Emisi nol bersih (bahasa Inggris:net-zero emission) adalah usaha yang dilakukan untuk menjaga keseimbanganemisi gas rumah kaca yang masuk dan keluar melalui atmosfer.[1] Emisi dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai gas rumah kaca ataupun gaskarbon dioksida saja (CO2), sehingga usaha ini juga dikenal sebagaiemisi karbon nol bersih.[2] Usaha untuk mencapai kesetimbangan ini dibutuhkan untuk menangkalperubahan iklim.[3] Untuk mencapai kesetimbangan nol bersih ini, diperlukan upaya untuk mengusahakan pengurangan emisi, misalnya dengan beralih darienergi dari bahan bakar fosil keenergi yang berkelanjutan.
Masyarakat umumnya menggunakan istilah "netralitas karbon" atau "netralitas iklim" untuk mereferensikan upaya mencapai emisi nol bersih.[4][5][6][7]: 22–24 Namun, sering kali istilah ini memiliki arti yang berbeda.[8] Sebagai contoh, standar untuk memperolehsertifikasi netralitas karbon memperbolehkan lebih banyak emisi karbon berlebih yang nantinya dapatdilunasi untuk menyeimbangkannya. Sementara standar untuk nol bersih umumnya mengharuskan pengurangan emisi karbon hingga 90% dan hanya boleh melakukan skema pelunasan karbon bagi 10% emisinya.[9]