MIT menerima 4.602 mahasiswa sarjana dan 6.972 mahasiswa pascasajarna pada 2018-2019.[7] Siswa program sarjana dan pascasarjana tersebut datang dari 50 negara bagian US dan 115 negara lain.[8]
Pada tahun 2019, MIT menerima 29.114 berkas pendaftaran untuk kelas pascasarjana dan kelas lanjut untuk semua fakultas; 3.670 diterima (12,6 persen) dan 2.312 (63 persen) masuk mengikuti kegiatan belajar-mengajar.[9]
Biaya pendidikan sarjana pada 2019-2020 adalah USD$53,790 untuk 9 bulan. 59% dari seluruh siswa mendapatkan penghargaan berupa beasiswa dari MIT berdasarkan kebutuhan mereka. Biaya pendidikan untuk program pascasarjana pada 2019-2020 adalah USD$53,790 untuk 9 bulan, dan biaya pendidikan pada musim panas adalah USD$17,000. Bantuan finansial untuk siswa program pascasarjana disediakan oleh tiap-tiap departemen. Bantuan tersebut mencakup beasiswa, magang, bantuan riset, dan pinjaman.[10] The annual increase in expenses had led to a student tradition (dating back to the 1960s) of tongue-in-cheek "tuition riots".[11]
Banyak di antara 120.000 alumni MIT yang sukses di bidang penelitian sains, pelayanan publik, pendidikan, dan bisnis. Sampai tahun 2011, ada 24 alumni MIT yang telah memenangkan Penghargaan Nobel, 44 diantaranya juga menerimaBeasiswa Rhodes, dan 55 menerimaBeasiswa Marshall.[15]
Alumninya yang terkenal diantaranyaGubernur Federal ReserveBen Bernanke, MantanPerdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu,Presiden Bank Sentral EropaMario Draghi, Chief Economic Adviser IndiaRaghuram Rajan,fisikawanRichard Feynman, mantan Menteri Luar Negeri InggrisDavid Miliband, mantanPerdana Menteri YunaniLucas Papademos, dan mantanSekretaris Jenderal PBBKofi Annan.
Alumni MIT juga menjadi pendiri banyak perusahaan terkemuka, antara lainIntel,McDonnellDouglas,Texas Instruments,3Com,Qualcomm,Bose,Raytheon,Koch Industries,Rockwell International,Genentech,Dropbox, danCampbell Soup. Menurut sebuah koran Inggris,The Guardian, "sebuah survei yang dilakukan terhadap alumni MIT menunjukkan bahwa mereka setidaknya telah mendirikan 25.800 perusahaan baru yang mempekerjakan lebih dari tiga juta orang, termasuk lebih dari seperempat dari perusahaan-perusahaan yang ada di Lembah Silikon. Penghasilan yang dicapai perusahaan-perusahaan tersebut sekitar $1,9 triliun per tahunnya. Jika MIT adalah sebuah negara, maka mereka dapat menjadi negara dengan pendapatan kotor terbesar ke-11 di dunia."[16]
Banyak institusi ternama juga dipimpin oleh alumni MIT, antara lainUniversitas California,Universitas Harvard,Universitas Johns Hopkins,Universitas Carnegie Mellon,Universitas Tufts,Institut Teknologi Rochester,Rhode Island School of Design (RISD),Universitas Northeastern,Lahore University of Management Sciences,Institut Politeknik Rensselaer,Tecnológico de Monterrey,Universitas Purdue,Institut Politeknik Virginia danUniversitas Quaid-e-Azam.