membuat sisanya 21%, denganAzerbaijan 16%,Arab 2%,Turkmen dansuku-suku Turki 2%, dan lain-lain 1% (sepertiArmenia,Talysh,Georgia,Sirkasia,Asiria).[37]

Perpustakaan Kongres mengeluarkan perkiraan yang sedikit berbeda: Persia 65% (termasuk Mazenderanis, Gilaks dan talysh), Azerbaijan 16%, Kurdi 7%, Lur 6%,Baluchi 2%; kelompok-kelompok suku Turki sepertiQashqai 1%, dan Turkmen 1%; dan non-Iran, kelompok non-Turki seperti Armenia, Georgia, Asiria, Sirkasia, dan Arab kurang dari 3%. Ini ditentukan bahwa Persia adalah bahasa pertama minimal 65% dari penduduk negara itu, dan merupakan bahasa kedua bagi sebagian besar 35% sisanya.[38]

Berkas:Ethnicities and religions in Iran.png
Persebaran suku bangsa danAgama di Iran.

Estimasi non-pemerintah lainnya mengenai kelompok selain Persia dan Azerbaijan secara kasarcongruate dengan The World Factbook dan Perpustakaan Kongres. Namun, banyak estimasi ilmiah dan organisasi mengenai jumlah kedua kelompok berbeda secara signifikan dari sensus disebutkan. Menurut banyak dari mereka, jumlah etnis Azerbaijan di Iran terdiri antara 21,6-30% dari total penduduk, dengan mayoritas pada 25%.c[39]d[40][41][42][43][44] Dalam kasus apa pun, populasi terbesar dari bangsa Azerbaijan di dunia hidup di Iran.

Lihat pula:Islamisasi Iran

Secara historis,agama Proto-Iran danZoroastrianisme danManichaeisme berikutnya adalah agama yang dominan di Iran, khususnya selama kekaisaranMedian,Achaemenid,Parthia danSassania. Ini berubah setelah jatuhnya Kekaisaran Sassania olehpenaklukan Islam dari Iran. Iran adalah Sunni sampai konversi negara (serta orang-orang dari apa yang sekarang negara tetangga Republik Azerbaijan) ke Islam Syiah dengan pemerintahandinasti Safawiyah pada abad ke-16.[45]

Hari ini, Islam SyiahDua Belas Imam adalahagama resmi negara, yang dipeluk sekitar 90% sampai 95%[46][47] penduduk. Sekitar 4% sampai 8% dari populasi adalahMuslim Sunni, terutamaKurdi dan Baloch. Sisanya 2% adalahagama minoritas non-Muslim, termasukKristen,Yahudi,Baha'i,Mandean,Yezidi,Yarsani, danZoroaster.[35][48]

Yudaisme memiliki sejarah panjang di Iran, kembali kePenaklukan Achaemenid dari Babilonia. Meskipun banyak yang meninggalkan Iran pada pembentukan Negara Israel dan Revolusi 1979, sekitar 8.756 orang Yahudi tetap di Iran, menurut sensus terakhir.[49] Iran memiliki populasi Yahudi terbesar di Timur Tengah di luar Israel.[50]

Sekitar 250.000-370.000 orang Kristen berada di Iran,[51][52] dan itu adalah agama minoritas yang terbesar yang diakui di negara ini. Kebanyakan dari latar belakangArmenia dengan minoritas yang cukup besar dariAsiria juga.[53]

Kristen, Yahudi, Zoroastrianisme, dan Islam Sunni secara resmi diakui oleh pemerintah, dan mendapat kursi di Parlemen Iran.[54] Tapi Agama Bahá'í, yang dikatakan sebagai agama minoritas terbesar non-Muslim di Iran,[55] tidak secara resmi diakui, dan telah dianiaya selama keberadaannya di Iran sejak abad ke-19. Sejak Revolusi 1979,penganiayaan Bahai telah meningkat dengan eksekusi, pengingkaran hak-hak sipil dan kebebasan, dan penolakan akses ke pendidikan tinggi dan pekerjaan.[56][57][58]

Pemerintah belum merilis statistik mengenaiketidakberagamaan. Namun, jumlah penduduk yang tidak beragama tumbuh dan lebih tinggi didiaspora, terutama di kalanganorang Amerika Iran.[59][60]

Kota-kota utama

[sunting |sunting sumber]

Iran mempunyai tingkat pertumbuhan penduduk di kawasan kota tertinggi di dunia. Dari tahun 1950 hingga tahun 2002, persenan penduduk kota meningkat dari 27% hingga 60%.[61][62] PBB memperkirakan pada tahun 2030, populasi di kota akan mencapai 80% dari jumlah keseluruhan penduduk Iran.[62] Tumpuan migrasi dalam negeri pula ialahTeheran yang merupakan kota terbesar di Iran. Teheran mempunyai penduduk sebanyak 7.160.094, dan kawasanmetropolisnya pula sebanyak 14 juta. Kebanyakan industri Iran bertumpu di kota ini. Di antaranya ialah industri otomobil, elektronik, dan listrik, pembuatan senjata api, tekstil, dan industri kimia. Berikut adalah 8 kota terbesar Iran beserta jumlah penduduknya.

Budaya

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Budaya Iran

Sebagai negara yang tua, Iran mempunyai sejarah yang panjang dalamkesenian,musik,puisi,filsafat, danideologi.

Kebudayaan Iran telah lama memengaruhi kebudayaan-kebudayaan lain diTimur Tengah danAsia Tengah. Pada masa pra-Islam, Iran adalah salah satu kekaisaran terkuat di dunia karena prestasinya menguasai wilayah dariAsia Selatan melewati Timur Tengah hingga penjuruBalkan diEropa danMesir.Bahasa Persia, salah satu bahasa tertua di dunia, berdampak kuat pada perkembanganbahasa Armenia, sementara pemerintahanKoresh yang Agung dicirikan dengan adanya prasasti pertama tentanghak asasi manusia beserta pemulanganBani Israil dariMesopotamia kembali kePalestina yang membuatnya dianugerahkan gelarMesias dan memengaruhi perkembanganAlkitab Ibrani. Setelah Islam diperkenalkan, bahasa Persia bukannya lenyap seperti yang terjadi pada bahasa-bahasa lain di Timur Tengah, tetapi malah menjadi bahasa pertama yang dapat mendobrak dominasibahasa Arab dalam budaya Islam. Kebanyakan karya tulis Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Persia sebelum diterjemahkan lagi ke bahasa-bahasa lain, dan literatur orisinal Persia juga berkembang pesat;Shahnameh, sebuah karya mengenai sejarah negara Iran yang ditulisFerdowsi adalah salah satu contoh. Setelah budaya Arab meredup pada akhirZaman Kejayaan Islam, Iran menjadi tempat perantara budaya Islam sebelum disebarkan keAsia Tengah danAsia Selatan; alhasil, bahasa Persia menjadi bahasa kelas atas di daerah sana, paling tidak sampaiBangsa Turk mulai mendominasi kawasan Asia Tengah dan Eropa, dan mereka sekalipun juga terpengaruh, ditunjukkan olehbahasa Turki Utsmaniyah, di mana setengah dari kosakatanya adalah kata serapan dari bahasa Persia.

Kesusasteraan Iran juga tidak kurang hebatnya. Sastrawan Iran yang terkenal ialahRumi, danSaadi. Mereka merupakan ahliSufi, dan banyak menyumbang dalam puisi-puisiSufi.

Lihat pula

[sunting |sunting sumber]

Bibliografi

[sunting |sunting sumber]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. Temperman 2010, hlm. 87.
  2. "Surface water and surface water change".Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 March 2021. Diakses tanggal11 October 2020.
  3. "Iran Population (2025)".Worldometer.
  4. 1234"World Economic Outlook Database, April 2025 Edition. (Iran)".International Monetary Fund. 22 April 2025. Diakses tanggal30 May 2025.
  5. "Gini Index coefficient".The World Factbook.Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 July 2021. Diakses tanggal24 September 2024.
  6. "Human Development Report 2025"(PDF).United Nations Development Programme. 6 May 2025.Diarsipkan(PDF) dari versi aslinya tanggal 6 May 2025. Diakses tanggal6 May 2025.
  7. "Middle East: Iran — The World Factbook - Central Intelligence Agency".www.cia.gov. Diarsipkan dariasli tanggal 3 Februari 2012. Diakses tanggal4 Oktober 2016.
  8. A. Fishman, Joshua (2010).Handbook of Language and Ethnic Identity: Disciplinary and Regional Perspectives (Volume 1).Oxford University Press. hlm. 266.ISBN 978-0195374926." "Iran" and "Persia" are synonymous" The former has always been used by the Iranian speaking peoples themselves, while the latter has served as the international name of the country in various languages
  9. Mallory 1991, hlm. 125.
  10. Yarshater, EhsanPersia or Iran, Persian or FarsiDiarsipkan 2010-10-24 diWayback Machine.,Iranian Studies, vol. XXII no. 1 (1989)
  11. Majd, Hooman,The Ayatollah Begs to Differ: The Paradox of Modern Iran, oleh Hooman Majd, Knopf Doubleday Publishing Group, 23 September 2008,ISBN0385528426, 9780385528429. hlm.161
  12. IISS Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, p.187
  13. "Salinan arsip". Diarsipkan dariasli tanggal 2008-12-16. Diakses tanggal2007-05-23.
  14. IISS Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, m/s:187
  15. Military Balance 2006, Routledge for the IISS, London, 2006, m/s:187
  16. "Niruyeh Moghavemat Basij - Mobilisation Resistance Force". Diarsipkan dariasli tanggal 2011-04-30. Diakses tanggal2007-05-23.
  17. "United Nations Statistics Division – Demographic and Social Statistics".un.org. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-12-27. Diakses tanggal2015-10-26.
  18. "Encyclopaedia Iranica. R. N. Frye. Peoples of Iran". Iranicaonline.org. Diarsipkan dariasli tanggal 2019-05-17. Diakses tanggal14 September 2011.
  19. Asia-Pacific Population Journal, United Nations."A New Direction in Population Policy and Family Planning in the Islamic Republic of Iran". Diarsipkan dariasli tanggal 2009-02-14. Diakses tanggal14 April 2006.
  20. "Iran – population". Countrystudies.us. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-12-27. Diakses tanggal18 June 2011.
  21. "Iran – کاهش غیرمنتظره نرخ رشد جمعیت در ایران". DW Persian. Diarsipkan dariasli tanggal 2020-04-09. Diakses tanggal19 July 2012.
  22. U.S. Bureau of the Census, 2005. Unpublished work tables for estimating Iran’s mortality. Washington, D.C.:Population Division, International Programs Center
  23. Iran News, Payvand.com."Iran's population growth rate falls to 1.5 percent: UNFP". Diarsipkan dariasli tanggal 2016-12-27. Diakses tanggal18 October 2006.
  24. "Afghanistan-Iran: Iran says it will deport over one million Afghans". Irinnews.org. 4 March 2008. Diarsipkan dariasli tanggal 2011-09-02. Diakses tanggal21 June 2013.
  25. United Nations, UNHCR."Tripartite meeting on returns to Afghanistan". Diarsipkan dariasli tanggal 2018-10-03. Diakses tanggal14 April 2006.;
  26. Manouchehr Ganji (2002).Defying the Iranian Revolution: From a Minister to the Shah to a Leader of Resistance. Greenwood Publishing Group. hlm. 210.ISBN 978-0-275-97187-8. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-02-11. Diakses tanggal2016-10-04.
  27. "Migration Information Institute: Characteristics of the Iranian Diaspora". Migrationinformation.org. Diarsipkan dariasli tanggal 2014-02-15. Diakses tanggal18 June 2011.
  28. "Iran Social Security System"(PDF). World Bank. 2003. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2016-11-11. Diakses tanggalNovember 30, 2015.
  29. Aurelio Mejía (2013)."Is tax funding of health care more likely to be regressive than systems based on social insurance in low and middle-income countries?".Universidad de Antioquia. Diarsipkan dariasli tanggal 2015-12-16. Diakses tanggalNovember 30, 2015.
  30. Annika Rabo,Bo Utas.The Role of the State in West AsiaDiarsipkan 2023-02-11 diWayback Machine. Swedish Research Institute in Istanbul, 2005ISBN 91-86884-13-1
  31. Encyclopedia of the Peoples of Africa and the Middle EastDiarsipkan 2023-02-11 diWayback Machine. Facts On File, IncorporatedISBN 1-4381-2676-X p 141
  32. Oberling, Pierre (7 February 2012)."Georgia viii: Georgian communities in Persia".Encyclopaedia Iranica. Diarsipkan dariasli tanggal 2013-05-17. Diakses tanggal9 June 2014.
  33. "Circassian". Official Circassian Association. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal9 June 2014.
  34. Chardin, Sir John (June 1997)."Persians: Kind, hospitable, tolerant flattering cheats?".The Iranian. Diarsipkan dariasli tanggal 20 June 1997. Diakses tanggal9 June 2014. Excerpted from:
  35. 12Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaCIA
  36. J. Harmatta in "History of Civilizations of Central Asia", Chapter 14,The Emergence of Indo-Iranians: The Indo-Iranian Languages, ed. by A. H. Dani & V.N. Masson, 1999, p. 357
  37. "The World Factbook: Iran".CIA. 2012. People and Society. Diarsipkan dariasli tanggal 19 November 2012.
  38. "Country Profile: Iran"(PDF). Washington, D.C.:Federal Research Division,Library of Congress. May 2008. hlm. xxvi. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2019-04-12. Diakses tanggal9 June 2014.
  39. "Results a new nationwide public opinion survey of Iran"(PDF).New America Foundation. June 12, 2009. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2013-07-23. Diakses tanggal13 August 2013.
  40. "Azeris".Minority Rights Group International. 2009. Diarsipkan dariasli tanggal 2013-09-21. Diakses tanggal16 October 2013.
    • Shaffer, Brenda (2003). Borders and Brethren: Iran and the Challenge of Azerbaijani Identity. MIT Press. pp. 221–225.ISBN 0-262-19477-5 "There is considerable lack of consensus regarding the number of Azerbaijanis in Iran ... Most conventional estimates of the Azerbaijani population range between one-fifth to one-third of the general population of Iran, the majority claiming one-fourth." – "Azerbaijani student groups in Iran claim that there are 27 million Azerbaijanis residing in Iran."
    • Minahan, James (2002). Encyclopedia of the Stateless Nations: S-Z. Greenwood Publishing Group. p. 1765.ISBN 978-0-313-32384-3 "Approximately (2002e) 18,500,000 Southern Azeris in Iran, concentrated in the northwestern provinces of East and West Azerbaijan. It is difficult to determine the exact number of Southern Azeris in Iran, as official statistics are not published detailing Iran's ethnic structure. Estimates of the Southern Azeri population range from as low as 12 million up to 40% of the population of Iran – that is, nearly 27 million..."
  41. Rasmus Christian Elling, Minorities in Iran: Nationalism and Ethnicity after Khomeini, Palgrave Macmillan, 2013. Excerpt: "The number of Azeris in Iran is heavily disputed. In 2005, Amanolahi estimated all Turkic-speaking communities in Iran to number no more than 9 million. CIA and Library of congress estimates range from 16 percent to 24 percent – that is, 12–18 million people if we employ the latest total figure for Iran's population (77.8 million). Azeri ethnicsts, on the other hand, argue that overall number is much higher, even as much as 50 percent or more of the total population. Such inflated estimates may have influenced some Western scholars who suggest that up to 30 percent (that is, some 23 million today) Iranians are Azeris."Diarsipkan 2023-02-11 diWayback Machine.
  42. Ali Gheissari.Contemporary Iran: Economy, Society – Politics: Economy, Society, Politics. Page 300. "Azeri ethnonationalist activist, however, claim that number to be 24 million, hence as high as 35 percent of the Iranian population." Oxford University Press. 2 April 2009.
  43. "Iran"(PDF).New America Foundation. June 12, 2009. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2013-07-23. Diakses tanggal31 August 2013.
  44. Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaAbdullah2014
  45. Walter Martin (1 October 2003).Kingdom of the Cults, The. Baker Books. hlm. 421.ISBN 978-0-7642-2821-6. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-02-11. Diakses tanggal24 June 2013.Ninety-five percent of Iran's Muslims are Shi'ites.
  46. Bhabani Sen Gupta (1987).The Persian Gulf and South Asia: prospects and problems of inter-regional cooperation. South Asian Publishers. hlm. 158.ISBN 978-81-7003-077-5.Shias constitute seventy-five percent of the population of the Gulf. Of this, ninety-five percent of Iranians and sixty of Iraqis are Shias.
  47. Contrera, Russell."Saving the people, killing the faith".The Holland Sentinel. Holland, MI. Diarsipkan dariasli tanggal 6 March 2012. Diakses tanggal2015-03-07.
  48. "Jewish woman brutally murdered in Iran over property dispute".The Times of Israel. November 28, 2012. Diarsipkan dariasli tanggal 2020-04-30. Diakses tanggalAug 16, 2014.A government census published earlier this year indicated there were a mere 8,756 Jews left in Iran
  49. "In Iran, Mideast's largest Jewish population outside Israel finds new acceptance by officials". Diarsipkan dariasli tanggal 2015-10-14. Diakses tanggal2015-09-01.
  50. "Iran Population 2015".World Population Review. 2015. Diarsipkan dariasli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggalNovember 29, 2015.
  51. Country Information and Guidance "Christians and Christian converts, Iran" December 2014. p.9
  52. U.S. State Department (26 October 2009)."Iran – International Religious Freedom Report 2009". The Office of Electronic Information, Bureau of Public Affair. Diarsipkan dariasli tanggal 2009-10-29. Diakses tanggal1 December 2009.
  53. Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaColin Brock p 99
  54. International Federation for Human Rights (1 August 2003)."Discrimination against religious minorities in Iran"(PDF). fdih.org. hlm. 6. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2006-10-31. Diakses tanggal17 January 2009.
  55. International Federation for Human Rights (1 August 2003)."Discrimination against religious minorities in Iran"(PDF). fdih.org. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2006-10-31. Diakses tanggal19 March 2007.
  56. Iran Human Rights Documentation Center (2007)."A Faith Denied: The Persecution of the Bahá'ís of Iran"(PDF). Iran Human Rights Documentation Center. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2007-06-11. Diakses tanggal19 March 2007.
  57. Kamali, Saeed (27 February 2013)."Bahá'í student expelled from Iranian university 'on grounds of religion'". Guardian. Diarsipkan dariasli tanggal 2013-07-05. Diakses tanggal21 June 2013.
  58. Public Opinion Survey of Iranian Americans. Public Affairs Alliance of Iranian Americans (PAAIA)/Zogby, December 2008. Retrieved April 11, 2014.
  59. "Disparaging Islam and the Iranian-American Identity: To Snuggle or to Struggle". payvand.com. 21 September 2009. Diarsipkan dariasli tanggal 2014-05-08.
  60. Payvand.""Iran: Focus on reverse migration"". Diarsipkan dariasli tanggal 2006-03-26. Diakses tanggal2006-04-17.
  61. 12Cultural Heritage New Agency.""Tourism and Travel: About Iran"". Diarsipkan dariasli tanggal 2006-08-23. Diakses tanggal17 April 2006.

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenaiایران.
Wikiwisata memiliki panduan wisataIran.
Artikel yang terkait dengan Iran
 Turki Armenia, Azerbaijan,Laut Kaspia Turkmenistan
 Irak Afganistan
Barat
  Iran 
Timur
 KuwaitTeluk Persia,Teluk Oman Pakistan
Negara
berdaulat
Asia Tenggara
Asia Timur
Asia Selatan
Asia Tengah
Asia Barat
Lintas benua
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain
1 Terkadang dimasukkan keEropa, tergantung definisi perbatasan.2 Terkadang dimasukkan keOseania.3 Negaralintas benua.
Anggota
Pengamat
Negara
Organisasi/komunitas muslim
Institusi Islam
Organisasi internasional
Internasional
Nasional
Geografis
Akademik
Seniman
Orang
Lain-lain
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iran&oldid=28938687"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp