George Gershwin dilahirkan sebagaiJacob Gershowitz di Brooklyn, New York. Orang tuanya adalah imigran keturunan Yahudi dari Rusia. Ayahnya, Morris (Moishe) Gershowitz berasal dariSt. Petersburg,Rusia. Setelah menetap di Amerika Serikat, ayahnya mengganti nama keluarga menjadi Gershwin. Morris Gershwin menikah dengan imigran asal Rusia, Rosa Bruskin yang melahirkan George.
Lahir sebagai anak kedua dari 4 bersaudara, George pertama kali menunjukkan minat musik sewaktu berumur 10 tahun. Ia terkesan dengan musik yang didengarnya sewaktu menyaksikan temannya tampil pada sebuah resital biola. Kakak George yang bernama Ira dibelikan piano, tapi piano tersebut justru lebih sering dimainkan George. Kedua orang tua George terkejut, sedangkan Ira menjadi lega karena tidak lagi terbebani. Adik perempuannya,Frances justru merupakan anggota keluarga Gershwin yang pertama kali mendapat uang dari bermain musik. Pernikahan di usia muda membuat Frances tidak melanjutkan karier bernyanyi dan menari, dan sebagai ibu rumah tangga hanya menekuni seni lukis.
Selama 2 tahun, George berganti-ganti guru piano hingga suatu ketika pianis Beethoven Symphony Orchestra, Jack Miller memperkenalkannya kepada Charles Hambitzer. Di bawah bimbingan Hambitzer, George terus menekuni piano hingga gurunya tutup usia pada tahun1918. Selain mengajari teknik piano konvensional, Hambitzer memperkenalkan musik klasik Eropa kepada George, dan menganjurkannya sering nontonorkestra. Sepulang dari menyaksikan konser, George berusaha mengulang kembali musik yang telah didengar dengan piano. Di kemudian hari, George berguru kepada komponis klasik,Rubin Goldmark serta kepada komponis sekaligus ahli musik avant-garde bernamaHenry Cowell.
Pekerjaan pertama George sewaktu masih berusia belasan tahun adalah sebagaisong-plugger. Ia bertugas memainkan piano sesuai partitur bagi perusahan Remick, penerbitlembaran musik di kawasanTin Pan Alley. Pada tahun1917, karya Gershwin yang beriramaragtime, "Rialto Ripples" menjadi lagu pertamanya yang sukses secara komersial. Namun baru pada tahun1919, lagu karyanya yang berjudul "Swanee" menjadi hit di AS.
Pada tahun 1916, Gershwin mulai bekerja untuk perusahaan Aeolian dan Standard Music Rolls. Pekerjaannya merekam dan menulis aransemen untukpiano roll. Sewaktu bekerja untuk kedua perusahaan tersebut, ia menghasilkan lusinan atau mungkin ratusan piano roll dengan memakai nama asli atau nama samaran (antara lain Fred Murtha atau Bert Wynn). Gershwin juga merekam piano roll berisi lagu ciptaannya sewaktu bekerja untukWelte-Mignon. Perusahaan tersebut bekerja berdasarkan pesanan dariM. Welte & Sons, Inc. yang merupakan pencipta dan produsen pertamapianola. Selain bekerja merekam piano roll, Gershwin sempat tampil sebagai pemain piano di panggungvaudeville mengiringiNora Bayes danLouise Dresser.[1]
Pada tahun1924, George dan Ira bekerja sama menulis komedi musikalLady Be Good. Lagu-lagu dari komedi musikal ini nantinya banyak yang menjadi lagu jazz standar, seperti "Fascinating Rhythm" dan "The Man I Love". Masih pada tahun yang sama, Gershwin menulis komposisi musik klasiknya yang pertama,Rhapsody in Blue untuk piano dan orkestra. Aransemen ditulis olehFerde Grofé, sedangkan pertunjukan perdana dibawakan bandPaul Whiteman asal New York. LaguRhapsody in Blue nantinya menjadi lagu ciptaan Gershwin yang paling dikenal di seluruh dunia.
Karya George dan Ira yang berikutnya adalah musikal berjudulOh, Kay! (1926),Funny Face (1927),Strike Up the Band (1927 &1930), danGirl Crazy (1930) yang berisi lagu terkenal "I Got Rhythm" danOf Thee I Sing (1931). Komedi musikalGirl Crazy adalah komedi musikal pertama yang meraihPenghargaan Pulitzer. Lagu "I Got Rhythm" menjadi lagujazz standar, sedangkanprogresi kord pada lagu ini berpengaruh besar pada perkembangan musikjazz. Perubahan kord seperti pada "I Got Rhythm" disebut "rhythm changes" dan sering disebut-sebut dalam literatur jazz.
Sewaktu beberapa lama tinggal diParis, Gershwin menulis komposisi untuk simfoni berjudulAn American in Paris yang menerima pujian sekaligus kritik dari pengamat musik. Setelah merasa tidak betah dengan dunia musik Paris, ia kembali ke Amerika.
Komposisi Gershwin yang paling ambisius adalahPorgy and Bess (1935). Gershwin sendiri menyebut karyanya sebagai "folk opera" (opera rakyat). Pertunjukan perdana musikalPorgy and Bess dilakukan di teater Broadway. Diangkat dari novel berjudulPorgy karyaDuBose Heyward, tokoh yang tampil hampir semua berkulit hitam, kecuali beberapa pemeran minor yang mengucapkan dialog. Dengan latar belakang permukiman kulit hitam di Charleston, South Carolina, Gershwin menggabungkan unsur-unsur musik pop waktu itu, ditambah pengaruh musik kulit hitam serta teknik opera dari Barat, seperti resitatif dan leitmotif.
Di awal tahun 1937, Gershwin mulai mengeluh sering sakit kepala hingga tidak bisa melihat, dan merasa dirinya sering mencium bau karet terbakar. Tanpa ada yang mengetahui, tumor ganas di otak Gershwin semakin bertambah parah. Gershwin terjatuh ketika sedang mengerjakan ilustrasi musik untuk filmThe Goldwyn Follies diHollywood. Usaha menyelamatkannya dengan operasi ternyata sia-sia, Gershwin meninggal dunia11 Juli1937 di usia 38 tahun.
Selama 10 tahun, Gershwin berhubungan asmara dengan komponisKay Swift dan sering berdiskusi dengannya soal musik. Untuknya, Gershwin menulis musikal berjudulOh, Kay. Sepeninggal Gershwin, Swift menulis aransemen untuk beberapa komposisi peninggalan Gershwin sekaligus menulis partitur untuk beberapa rekamannya, dan bekerja sama dengan Ira Gershwin pada beberapa proyek. Selain dengan Kay Swift, Gershwin juga dikabarkan ada main denganPaulette Goddard.
Gershwin meninggal tanpa meninggalkan surat warisan, dan semua harta miliknya menjadi milik ibunya. Jenazahnya dimakamkan diPemakaman Westchester Hills yang terletak di Hastings-on-Hudson, New York. Karya peninggalan Gershwin terus menghasilkan keuntungan, walaupun hak ciptanya habis tahun 2007 diUni Eropa (tahun 2019 dan 2027 di Amerika Serikat).
George Gershwin diabadikan museumLong Island Music Hall of Fame pada tahun 2006. Selain itu, namanya diabadikan untuk sebuah gedung teater di Broadway,George Gershwin Theatre yang mementaskan sandiwara musikalWicked.
George Gershwin hanya sedikit sekali memiliki album rekaman. Lagu "Swanee" adalah rekaman pertama Gershwin yang dibawakannya bersama Fred Van Eps Trio di 1919. Pada rekaman ini, suarabanjo yang dimainkan Van Eps justru lebih menonjol, sedangkan suara piano Gershwin hampir-hampir tidak kentara.
Pada tahun1924, Gershwin pernah merekam komposisi terkenalnya,Rhapsody in Blue bersama orkestra pimpinanPaul Whiteman untuk label rekamanVictor Talking Machine Company.
Gershwin tampil dalam berbagai siaran radio yang sebagian di antaranya masih ada rekamannya. Pada tahun 1934, Gershwin memandu acara radio untuk membiayai proyek folk opera yang sedang ditulisnya. Acara radio tersebut berjudul "Music by Gershwin" dan dibuat untuk memperkenalkan karya ciptaannya serta komposisi karya pencipta lagu yang lain.
Penemuan piano roll berisi permainan piano Gershwin memungkinkanColumbia Records merilis album yang menampilkan Gershwin membawakan "Rhapsody In Blue" dengan aransemen untuk jazz band pada tahun 1975. Album tersebut diiringi Columbia Jazz Band dengan konduktorMichael Tilson Thomas.
Pada tahun 1993, perusahaan rekamanNonesuch Records merilis album berisi lagu yang diambil dari kumpulan reproduksi piano roll yang dimainkan Gershwin dan secara direproduksi secara mekanis oleh Frank Milne. Album tersebut berisi 12 lagu dan diberi judul "Gershwin Plays Gershwin: Gershwin Plays Gershwin: The Piano Rolls".