Danau Peipsi-Pihkva adalah sisa badan air yang lebih besar yang pernah terwujud di kawasan ini padaZaman es. Danau ini seluas 3.555km2, dan memiliki rerata kedalaman 7,1 meter, titik terdalamnya adalah 15 meter.[3][4] Danau ini memiliki beberapa pulau dan terdiri dari tiga bagian:
Danau Lämmijärv/Teploe (bahasa Estonia: [Lämmijärv]Galat:{{Lang}}: text has italic markup (bantuan),bahasa Rusia:Тёплое озероcode: ru is deprecated) adalah selat yang menghubungkan bagian utara dan selatan danau, seluas 236km2 atau 7%.
Danau ini dipergunakan untuk memancing dan rekreasi, tetapi menderita kerusakan lingkungan sejak periode pertanianSoviet. Ada 30 sungai dan riam yang bermuara di Danau Peipsi. Sungai terbesar adalahEma danVelikaya. Yang menjadi saluran pembuangan danau ini adalahSungai Narva.
Danau ini adalah sisa dari badan air yang lebih besar yang pernah terwujud di kawasan ini padazaman es.[5] Pada zamanPalezoikum, 300–400 juta tahun lalu, seluruh wilayah yang kini menjadiTeluk Finlandia diliputi oleh laut. Relief modern terbentuk sebagai hasil dari kegiatangletser, hinggaperiode glasial terakhir yang berakhir pada 12.000 tahun lalu.
Tepi Danau Peipsi memiliki kontur yang halus dan hanya membentuk satu teluk yang luas – Teluk Raskopelsky. Tepi danau yang landai sebagian besar terdiri darigambut dan dibatasi oleh daratan rendah yang luas danpaya yang terbiasa mengalami banjir padamusim semi hingga meliputi 1.000km2.[6] Tepi barat Danau Pihkva lebih tinggi dan curam; tepi barat Danau Peipsi lebih rendah dan berawa lumpur, dan tepi timurnya lebih halus. Terdapat bukit pasir dan bebukitan, ditumbuhi hutanpinus. Di sepanjang tepian berpasir terdapat perairan dangkal selebar 200–300 meter.[7]
Relief bagian bawah relatif datar dan seragam, secara bertahap menaik di dekat tepian dan diliputi olehlanau, dan di beberapa tempat olehpasir.[8] Titik terdalam adalah 15,3 meter yang terletak di Danau Teploe, 300 meter dari pantai.[9]
Danau mengalir dengan baik, di mana asupan air tahunan sama dengan setengah volume keseluruhan air.[6]
Air danau begitu segar dan bersih, dengan kedalaman transparensi (tembus pandang) hingga 2,5 meter karenaplankton dansedimen yang tertumpuk karena aliran sungai.[6] Laju air relatif lamban (5–9cm/detik); mereka diimbasi oleh angin dan kembali tenang ketika angin tiada. Tetapi, selama banjir musim semi, terdapat arus permukaan konstan dari selatan ke utara.[8]
Karena kedalaman yang dangkal, danau secara cepat menghangat, secara cepat pula mendingin. Suhu air mencapai 25–26°C pada bulan Juli.[9] Danau membeku pada akhir bulan November – awal bulan Desember dan melebur pada akhir bulan April – awal bulan Mei, danau pertama Teploe dan Pihkva dan kemudian danau Peipus.[6]