Halaman ini memuat artikel tentang hurufD dalam alfabet Latin. Untuk penggunaan lainnya, lihatD (disambiguasi).
D adalah huruf ke-empat dalamalfabet Latin. Dalam bahasa Indonesia disebutde (dibacaˈde), sedangkan dalam bahasa Melayu disebutdi (dibacaˈdiː). Dalambahasa Latin danbahasa Indonesia, huruf ini melambangkanfonem/d/, yeowtrrongga-gigi bersuara.
HurufSemitDâlet kemungkinan besar berkembang darilogogram yang bermakna "ikan" atau "pintu". Terdapat berbagaihieroglif Mesir yang mungkin mengilhaminya. Dalambahasa Semit,Yunani Kuno, danLatin, huruf ini melambangkan konsonan/d/; dalamhuruf Etruska pula huruf ini seolah-olah tidak diperlukan, tetapi masih dilestarikan (lihat hurufB). Huruf Yunani yang setara dengannya adalah:Δ (besar) atau δ (kecil) (Delta).
Bentukhuruf kecil "d", yang terdiri dari satu lekukan dan satu garis vertikal yang tinggi, berkembang dari perubahan bervariasi pada bentuk huruf besar "D". Dalam penulisan pada zaman dahulu adalah suatu kelaziman untuk memulai lekukan pada kiri garis vertikal, sehingga menghasilkan suatuserif di atas lekukan itu. Serif ini disambung manakala bagian lain huruf ini dikurangi, menghasilkan suatutangkai bersudut dan lengkungan. Kemudian tangkai bersudut ini berubah menjadi tangkai vertikal.
Dalam kebanyakan bahasa yang memakaialfabet Latin, hurufd melambangkan bunyi/d/, tetapi dalamalfabet bahasa Vietnam, huruf ini dibaca/z/ di utara dan/j/ (seperti "y" dalam "ya") di selatan.
Dalambahasa Jerman, hurufd berbunyi/d/ (konsonan letup rongga-gigi bersuara), tetapi berubah menjadi/t/ (konsonan letup rongga-gigi tak bersuara) jika di akhir kata.
Dalambahasa Fiji, huruf ini melambangkan konsonan hambat pranasal/nd/.
Dalam beberapa bahasa yang mana konsonan hambat tak bersuaratanpa hembusan berlawanan dengan konsonan hambat tak bersuara berhembusan,d melambangkan/t/ tanpa hembusan, sementarat juga berbunyi/tʰ/ berhembusan. Contoh-contoh bahasa berkenaan meliputibahasa Islandia,Bahasa Gaelik Skotlandia,bahasa Navajo, dan alih aksarapinyin untukbahasa Mandarin.
Dalamangka Romawi, D memiliki nilai 500, berasal dari setengahↀ (bernilai 1000; tetapi di kemudian hari,M dipakai sebagai lambang 1000), sehingga D berarti500 (angka) atautahun 500.