Daniel Defoe pada masa mudanya menjadi pedagang, suatu pekerjaan yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang dianggap "ingkar agama" pada masyarakat pada masa itu. Setelah menikah, ia terlibat dalam usaha pemberontakan terhadap rajaJames II, dan akibatnya usaha perdagangannya bangkrut. Pada tahun1698 ia menerbitkan karangannya yang pertama, suatu esei, lalu ia menjadi terkenal sebagai pengarang mengenai pokok-pokok pemerintahan. Selain itu, ia juga pernah menjadi agen rahasia danwartawan.[1]
Sebagai ahli politik yang liberal, penulisan-penulisannya yang bersifat menyindir itu berkenan di hati RajaWilliam III. Pada tahun 1702,Ratu Anne seorang konservatif dan anggota Gereja Inggris, naik tahta. Dengan demikian Defoe tidak lagi disenangi bahkan akibatnya dimasukkan dalam penjara.
Pada usia 60 tahun, Defoe mulai menulis fiksi.Robinson Crusoe adalah buku karyanya yang pertama yang mengisahkan suatu petualangan pada tahun 1719, diilhami dari pengalamanAlexander Selkirk. Melalui buku itu Defoe menciptakan suatu genre baru dalam sastra,robinsonade. Kemudian diikuti olehCaptain Singleton (1720),Moll Elanders (1722), dan lain-lain.
Menjelang akhir hidupnya, Defoe kembali ke dunia perdagangan, tetapi tidak sukses. Akhirnya dia meninggal sebagai orang miskin, tanpa teman dan sanak saudara.