Distribusi normal, disebut puladistribusi Gauss, adalahdistribusi probabilitas yang paling banyak digunakan dalam berbagai analisisstatistika.Distribusi normal baku adalah distribusi normal yang memilikirata-rata nol dansimpangan baku satu. Distribusi ini juga dijulukikurva lonceng (bell curve) karena grafikfungsi kepekatan probabilitasnya mirip dengan bentuk lonceng.
Distribusi normal memodelkan fenomena kuantitatif padailmu alam maupunilmu sosial. Beragam skor pengujianpsikologi dan fenomenafisika seperti jumlahfoton dapat dihitung melalui pendekatan dengan mengikuti distribusi normal. Distribusi normal banyak digunakan dalam berbagai bidangstatistika, misalnyadistribusi samplingrata-rata akan mendekati normal, meski distribusi populasi yang diambil tidak berdistribusi normal. Distribusi normal juga banyak digunakan dalam berbagai distribusi dalam statistika, dan kebanyakanpengujian hipotesis mengasumsikan normalitas suatu data.
Distribusi normal dengan rataan danvariansi (atau, simpangan baku) disebut sebagaidistribusi normal baku. Fungsi kepekatan distribusi normal baku dinyatakan sebagai:
Istilahkurva lonceng diperkenalkan olehJouffret pada tahun1872 untuk distribusi normal bivariat. Sementara itu istilahdistribusi normal secara terpisah diperkenalkan olehCharles S. Peirce,Francis Galton, dan Wilhelm Lexis sekitar tahun1875. Terminologi ini secara tidak sengaja memiliki nama sama.
↑Walpole, Ronald E; Myers, Raymond H (1995).Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuwan. Diterjemahkan oleh Sembiring, RK (Edisi 4). Bandung: Penerbit ITB. hlm.160. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Walpole, Ronald E; Myers, Raymond H (1995).Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuwan. Diterjemahkan oleh Sembiring, RK (Edisi 4). Bandung: Penerbit ITB. hlm.162. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)