Asal-usul Internet berasal daripenelitian yang ditugaskan olehpemerintah federal Amerika Serikat pada tahun 1960-an untuk membangunkomunikasi yang kuat dan toleran terhadap kesalahan denganjaringan komputer.[1] Jaringan prekursor utama,ARPANET, awalnya berfungsi sebagai tulang punggung untukinterkoneksi jaringan akademik danmiliter regional pada 1980-an. PendanaanNational Science Foundation Network sebagai tulang punggung baru pada 1980-an, serta pendanaanswasta untuk ekstensikomersial lainnya, mendorong partisipasi dunia dalam pengembangan teknologi jaringan baru, dan penggabungan banyak jaringan.[2] Keterkaitan jaringan komersial dan perusahaan pada awal 1990-an menandai dimulainya transisi ke internet modern,[3] dan menghasilkan pertumbuhan eksponensial yang berkelanjutan ketika generasi komputer institusional,personal, danseluler terhubung ke jaringan. Meskipun internet banyak digunakan olehakademisi sejak 1980-an, komersialisasi memasukkan layanan dan teknologinya ke dalam hampir setiap aspek kehidupan modern.
Internet tidak memiliki tata kelola terpusat tunggal dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan penggunaan; setiap jaringan konstituen menetapkan kebijakannya sendiri.[4] Definisi melampaui batas dari dua ruang nama utama di Internet, ruangalamat Protokol Internet (alamat IP) danSistem Penamaan Domain (DNS), diarahkan oleh organisasi pengelola,Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Dasar-dasar teknis dan standardisasi protokol inti adalah kegiatan dariInternet Engineering Task Force (IETF), sebuah organisasi nirlaba dari para peserta internasional yang berafiliasi secara terbuka yang dapat diajak bekerjasama oleh siapa saja dengan kontribusi berkeahlian teknis.[5] Pada November 2006, Internet dimasukkan ke dalam daftarNew Seven Wonders dariUSA Today.[6]
Ketika istilahInternet digunakan untuk merujuk pada sistem global spesifik dari jaringanInternet Protocol (IP) yang saling berhubungan, kata tersebut adalahkata benda yang tepat[7] yang harus ditulis dengan huruf kapital awal. Dalam penggunaan umum dan media, sering kali tidak dikapitalisasi, yaitu,internet. Beberapa panduan menentukan bahwa kata tersebut harus ditulis dengan huruf besar bila digunakan sebagai kata benda, tetapi tidak ditulis dengan huruf besar saat digunakan sebagai kata sifat.[8] Internet juga sering disebut sebagaiNet, sebagai bentuk singkatan darinetwork. Secara historis, pada awal tahun 1849, katainternetted digunakan tanpa kapitalisasi sebagai kata sifat, yang berartisaling terkait atauterjalin.[9] Para perancang jaringan komputer awal menggunakaninternet baik sebagai kata benda dan kata kerja dalam bentuk singkatan dariinternetwork atauinternetworking, yang berarti interkoneksi jaringan komputer.[10]
IstilahInternet danWorld Wide Web sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari; adalah yang umum jika ada yang berbicara tentang "pergi ke Internet" ketika menggunakanperamban web untuk melihathalaman web. Namun,World Wide Web atauWeb hanyalah salah satu dari sejumlah besar layanan Internet. Web adalah kumpulan dokumen yang saling berhubungan (halaman web) dan sumberdaya web lainnya, dihubungkan olehhyperlink danURL.[11] Sebagai titik perbandingan lain,Hypertext Transfer Protocol, atau HTTP, adalah bahasa yang digunakan di Web untuk transfer informasi, tetapi itu hanyalah salah satu dari banyak bahasa atau protokol yang dapat digunakan untuk komunikasi di Internet.[12] IstilahInterweb adalahportmanteauInternet danWorld Wide Web yang biasanya digunakan secara sarkastis untuk memarodikan pengguna yang secara teknis kurang beruntung.
Kolaborasi internasional awal untuk ARPANET jarang terjadi. Pengembang Eropa khawatir dengan pengembangan jaringanX.25.[35] Pengecualian penting adalah Norwegian Seismic Array (NORSAR) pada Juni 1973, diikuti pada tahun 1973 oleh Swedia dengan tautan satelit ke Stasiun BumiTanum dan kelompok risetPeter T. Kirstein di Inggris, awalnya diInstitute of Computer Sains,Universitas London dan kemudian diUniversity College London.[36][37][38] Pada bulan Desember 1974,RFC675 (Spesifikasi Program Kontrol Transmisi Internet), olehVinton Cerf, Yogen Dalal, dan Carl Sunshine, menggunakan istilahinternet sebagai singkatan untukinternetworking dan kemudianRFC mengulangi penggunaan ini.[39] Akses ke ARPANET diperluas pada tahun 1981 ketikaNational Science Foundation (NSF) mendanaiComputer Science Network (CSNET). Pada tahun 1982,Internet Protocol Suite (TCP/IP) distandardisasi, yang memungkinkan proliferasi jaringan interkoneksi di seluruh dunia. Akses jaringan TCP/IP diperluas lagi pada tahun 1986 ketikaNational Science Foundation Network (NSFNet) menyediakan akses ke situssuperkomputer di Amerika Serikat untuk para peneliti, pertama dengan kecepatan 56 kbit/dtk kemudian di 1,5 Mbit/dtk dan 45 Mbit/dtk.[40]Penyedia layanan Internet komersial (ISP) muncul pada akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an. ARPANET dinonaktifkan pada tahun 1990.
Internet berkembang pesat di Eropa dan Australia pada pertengahan hingga akhir tahun 1980-an[41][42] dan ke Asia pada akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an.[43] Awal komunikasitransatlantik khusus antara NSFNET dan jaringan di Eropa didirikan dengan menghubungkan satelit berkecepatan rendah antaraPrinceton University danStockholm, Swedia pada Desember 1988.[44] Meskipun protokol jaringan lain sepertiUUCP memiliki jangkauan global yang jauh sebelum waktu ini, ini menandai berawalnya Internet sebagai jaringan antarbenua.
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk olehDepartemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasisUNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunanprotokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadiperang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute,University of California,Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semuauniversitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluanmiliter dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Internet pada saat ini
Representasi grafis dari jaringanWWW (hanya 0.0001% saja).
Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincanganInternet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagaiRFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti,IP,TCP,UDP,DNS,PPP,SLIP,ICMP,POP3,IMAP,SMTP,HTTP,HTTPS,SSH,Telnet,FTP,LDAP, danSSL.
Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialahemail/surat elektronik,Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing),WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger,IRC,MUD, danMUSH. Di antara semua ini,email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, sepertimilis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui programpengirim pesan instan sepertiCamfrog,Pidgin (Gaim),Trilian,Kopete,Yahoo! Messenger,MSN MessengerWindows Live Messenger,Twitter,Facebook dan lain sebagainya.
Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah sepertiIRC,ICQ,AIM,CDDB, danGnutella.
Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukanmesin pencari sepertiGoogle, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem.
Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan namae-commerce.
Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melaluie-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah tersebut sangat diuntungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula ditingkatkan kesejahteraannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.[butuh rujukan]
Tata tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan namaNettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilahnetiket.
Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).
Isu moral dan undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya.Pelanggaran hak cipta,pornografi,pencurian identitas, danpernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga.Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-temanmengobrol IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan daring, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan olehArmin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.
Akses Internet
Anak-anak sedang menggunakan komputer untuk mengakses Internet.
Negara dengan akses Internet yang terbaik termasukKorea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), danSwedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitudial-up, danjalurlebar.Di Indonesia, seperti negara berkembang di mana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat "jebakan" agar pengguna Internet tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access sepertiwarnet, cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan perkantoran.
Di samping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui ponsel menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia).Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan.Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh. Dalam hal ini, ukuran besarnya kapasitas yang diunduh untuk akses kecepatan internet terdri dari bps, Kbps, Mbps, dan Gbps. Masing-masing tersebut memiliki satuan yang mengandung makna dan nilai yang berbeda. Sedangkan satuan lainnya, diawali dengan Kilo, Mega, dan Giga. Lalu diakhiri dengan bit per sekon (bps) yang merupakan masing-masing satuan kecepatan transfer data kecepatan internet. Dengan mengetahui akses internet, masyarakat sebagai pengguna internet tentu bisa memilih koneksi internet terbaik.[45]
Penggunaan Internet di tempat umum
Internet juga makin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan Internet termasukperpustakaan, dan Internet cafe/warnet (juga disebutCyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.
Internet memberikan dampak buruk pada manusia khususnya bagi kemampuanmembaca. Kemudahan yang diberikan oleh internet dalam akses data membuat manusia cenderung mencari informasi melalui internet dan tidak lagi mencari informasi melalui buku cetak. Kemampuan membaca manusia mengalami penurunan dikarenakan sumber-sumber informasi dapat diperoleh langsung melalui internet. Sumber informasi juga beralih dari buku cetak ke internet. Pada penerbitan modern, sebagian besar penulis memilih menggunakan sumber informasi dari internet. Kemudahan pencarian sumber informasi dan penyusunan informasi dari internet menjadi sebuah bacaan membuat manusia mengalami penurunan kemampuan membaca. Kemampuan yang mengalami penurunan utamanya pada kualitas bacaan.[46]
↑"HTML 4.01 Specification". World Wide Web Consortium. Diarsipkan dariasli tanggal 6 October 2008. Diakses tanggal13 August 2008.[T]he link (or hyperlink, or Web link) [is] the basic hypertext construct. A link is a connection from one Web resource to another. Although a simple concept, the link has been one of the primary forces driving the success of the Web.
↑Whiteley, Carol; McLaughlin, John Robert (2002).Technology, Entrepreneurs, and Silicon Valley. Institute for the History of Technology.ISBN9780964921719.These active electronic components, or power semiconductor products, from Siliconix are used to switch and convert power in a wide range of systems, from portable information appliances to the communications infrastructure that enable the Internet. The company's power MOSFETs—tiny solid-state switches, or metal oxide semiconductor field-effect transistors—and power integrated circuits are widely used in cell phones and notebook computers to manage battery power efficiently
↑"Internet History in Asia".16th APAN Meetings/Advanced Network Conference in Busan. Diarsipkan dariasli tanggal 1 February 2006. Diakses tanggal25 December 2005.
↑Syukur, Yanuardi (2017).Menulis di Jalan Tuhan. Sleman: Deepublish. hlm.46–47.ISBN978-602-401-711-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Bacaan lanjutan
Chen, Adrian, "The Confidence Game: HowSilicon Valley broke the economy",The Nation, vol. 309, no. 11 (4 November 2019), pp.27–30. The multifarious abuses perpetrated by individuals, organizations,corporations, and governments, using the Internet andmobile telephony, promptAdrian Chen to muse whether "a technical complex born... ofCold Warmilitarism and mainstreamed in afree-market frenzy might not be fundamentally always at odds with human flourishing." (p.30.)