Bob Bell | |
---|---|
![]() Bell (ketiga dari kiri) di podium padaGrand Prix San Marino 2005 | |
Lahir | 10 April 1958 (umur 66) Belfast,Irlandia Utara,Inggris |
Almamater | Queen's University Belfast |
Pekerjaan | Direktur Eksekutif |
Tahun aktif | 1982–2018, 2021–Sekarang |
Tempat kerja | Aston Martin F1 |
Dikenal atas | Ahli aerodinamikaFormula Satu |
Suami/istri | Nicola Bell |
Anak | 2 |
Bob Bell (lahir 10 April 1958) adalah seorang insinyur dan ahli aerodinamika mobilFormula 1. Ia pernah bergabung bersama timRenault F1 sebagai Direktur Teknis Sasis mendampingiRob White yang bekerja sebagai Direktur Teknis untuk Mesin.
Bell merupakan alumnus dariQueen's University di Belfast, jurusan Aeronautical Engineering.[1] Pertama kali ia bekerja di F1 saat bergabung bersama timMcLaren pada tahun 1982 sampai 1988, dan disana ia bekerja denganSteve Nichols sebagai kepala perancang sasis. Kemudian di 1989 ia dipromosikan menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan dan bertahan di jabatan tersebut selama dua tahun.[2] Dari tahun 1990 sampai 1995, Bell pindah ke timBenetton.[3]
Di Benetton, ia bekerja sebagai ahli aerodinamika senior sampai tahun 1999, di mana kemudian ia pindah ke timJordan Grand Prix sebagai Kepala Teknologi Mobil. Tahun 2001 Bell pindah ke Renault Sports sebagai Wakil Direktur Teknis mendampingiMike Gascoyne.[4] Dan kemudian ia naik jabatan menjadi Direktur Teknis untuk Sasis saat Gascoyne pindah keToyota di2003.[5][6]
Prestasi terbaiknya selama menjadi Direktur Teknis diRenault adalah saat mengantarkanFernando Alonso menjadi juara dunia dua kali berturut-turut pada tahun2005 dan2006. Di manaR25 danR26 memenangkan kedua Kejuaraan Pembalap dan Konstruktor. Dua musim kemudian posisi Renault turun ke posisi keempat pada musim2007 dan2008.
Setelah mundurnyaFlavio Briatore danPat Symonds terkait denganSkandal kecelakaan Renault F1 tahun 2008, Bell ditunjuk sebagai pelaksana tugas kepala tim untuk musim 2009, pada 23 September 2009.[7] Pada musim 2010, Bell memegang posisi direktur pengatur untuk tim Renault sampai kepergiannya dari tim pada 6 Oktober 2010.[8] Pada 18 Februari 2011, Bell ditunjuk sebagai direktur teknis baruMercedes GP, mulai tanggal 1 April 2011. Pada 14 April 2014, Mercedes mengumumkan bahwa Bell telah mundur dari jabatannya dan akan meninggalkan tim di bulan Bovember 2014.[9]
SebelumGrand Prix Kanada 2015,Manor Marussia mengumumkan direkrutnya Bell sebagai konsultan teknis.[10]
Pada 3 Februari 2016, Bell diumumkan sebagai kepala petugas teknis untuk Renault Sport F1 Team dan mobilRenault R.S.16. Bell terus bekerja di Renault selama dua tahun, sebelum mundur dari tim di tahun 2018 menjadi penasihat paruh waktu. Keputusan tersebut mengakhiri karir penuh Bell di Formula Satu selama 36 tahun.[11][12]
Dengan berubah namanya Renault F1 Team menjadiAlpine F1 Team, Bell dijadikan sebagai penasihat strategis untuk tim tersebut.[13]
Pada 6 Maret 2024, Bell diumumkan sebagai Direktur EksekutifAston Martin F1.[14][15]
|url-status=
yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)