Dalamilmu kebahasaan,bahasa terbukti adalah bahasa (hidup maupunmati) yang pernah atau sudah terdokumentasi sehingga bukti keberadaannya (attestation) masih ada hingga kini. Bukti dapat beruparekaman,transkripsi,sastra maupunprasasti. Sebaliknya,bahasa tak terbukti adalah sebutan umum untuk bahasa-bahasa yang tak mempunyai bukti langsung akan keberadaannya, yang semua buktinya telah hilang, maupunbahasa purba hipotetis yang diajukan dalamreka ulang kebahasaan.[1]
Dalam bahasa terbukti,bentuk kata tertentu yang langsung diketahui telah digunakan (karena muncul dalam sastra, prasasti, atau tuturan yang terdokumentasi) disebutbentuk terbukti. Bentuk ini berbeda denganbentuk tak terbukti, yang merupakan reka ulang yang dihipotesiskan telah digunakan berdasarkan bukti tak langsung (seperti pola etimologis/penurunan kata). Dalam teks linguistik, bentuk yang tak terbukti biasanya ditandai dengantanda bintang di depannya (*).[2]
Artikel bertopik tentanglinguistik sejarah ini adalah sebuahrintisan. Anda dapat membantu Wikipedia denganmengembangkannya. |