Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Daging semak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Daginglemur dari spesies yang terancam punah, dijajakan diMadagaskar
Daging semak yang telah dikeringkan dan siap dimasak, di antaranyatikus tebu,tikus besar berkantung, danantelope kecilCephalophus rufilatus

Daging semak adalahdaging yang diperoleh darihewan liar hasil buruan. Istilah ini digunakan di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Hewan yang dimaksud bervariasi, umumnyamamalia, termasukprimata. Istilah ini juga digunakan dalam menggambarkan perburuan hewan langka di benua Afrika.

Perburuan

[sunting |sunting sumber]

Daging semak awalnya digunakan untuk menjelaskan daging darihewan darat liar yang diburu masyarakat pribumi untuk bertahan hidup atau komersial di wilayah tropis basah. Perburuan untuk mendapatkan daging semak telah menjadi pembicaraan berbagai organisasi pelestari hewan liar sepertiIUCN karena spesies yang diburu juga termasuk hewan yangterancam.[1]

Secara teknis daging semak adalah daging dari mamalia darat yang hidup dalamsemak belukar,padang rumput,hutan,rawa, dan ekosistem lain di sekitarnya, sehingga hewan langka pun dapat menjadi target perburuan. Meski demikian, komoditas berupa primata besar pada perdagangan daging semak tidak sampai satu persen.[2]

Penyebaran penyakit

[sunting |sunting sumber]

Berbagai hewan daging semak dapat menjadi inang dari berbagai jenispatogen, di antaranyavirus Ebola,cacar,TBC,rubella, dan sebagainya. Patogen ini dapat berpindah ke manusia ketika dalam penangananbangkai hingga dikonsumsi.[3] Kasus kematian pun ditemukan dari konsumsi daging semak.[4] DiperkirakanHIV lompat dari primata ke manusia melalui konsumsi daging semak[5] dan transfer virus antarspesies ini terjadi lebih dari sekali karena HIV yang menulari manusia memiliki beberapa strain.[6]

Efek terhadap populasi hewan langka

[sunting |sunting sumber]

Berbagai aktivis memperkirakan bahwa peran negara barat seperti importasi, pemberian insentif, pemberitaan kuliner, dan sebagainya telah menyebabkan perburuan hewan langka untuk dijadikan daging semak meningkat. Berbagai kebudayaan di Afrika cenderung menghormati keberadaan primata besar, tetapi intervensi dari negara barat menyebabkan budaya tersebut makin pudar.[1] Salah satu cara untuk menghindari menurunnya populasi hewan langka adalah dengan membudidayakannya dan melegalisasi perdagangan daging hewan yang dibudidayakan tersebut dengan diikuti larangan perdagangan hewan hasil buruan. Tujuan dari budi daya ini mirip dengan tujuan budi dayaburung unta danbudi daya ikansalmon, yaitu memindahkan sumber dari alam ke peternakan.[7]

Peningkatan perburuan hewan langka untuk dijadikan daging semak secara tidak langsung juga disebabkan oleh menurunnya hasiltangkapan ikan di laut Afrika. Penurunan populasi terjadi karena terjadinyapenangkapan ikan berlebih olehkapal penangkap ikan asal Uni Eropa.[8]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. 12Joseph Alcamo, Rashid Hassan, Robert Scholes, Neville Ash, Steve R. Carpenter, Prabhu L. Pingali, Elena M. Bennett, Monika B. Zurek, Kanchan Chopra, Rik Leemans, Pushpam Kumar, Henk Simons, Doris Capistrano, Cristián Samper K., Marcus J. LeeSummaryPreview this bookBy Joseph Alcamo, Rashid Hassan, Robert Scholes, Steve R. Carpenter, Prabhu L. Pingali, Elena M. Bennett, Monika B. Zurek, Kanchan Chopra, Rik Leemans, PushpamKumar, Henk Simons, Doris Capistrano, Cristián Samper K., Marcus J. Lee.Ecosystems and human well-being. Island Press. hlm. 407.ISBN 1-55963-228-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. Bowen-Jones, E., Pendry, S. (1999)The Threats to Primates and Other Mammals from the Bushmeat Trade in Africa and How This Could Be Diminished. Oryx, vol. 33, no. 3: 233-247.
  3. "Other diseases carried by gorillas". Diarsipkan dariasli tanggal 2011-09-14. Diakses tanggal2014-08-03.
  4. 25 people in Bakaklion, Cameroon killed due to eating of ape
  5. "Scientists find new strain of HIV". BBC News. 2 August 2009.
  6. DOI:10.1101/cshperspect.a006841
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit.Anda dapatmelewati antrian ataumembuat secara manual
  7. Legalising the flesh of self-grown local animals[pranala nonaktif permanen]
  8. "Bushmeat". CBC Radio. 2004-11-27. Diarsipkan dariasli tanggal 2007-03-04. Diakses tanggal2007-02-21.

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]
Daging
Unggas dan
hewan buruan
Food Meat
Seafood Meat
Hewan ternak
Boga bahari
Daging potong dan
daging olahan
Subjek
terkait
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daging_semak&oldid=28443402"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp