Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Ekonomi Filipina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ekonomi Filipina merupakanekonominegara keempat terbesar diAsia Tenggara dan ketiga puluh enam didunia berdasarkanproduk domestik bruto.Filipina menganut sistemekonomi campuran denganindustri utama bergerak pada bidangpengolahan makanan,tekstil,elektronik danotomotif. Pusat industri umumnya berada di daerahMetro Manila danMetro Cebu.Pertanian masih memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi di Filipina.Amerika Serikat danJepang telah menjadi mitraekspor utama Filipina. Selain itu, Filipina juga bekerja sama denganTiongkok,Singapura,Hong Kong,Korea Selatan danJerman dalam kegiatan ekspor. Sebagian besar ekspor berupa barangkomponen elektronik dansemikonduktor. Di samping itu hasilalam sepertigas alam,minyak kelapa danbuah-buahan menjadi andalan utama bidang ekspor hasil alam.Filipina tergabung dalam beberapaforumekonomi internasional sepertiPerhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara,Organisasi Perdagangan Dunia danKerja Sama Ekonomi Asia Pasifik.

Sejarah

[sunting |sunting sumber]

Kemunduran ekonomi

[sunting |sunting sumber]

Ekonomi Filipina mengalami kemunduran pada tahun 1998 akibat darikrisis finansial Asia 1997. Kemunduran ekonomi Filipina juga dipengaruhi olehcuaca buruk yang melanda beberapa wilayah Filipina. Pertumbuhan ekonomi jatuh sebesar 4,4% dalam rentang waktu setahun (1997-1998) dari 5% menjadi 0, 6% Kenaikan pertumbuhan mulai pulih pada tahun 2000 dengan besarpertumbuhan ekonomi senilai 4%. Perlambatan pertumbuhan ekonomi Filipina merupakan akibat dariutang negara yang sangat besar jumlahnya.Utang negara meliputi 77% dari total produk domestik bruto negara Filipina. Utang negara ini ditujukan untuk perbaikan ekonomi.Anggaran belanja negara untukpendidikan danmiliter kemudian dikurangi. Kemunduran ekonomi Filipina diatasi oleh pemerintah melalui peningkataninfrastruktur, penambahanpendapatan negara melalui pergantian sistempajak danderegulasi, serta memberikan pengelolaan ekonomi kepadaswasta. Pemerintah FIlipina juga mengadakan peningkatkan integrasi perdagangan di wilayah sekitar sebagai salah satu cara penyelesaian kemunduran ekonomi Filipina. Dalam pemulihan ekonomi. Filipina dipengaruhi oleh dua mitra dagangnya yang terbesar yaitu Amerika Serikat dan Jepang.[1]

Kerja sama

[sunting |sunting sumber]

Kawasan Pertumbuhan ASEAN Timur (BIMP-EAGA)

[sunting |sunting sumber]

Filipina telah mengadakankerja sama ekonomi dalamKawasan Pertumbuhan ASEAN Timur. Dalam kerja sama ekonomi ini, negara yang tergabung di dalamnya ialahBrunei Darussalam,Indonesia,Malaysia dan Filipina. Masing-masing negara mengajukan kawasan kerja sama dari wilayahnya masing masing. Brunei Darussalam mengajukan seluruh wilayah negaranya sebagai kawasan kerja sama. Sedangkan Indonesia mengajukan 15provinsi diKalimantan,Sulawesi,Maluku danPapua. Malaysia mengajukan duanegara bagian yaituSabah,Sarawak, dan satu wilayah teritorial federal yaituLabuan. Sedangkan Filipina mengajukan PulauMindano dan ProvinsiPalawan.[2]

Kawasan Perdagangan Bebas Perbara-India

[sunting |sunting sumber]

Filipina juga bergabung dalam perjanjian yang menetapkanKawasan Perdagangan Bebas Perbara-India. Kerangka perjanjian kerja sama ekonomi ini ditetapkan pada tanggal 8 Oktober 2003. Dalam perjanjian ini, Filipina termasuk bagian dari Perbara (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) bersama dengan Indonesia, Malaysia,Thailand,Singapura,Vietnam, Brunei Darussalam,Kamboja,Laos, danMyanmar. Sedangkan perjanjian perdagangan dilakukan terhadap negaraIndia. Pada tanggal 13 Agustus 2009, ditetapkanprotokol untuk mengubah perjanjian kerangka kerjasama yang ditandatangani diBangkok, Thailand.[3]

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. Abidin, Yumetri (2020).Pengantar Budaya Masyarakat Asia Tenggara(PDF). Jakarta: Lembaga Penerbitan UNAS. hlm. 97. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Raharjo, S.N.I. (2019).Membangun Konektivitas di Perbatasan: Kerja Sama Subregional Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia dan Filipina(PDF). Jakarta: LIPI Press. hlm. 88.ISBN 978-602-496-075-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Jati, dkk. (2019). Firdausy, dkk. (ed.)."Peran Kerja Sama Perdagangan Antara ASEAN dan India dalam Ekonomi-Politik untuk Pembangunan Berkelanjutan"(PDF).Prosiding Seminar Nasional Bagian II: Revolusi Industri 4.0 dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Jakarta: Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI: 46. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2021-07-10. Diakses tanggal2021-07-11.
Ekonomi Asia
Negara
berdaulat
Asia Tenggara
Asia Timur
Asia Selatan
Asia Tengah
Asia Barat
Lintas benua
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain
1 Terkadang dimasukkan keEropa, tergantung definisi perbatasan.2 Terkadang dimasukkan keOseania.3 Negaralintas benua.
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekonomi_Filipina&oldid=26151083"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp