Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Bahasa Inggris

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bahasa Inggris
English language
Pengucapan/ˈɪŋɡlɪʃ/[1]
Penutur
L1:372,9 juta (2022)[2]
L2:1,080 miliar (2022)[2]
~1,452 miliar penutur secara keseluruhan
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[3]

Lihat sumber templat}}
Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungihalaman ini
Klasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Manually coded English
(sistem beragam)
Status resmi
Bahasa resmi di
Diakui sebagai
bahasa minoritas di
Kode bahasa
ISO 639-1en
ISO 639-2eng
ISO 639-3eng
Glottologstan1293[4]
Linguasfer52-ABA
IETFen
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam

CRSingkatan dariCritically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dariSeverely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dariDevinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dariVulnerable (Rentan)
Aman

NESingkatan dariNot Endangered (Tidak terancam)
ICHELRed Book:Not Endangered

Bahasa Inggris diklasifikasikan sebagai bahasaaman ataupuntidak terancam (NE) padaAtlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasatelah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudahditinggalkan dan hanyasegelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasahampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasasangat sedikit dituturkan danterancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulaimengalami penurunan ataupun penutur mulaiberpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasamulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masihcukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalamipertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalaminstitusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakancukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan diberbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasanasional maupun bahasaresmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakanbahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C0 International
Bahasa Inggris dikategorikan sebagaiC0 Internasional menurutSIL Ethnologue, artinya bahasa ini merupakanbahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa
Referensi:[5][6][7]

Informasi penggunaan templat turunan
Sampel
Sampel teks
Pasal 1Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia dalam bahasa Inggris. (Teks)
All human beings are born free and equal in dignity and rights. They are endowed with reason and conscience and should act towards one another in a spirit of brotherhood.
Terjemahan: 
Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.
Sampel teks lainnya
Sampel suara
noicon

Sampel suara bahasa ini, diambil dariWikidata
noicon
noicon
Lokasi penuturan
Negara maupun teritori yang menggunakan bahasa Inggris danbahasa kreol turunan sebagai bahasa keseharian mayoritas penduduknya
Negara maupun teritori yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi ataupun bahasa administratif, tetapi tidak digunakan dalam keseharian ataupun tidak dituturkan olehpenutur jati dalam jumlah besar
Artikel ini mengandung simbol fonetikIPA. Tanpabantuan render yang baik, Anda akan melihattanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakterUnicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihatBantuan:IPA.
 Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Inggris (English language) adalah sebuahbahasa Jermanik yang pertama kali dituturkan diInggris padaAbad Pertengahan Awal dan saat ini merupakan bahasa yang paling umum digunakan di seluruh dunia.[8] Bahasa Inggris dituturkan sebagai bahasa pertama oleh mayoritas penduduk di berbagai negara, antara lain diInggris Raya,Irlandia,Amerika Serikat,Kanada,Australia,Selandia Baru, dan sejumlah negara-negaraKaribia; serta menjadibahasa resmi di hampir 60 negara berdaulat. Bahasa Inggris adalahbahasa ibu ketiga yang paling banyak dituturkan di seluruh dunia, setelahbahasa Mandarin danSpanyol.[2] Bahasa Inggris juga digunakan sebagaibahasa kedua dan bahasa resmi olehUni Eropa,Negara Persemakmuran, danPerserikatan Bangsa-Bangsa, serta beragam organisasi lainnya.

Bahasa Inggris berkembang pertama kali di kerajaan-kerajaanAnglia-Sachsen dan di wilayah yang saat ini merupakanSkotlandia tenggara. Setelah meluasnya pengaruh Inggris Raya pada abad ke-17 dan ke-20 melaluiImperium Inggris Raya, bahasa Inggris tersebar luas di seluruh dunia.[9][10][11][12] Di samping itu, luasnya penggunaan bahasa Inggris juga disebabkan oleh penyebaran kebudayaan dan teknologi Amerika Serikat yang mendominasi di sepanjang abad ke-20.[13] Hal-hal tersebut telah menyebabkan bahasa Inggris saat ini menjadibahasa utama dan secara tidak resmi (de facto) dianggap sebagaibahasa penghubung (lingua franca) di berbagai belahan dunia.[14][15]

Menurut sejarahnya, bahasa Inggris berasal dari peleburan beragam dialek yang saling berkerabat, yang di zaman sekarang secarakolektif dikenal sebagaibahasa Inggris Kuno, yang dibawa ke pantai timurPulau Britania Raya oleh pendatangJermanik (Anglia-Sachsen) pada abad ke-5; kataEnglish berasal dari namasuku Anglia.[16] Bangsa Anglia-Sachsen ini sendiri berasal dari wilayahAnglia (saat iniSchleswig-Holstein,Jerman). Bahasa Inggris awal juga dipengaruhi olehbahasa Nordik Kuno setelahViking menaklukkan Inggris pada abad ke-9 dan ke-10.

Penaklukan Inggris oleh Norman pada abad ke-11 menyebabkan bahasa Inggris juga mendapat pengaruh daribahasa Prancis Norman, dan kosakata sertaejaan dalam bahasa Inggris mulai dipengaruhi olehbahasa Latin Romawi (meskipun bahasa Inggris sendiri bukan termasukrumpun bahasa Roman),[17][18] yang kemudian dikenal denganbahasa Inggris Pertengahan.Pergeseran Vokal Besar yang dimulai di Inggris bagian selatan pada abad ke-15 adalah salah satu peristiwa bersejarah yang menandai peralihan bahasa Inggris Pertengahan menjadibahasa Inggris Modern.

Selain bahasa Anglia-Sachsen danbahasa Prancis Norman, sejumlah besar kata dalam bahasa Inggris juga berakar daribahasa Latin, karena bahasa Latin adalahlingua francaGereja Kristen dan bahasa utama di kalangan intelektual Eropa,[19] dan telah menjadi dasar kosakata bagi bahasa Inggris modern.

Karena telah mengalami perpaduan beragam kata dari berbagai bahasa di sepanjang sejarah, bahasa Inggris modern memiliki kosakata yang sangat banyak, dengan ejaan yang kompleks dan tidak teratur (irregular), khususnya vokal. Bahasa Inggris modern tidak hanya merupakan perpaduan dari bahasa-bahasa Eropa, tetapi juga dari berbagai bahasa di seluruh dunia.Oxford English Dictionary memuat daftar lebih dari 250.000 kata berbeda, tidak termasuk istilah-istilah teknis, sains, danslang (bahasa gaul) yang jumlahnya juga sangat banyak.[20][21]

Etimologi

KataEnglish berasal dari eponimAngle, nama suku Jermanik yang diperkirakan berasal dari wilayah Angeln diJutlandia (sekarang Jerman utara).[22] Untuk kemungkinanetimologi kata ini, lihat artikelAngeln dansuku Anglia.

Signifikasi

Lihat pula:Anglosfir

Bahasa Inggris modern, kadang digambarkan sebagailingua franca global pertama,[23][24] adalahbahasa dominan, atau dalam beberapa kasus bahkan ditetapkan sebagaibahasa internasional dalam bidang komunikasi, sains, teknologi informasi, bisnis, kelautan,[25] kedirgantaraan,[26] hiburan, radio, dan diplomasi.[27] Penyebaran bahasa Inggris di luarKepulauan Britania dimulai dengan pertumbuhan Imperium Britania, dan pada abad ke-19 jangkauannya telah global.[28] Setelahkolonisasi Britania sejak abad ke-16 hingga ke-19, bahasa Inggris menjadi bahasa dominan di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Pertumbuhan pengaruh budaya dan ekonomi Amerika Serikat dan statusnya sebagainegara adidaya global sejakPerang Dunia II turut mempercepat penyebaran bahasa Inggris ke seluruh dunia.[24] Bahasa Inggris menggantikanbahasa Jerman sebagai bahasa sains yang dominan dalam penghargaanHadiah Nobel pada paruh kedua abad ke-20.[29] Bahasa Inggris telah menyamai dan bahkan telah melampauibahasa Prancis sebagai bahasa dominan dalam dunia diplomasi pada paruh kedua abad ke-19.

Kemampuan berbahasa Inggris telah menjadi kebutuhan dalam sejumlah bidang ilmu, pekerjaan, dan profesi semisalkedokteran dankomputasi; sebagai akibatnya, lebih dari satu miliar orang di dunia bisa berbahasa Inggris setidaknya pada tingkat dasar (lihatbahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau internasional). Bahasa Inggris adalah salah satu dari enam bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa.[30]

Salah satu dampak pertumbuhan bahasa Inggris adalah berkurangnyakeragaman bahasa di berbagai belahan dunia. Pengaruh bahasa Inggris berperan penting dalamkepunahan bahasa.[31] Sebaliknya, berbagai keragaman bahasa Inggris juga berpotensi menciptakan bahasa-bahasa baru dari waktu ke waktu, bersama denganbahasa kreol danbahasa pijin.[32]

Klasifikasi

Anglik
  Inggris
  Skot
Anglo-Frisia
mencakup Anglik dan
  Frisia (mencakup Frisia Barat, Utara, dan Saterland)
Jermanik Laut Utara
mencakup Anglo-Frisia danJermanik Barat
mencakup Jermanik Laut Utara dan
  Belanda (sertabahasa Afrikaans di Afrika)
......Jerman (Hulu):......Yiddi
Bahasa-bahasaJermanik Barat

Bahasa Inggris merupakan bahasaIndo-Eropa yang termasuk ke dalam cabangJermanik Barat dari subrumpunJermanik.[33]Bahasa Inggris Kuno berasal dari sebuah wilayahkesinambungan dialek dan budaya di sekujur pesisirLaut UtaraFrisia. Ragam tutur di wilayah ini secara bertahap berkembang menjadibahasa-bahasa Anglik di Kepulauan Britania sertabahasa-bahasa Frisia danJerman Hulu/Saksen Hulu diEropa Daratan. Bahasa-bahasa Frisia merupakan kerabat terdekat bagi bahasa Inggris dan bahasa-bahasa Anglik lainnya; keseluruhan bahasa ini tergabung dalam subkelompokAnglo-Frisia. Ragam tutur Jerman Hulu/Saksen Hulu juga berkerabat dekat dengan subkelompok ini; terkadang bahasa-bahasa Inggris, Frisia, dan Jerman Hulu digolongkan ke dalam subkelompokIngvaeonik (Jermanik Laut Utara), walaupun pengelompokan ini masih diperselisihkan keabsahannya.[34] Bahasa Inggris Kuno berevolusi menjadi bahasa Inggris Pertengahan, yang kemudian menurunkan bahasa Inggris Modern.[35] Beberap ragam tutur bahasa Inggris Kuno dan Pertengahan juga berkembang menjadi bahasa-bahasa Anglik lainnya, sepertiBahasa Skot yang dituturkan di Skotlandia,[36] atau ragamFingal sertaForth dan Bargy (Yola) di Irlandia.[37]

Sebagaimanabahasa Islandia danFaroe yang berkembang di kepulauan terpisah dari daratan Eropa, perkembangan bahasa Inggris di Kepulauan Britania membuatnya terisolasi dari pengaruh bahasa-bahasa Jermanik daratan. Bahasa Inggris pun berubah secara signifikan. Bahasa Inggris tidakberkesalingpahaman dengan bahasa Jermanik kontinental mana pun, akibat perbedaan dalam halkosakata,sintaksis, danfonologi. Walaupun begitu, beberapa di antaranya, seperti bahasa Belanda dan Frisia, memiliki kedekatan yang kuat dengan bahasa Inggris, terutama pada tahap-tahap awal pembetukannya.[38]

Namun, tidak seperti bahasa Islandia dan Faroe yang terisolasi, bahasa Inggris berkembang dengan pengaruh yang didapatkan melalui serangkaian invasi pihak luar ke Kepualaun Britania, terutama oleh penutur bahasaNorse Kuno danPrancis Norman. Bahasa-bahasa ini meninggalkan pengaruh yang dalam, sampai-sampai bahasa Inggris memiliki beberapa kesamaan dalam hal kosakata dan tata bahasa dengan banyak bahasa di luarkladus linguistiknya—walaupun hal ini tidak lantas menjadikan penutur bahasa Inggris dapat saling paham dengan penutur bahasa-bahasa tersebut. Beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa bahasa Inggris dapat dianggap sebagaibahasa campuran ataukreol. Pandangan ini juga dikenal sebagaihipotesis kreol Inggris Pertengahan. Meski begitu, terlepas dari pengaruh bahasa-bahasa lain terhadap kosakata dan tata bahasa Inggris Modern yang diakui secara luas, sebagian besar ahli di bidangkontak bahasa tidak menganggap bahasa Inggris sebagai bahasa campuran sejati.[39][40]

Bahasa Inggris digolongkan sebagai bahasa Jermanik karena ia mengalami beberapainovasi bahasa yang sama dengan bahasa-bahasa Jermanik lainnya sepertibahasa Belanda,Jerman, danSwedia.[41] Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa bahasa-bahasa tersebut diturunkan dari leluhur bersama, yaitubahasa Proto-Jermanik. Termasuk di antara ciri khas bahasa Jermanik adalah: pemabgian verba-verba menjadi kelasverba kuat danverba lemah, penggunaanverba modal, serta perubahan-perubahan bunyi yang berdampak pada konsonan-konsonan daribahasa Proto-Indo-Europa, sepertiHukum Grimm danHukum Verner. Bahasa Inggris digolongkan sebagai bagian dari cabang Anglo-Frisia, sebab bahasa Frisia dan bahasa Inggris berbagi ciri yang lebih spesifik, sepertipalatalisasi konsonan velar Proto-Germanik.[42]

Sejarah

Artikel utama:Sejarah bahasa Inggris
Kalimat pertamaBeowulf (atas) ditulis dalam bahasa Inggris Kuno: "Hƿæt ƿē Gārdena ingēar dagum þēod cyninga þrym ge frunon," yang berarti, "Listen! We of the Spear-Danes from days of yore have heard of the glory of the folk-kings."

Bahasa Inggris berasal dari dialekJermanik Laut Utara yang dibawa ke Britania olehpemukim Jermanik dari berbagai wilayah yang saat ini dikenal dengan Belanda, Jerman utara, danDenmark.[43] Menjelang periode ini, pendudukBritania Romawi berkomunikasi dengan menggunakan bahasaBrittonik,Keltik, beserta bahasa-bahasa Romawi yang dipengaruhi oleh bahasa Latin setelah pendudukan Romawi yang berlangsung selama 400 tahun.[44] Salah satu suku Jermanik yang datang ke Britania adalahAngles,[45] yang diperkirakan pindah seluruhnya ke Britania.[46] NamaEngland (dariEngla land[47] "Land of the Angles") andEnglish (Old EnglishEnglisc[48]) berasal dari nama suku inimeskipun suku-suku Jermanik lainnya sepertiSaxon,Jute, dan suku-suku dari pantaiFrisia,Saxon Hulu,Jutland, danSwedia selatan juga pindah ke Britania pada periode ini.[49][50][51]

Pada awalnya,bahasa Inggris Kuno terdiri dari beragam kelompok dialek, yang mencerminkan beragam suku yang menghuniAnglia-Sachsen,[52] tetapidialek Saxon Barat perlahan-lahan mulai mendominasi, seperti yang tertulis dalam syairBeowulf.

Bahasa Inggris Kuno kemudian diubah lagi oleh dua gelombang invasi. Yang pertama adalah invasi oleh penutur bahasaJermanik Utara, ketikaHalfdan Ragnarsson danIvar the Boneless mulai menaklukkan dan menguasai Kepulauan Britania bagian utara pada abad ke-8 dan ke-9 (lihatDanelaw). Invasi kedua berasal dari penuturbahasa RomawiNormandia Kuno pada abad ke-11 setelahpenaklukan Normandia terhadap Inggris. Normandia mengembangkan bahasa Inggris menjadibahasa Anglo-Norman, dan kemudianAnglo-Prancisdan memperkenalkan penggolongan kata, khususnya di kalangan istana dan pemerintahan. Normandia juga memperluasleksikon bahasa Inggris dengan menyerap kata-kata dari bahasa Skandinavia dan Prancis. Hal ini pada akhirnya menyederhanakan tatabahasa dan mengubah bahasa Inggris menjadi sebuah "bahasa pinjaman"bahasa yang secara terbuka menerima kata-kata baru dari bahasa lain.

Pergeseran linguistik dalam bahasa Inggris setelah pendudukan Normandia menghasilkan bahasa baru yang saat ini dikenal dengan bahasa Inggris Pertengahan;The Canterbury Tales karyaGeoffrey Chaucer adalah karya terkenal yang ditulis dalam bahasa ini. Pada periode ini, bahasa Latin merupakanlingua franca di kalangan Gereja Kristen dan intelektual Eropa, dan karya-karya ditulis atau disalin dalam bahasa Latin.[19] Kata-kata Latin kemudian turut diserap untuk menciptakan istilah atau konsep yang tidak terdapat dalam kata bahasa Inggris asli.

Pemakaianbahasa Inggris Modern, termasuk dalam karya-karyaWilliam Shakespeare[53] danAlkitab Versi Raja James, umumnya bermula sejak tahun 1550, dan setelahBritania Raya menjadi kekuatan kolonial, bahasa Inggris berfungsi sebagailingua franca di negara-negara jajahanImperium Britania. Pada periode pascakolonial, beberapa negara baru yang memilikiberagam bahasa pribumi memilih untuk tetap menggunakan bahasa Inggris sebagailingua franca untuk menghindari pertentangan politik yang mungkin muncul akibat menggunakan salah satu bahasa pribumi ketimbang bahasa yang lainnya. Sebagai akibat pertumbuhan Imperium Britania, bahasa Inggris digunakan secara luas di wilayah bekas jajahan Britania di Amerika Utara,India,Afrika Selatan,Australia,Singapura, dan di berbagai wilayah lainnya. Penggunaan bahasa Inggris semakin meluas setelah Amerika Serikat muncul sebagainegara adidaya pada pertengahan abad ke-20.

Bahasa terkait

Rumpun bahasa Jermanik

Bahasa Inggris berasal dari rumpun bahasaAnglo-Frisia, subkelompok daribahasa Jermanik Barat. Bahasa Jermanik Barat sendiri adalah salah satu cabang darirumpun bahasa Jermanik, sedangkan Jermanik adalah bagian darirumpun bahasa Indo-Eropa. Bahasa Inggris modern diturunkan secara langsung dari bahasa Inggris Pertengahan; Inggris Pertengahan diturunkan daribahasa Inggris Kuno, yang juga diturunkan daribahasa Proto-Jermanik. Seperti kebanyakan bahasa Jermanik lainnya, bahasa Inggris dicirikan dengan penggunaankata kerja pengandaian, pembagian kata kerja menjadikata kerja kuat danlemah, dan pergeseran pelafalan daribahasa Proto-Indo-Eropa, yang dikenal denganhukum Grimm. Bahasa kerabat terdekat dengan bahasa Inggris (selain bahasa-bahasa yang tergolong dalamrumpun bahasa Inggris dan bahasa Inggris kreol) adalahbahasa Frisia, yang berasal dari pantai selatanLaut Utara diBelanda,Jerman, danDenmark.

Selain dengan bahasa Frisia, bahasa lainnya yang juga terkait jauh dengan bahasa Inggris adalah bahasa-bahasa Jermanik Barat non-Anglo-Frisia (bahasa Belanda,Afrikaans,Jerman Hulu,Jerman Hilir,Yiddish) sertarumpun bahasa Jermanik Utara (Swedish,Denmark,Norwegia,Islandia, danFaroe). Tidak ada satupun dari bahasa-bahasa tersebut yang saling berpahaman dengan bahasa Inggris, umumnya karena perbedaanleksis,sintaks,semantik, danfonologi, serta isolasi yang dialami oleh bahasa Inggris diKepulauan Britania yang terpisah dari dataran Eropa, meskipun beberapa bahasa seperti Belanda memiliki afinitas yang cukup kuat dengan bahasa Inggris, terutama pada tingkat dasar. Pengisolasian telah memungkinkan bahasa Inggris (serta bahasa Islandia dan Faroe) untuk berkembang secara mandiri dan terpisah dari pengaruh bahasa Jermanik Eropa daratan.[54]

Ujung tombak Øvre Stabu dari abad ke-2 yang bertuliskanRaunijaz ("tester") dalambahasa Proto-Norse, salah satu sampel tertulis bahasa Jermanik paling awal.

Selain karena isolasi, perbedaan leksikal antara bahasa Inggris dengan bahasa Jermanik lainnya juga disebabkan olehperubahan diakronis,pergeseran semantik, dan banyaknya kata bahasa Inggris yang diserap dari bahasa lain, terutama Latin dan Prancis (meskipun penyerapan kata ini sama sekali bukanlah hal unik bagi bahasa Inggris). Misalnya: kata "exit" diserap dari bahasa Latin, bukannyauitgang (Belanda) danAusgang (Jerman), juga kata "change" (Prancis).

Persebaran geografis

Persentase penutur bahasa Inggris berdasarkan negara dan wilayah dependen pada tahun 2014.
  80–100%
  60–80%
  40–60%
  20–40%
  0.1–20%
  Tidak ada data
Persentase pengguna bahasa Inggris sebagaibahasa ibu

Pada tahun 2016, sekitar 400 juta orang menggunakan bahasa Inggris sebagaibahasa pertama mereka, sementara 1.1 miliar orang menuturkannya sebagai bahasa kedua.[55] English is thelargest language by number of speakers. Komunitas penutur bahasa Inggris dapat ditemui di tiap benua.[56]

Negara-negara yang menjadi tempat bahasa Inggris dituturkan dapat digolongkan menjadi tiga kategori berbeda, tergantung peran yang diambil oleh bahasa Inggris di negara tersebut. Negara "lingkar dalam" (inner circle)[57] yang memiliki banyakpenutur jati bahasa Inggris berbagi ragam tulisan standar yang bersifat internasional dan secara kolektif memengaruhi norma bertutur bahasa Inggris di seluruh dunia. Bahasa Inggris bukan hanya milik satu negara saja, dan bukan pula milik pemukim keturunan Inggris semata. Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa resmi di beberapa negara yang memiliki sedikit keturunan penutur jati bahasa Inggris. Bahasa ini juga telah menjadi bahasa terpenting dalam komunikasi internasional dengan bertindak sebagailingua franca bagi orang-orang yang tidak berbagi bahasa ibu yang sama di seluruh dunia.

Tiga lingkar negara-negara penutur bahasa Inggris

Ahli bahasa berkebangsaan India,Braj Kachru, membedakan antara negara-negara penutur bahasa Inggris denganmodel tiga lingkar.[57] Dalam model ini,

  • negara-negara di "lingkar dalam" memiliki komunitas penutur jati bahasa Inggris yang besar;
  • negara-negara di "lingkar luar" memilki komunitas penutur jati bahasa Inggris yang kecil, tetapi penggunaan bahasa Inggris yang luas sebagai bahasa kedua di bidang pendidikan, penyiaran, atau keperluan resmi setempat; dan
  • negara-negara di "lingkar pengembangan", yang memiliki banyak pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing.

Kachru mendasarkan modelnya pada metode penyebaran bahasa Inggris di negara yang berbeda-beda, bagaimana cara penutur mempelajarinya, dan lingkup penggunaan bahasa Inggris di negara tersebut. Cakupan ketiga lingkar ini dapat berubah seiring waktu.[58]

Braj Kachru's Three Circles of English
Tiga Lingkar Bahasa Inggris (Three Circles of English) menurut Braj Kachru

Fonologi

Artikel utama:Fonologi bahasa Inggris

Fonetik danfonologi bahasa Inggris berbeda dari satu dialek ke dialek yang lain, meskipun hal ini biasanya tidak mengganggu komunikasi antar penutur berbeda dialek. Keragaman fonologi menjadikan jumlahfonem (bunyi yang dapat mengubah arti) yang berbeda-beda, sementara keragaman fonetik memberikan perbedaan dalam hal realisasi pengucapan fonem-fonem tersebut.[59] Ringkasan berikut utamanya menjabarkan duasistem pengucapan baku, yaitu Pengucapan Lazim (Received Pronunciation, RP) yang dipakai diBritania Raya, serta logat Amerika Umum (General American, GA) yang dipakai diAmerika Serikat.

Sistem penulisan fonetik yang digunakan di bawah ini adalahAlfabet Fonetis Internasional (International Phonetic Alphabet atau IPA).[60][61][62]

Konsonan

Kebanyakan dialek bahasa Inggris menggunakan 24 fonem konsonan yang sama. Daftar konsonan yang diberikan di bawah ini berlaku untuk dialekInggris California[63] dan RP.[64]

Konsonan
BibirGigiRongga-gigiPascarongga-gigiLelangitLelangit-belakangCelah-suara
Sengaumnŋ
Letuppbtdkɡ
Gesekan
Geseranfvθðszʃʒh
Hampiranlɹ*jw

* Lazim ditranskripsikan sebagai/r/

Untukkonsonan hambat (hentian, afrikat, dan frikatif) yang berpasangan pada tabel di atas, seperti/pb/,/tʃdʒ/, dan/sz/, fonem yang pertama bersifatfortis (kuat), sementara yang kedua bersifat lenis (lemah). Konsonan hambat fortis seperti/ps/ diucapkan dengan otot yang lebih tegang dan hembusan napas yang lebih kuat daripada konsonan lenis seperti/bz/, dan selalu bersifatnirsuara (diucapkan tanpa menggetarkan pita suara). Pada konsonan lenis di awal dan akhir ujaran,getaran pita suara dilakukan secara parsial, sementara pada konsonan lenis di antara vokal, getaran pita suara dilakukan secara penuh. Pada kebanyakan dialek, hentian fortis seperti/p/ memiliki ciri artikulasi atau akustik tambahan, yaitu: 1) diucapkan denganaspirasi[pʰ] jika konsonan tersebut berdiri sendiri di awal suku kata bertekanan; 2) sering kali diucapkan tanpa aspirasi pada kasus lainnya, dan 3) sering kali diucapkantanpa letupan[p̚] atau dengan pra-glotalisasi[ʔp] di akhir suku kata. Pada kata yang terdiri dari satu suku kata, bunyi vokal sebelum hentian fortis dipendekkan, sehingga bunyi vokal pada katanip 'cubit' terdengar lebih pendek (secara fonetis, bukan fonemis) daripada vokal dalam katanib[nɪˑb̥] 'ujung yang runcing'.[65]

  • hentian lenis:bin[b̥ɪˑn] 'wadah',about[əˈbaʊt] 'tentang',nib[nɪˑb̥] 'ujung yang runcing'
  • hentian fortis:pin[pʰɪn] 'pin';spin[spɪn] 'putar';happy[ˈhæpi] 'bahagia';nip[nɪp̚] or[nɪʔp] 'cubit'

Pada dialek RP, aproksiman lateral/l/ memiliki duaalofon (variasi pengucapan) berbeda, yaitu[l] yang pengucapannya jelas atau polos, seperti pada katalight 'cahaya', serta[ɫ] yang diucapkan denganvelarisasi (lidah belakang dinaikkan sampai mendekati velum) sehingga terkesan "gelap" (dark l), seperti pada katafull 'penuh'.[66] Dialek GA menggunakanl gelap pada kebanyakan kasus.[67]

  • l jelas: pengucapan RP untuklight[laɪt] 'cahaya'
  • l gelap: pengucapan RP dan GA untukfull[fʊɫ] 'penuh', pengucapan GA untuklight[ɫaɪt] 'cahaya'

Semua konsonansonoran (baik likuida/l,r/ maupun sengau/m,n,ŋ/) bersifat nirsuara (diucapkan tanpa getaran pita suara) jika didahului oleh bunyi hambat nirsuara, dan bersifat silabis (diucapkan sebagai suku kata tersendiri) jika didahului oleh konsonan lain di akhir kata.[68]

  • sonoran nirsuara:clay[kl̥eɪ̯] 'lempung';snow RP[sn̥əʊ̯], GA[sn̥oʊ̯] 'salju'
  • sonoran silabis:paddle[ˈpad.l̩] 'dayung, kayuh',button[ˈbʌt.n̩] 'kancing, tombol'

Vokal

Pengucapan vokal-vokal dalam bahasa Inggris amat bervariasi dari satu dialek ke dialek lainnya, dan merupakan salah satu aspek yang paling mudah dideteksi untuk mengetahui logat yang digunakan oleh penuturnya. Tabel di bawah ini mendaftarfonem-fonem vokal dalam dialekReceived Pronunciation (RP) danGeneral American (GA), dengan contoh-contoh kata yang mengandung vokal-vokal tersebut, berdasarkanset kosakata yang disusun oleh para linguis. Vokal-vokal di sini direpresentasikan dengan simbol IPA; daftar vokal RP mengikut daftar vokal standar yang biasa ditemukan dalam kamus-kamus dan publikasi lain yang berasal dari Inggris.[69]

Monoftong
RPGAKataArti
ineedperlu, keperluan
ɪbidbertaruh
eɛbedkasur
æbackbelakang
ɑːɑbrabra
ɒboxkotak
ɔ,ɑclothkain
ɔːpawcakar, mengais
ufoodmakanan
ʊgoodbaik
ʌbuttetapi
ɜːɜɹbirdburung
əcommakoma
Diftong menutup
RPGAKataArti
bayteluk
əʊroadjalan
crymenangis, berteriak
cowsapi
ɔɪboyanak laki-laki
Diftong menengah
RPGAKataArti
ɪəɪɹpeersebaya
ɛɹpairpasangan
ʊəʊɹpoormiskin

Dalam dialek RP, panjang vokal bersifat fonemis;vokal panjang ditandai dengan simbol titik dua serupa ujung panah[ː] dalam tabel di atas. Contohnya adalah vokal dalam kataneed[niːd] yang berlawanan dengan vokal dalam katabid[bɪd]. Sementara dalam dialek GA, panjang vokal tidak bersifat fonemis atau mengubah makna.

Bunyi vokal dalam dialek RP maupun GAdipendekkan jika ditutup oleh konsonan fortis (seperti/tf/) pada suku kata yang sama, tetapi tidak dipendekkan sebelum konsonan lenis seperti/dv/ atau jika berada pada suku kata terbuka. Karena itu, bunyi vokal dalam katarich[rɪtʃ],neat[nit], dansafe[seɪ̯f] terkesan lebih pendek daripada bunyi vokal dalam kataridge[rɪˑdʒ],need[niˑd], dansave[seˑɪ̯v], begitu pula dengan bunyi vokal dalam katalight[laɪ̯t] yang lebih pendek daripada bunyi vokal dalam katalie[laˑɪ̯]. Karena konsonan lenis sering kali bersifat nirsuara pada akhir suku kata, panjang sebuah bunyi vokal merupakan penanda yang penting untuk mengetahui apakah konsonan yang mengikutinya bersifat lenis atau fortis.[70]

Vokal/ə/ hanya muncul pada suku kata tanpa penekanan dan diucapkan dengan mulut yang lebih terbuka pada posisi akhir bentuk dasar/pangkal kata (stem).[71][72] Beberapa dialek tidak membedakan antara bunyi/ɪ/ dan/ə/ dalam posisi tanpa penekanan, sehingga katarabbit 'kelinci' danabbot 'abbas, kepala biara' berbagi rima yang serupa, sementara namaLenin danLennon memiliki pengucapan yang sama (homofon). Ciri dialektal ini disebut sebagaipenggabungan vokal lemah (weak vowel merger).[73] Bunyi/ɜr/ dan/ər/ dalam dialek GA direalisasikan sebagaivokal dengan corak bunyir[ɚ]. Contohnya adalah katafurther 'lebih jauh', yang secara fonemis direpresentasikan sebagai/ˈfɜrðər/ tapi diucapkan sebagai[ˈfɚðɚ] dalam GA. Kata yang sama dalam RP direpresentasikan secara fonemis sebagai/ˈfɜːðə/ dan direalisasikan sebagai[ˈfəːðə].[74]

Tekanan, ritme dan intonasi

Tekanan memiliki peran yang besar dalam bahasa Inggris. Dalam kata-kata bahasa Inggris, ada suku kata yang ditekan dan ada yang tidak. Tekanan yang dimaksud di sini mencakup perbedaan dalam hal durasi, intensitas, dan kualitas vokal, dan terkadang juga perubahan pada nada (pitch). Suku kata yang ditekan diucapkan dengan lebih panjang dan lebih nyaring daripada suku kata yang tidak ditekan. Bunyi vokal dalam suku kata tanpa tekanan sering kali mengalamireduksi sementara vokal dalam suku kata dengan tekanan tidak direduksi.[75] Beberapa kata—terutama kata tugas, tetapi juga kata kerja modal sepertican—memilikibentuk lemah dan kuat tergantung dari apakah kata tersebut muncul di posisi yang ditekan atau tidak dalam sebuah kalimat.

Tekanan dalam bahasa Inggris bersifat fonemis, dan terdapat beberapa pasang kata yang dibedakan hanya berdasarkan posisi tekanannya. Contohnya, katacontract ditekan pada suku kata pertama (/ˈkɒntrækt/ ) ketika digunakan sebagai nomina ('kontrak'), tetapi ditekan pada suku kata terakhir (/kənˈtrækt/ ) ketika digunakan sebagai verba yang dapat mencakup banyak makna (termasuk misalnyacontract yang berarti 'menyusut').[76][77][78] Di sini, tekanan berkaitan dengan reduksi vokal: padacontract yang bermakna nomina, vokal pada suku kata pertama yang ditekan diucapkan tanpa reduksi sebagai/ɒ/, tetapi padacontract yang bermakna verba, suku kata pertama tidak ditekan dan vokalnya direduksi menjadi/ə/. Tekanan juga digunakan untuk membedakan antara kata dan frasa, sehingga gabungan kata serangkai hanya diberi tekanan pada salah satu bagian, tetapi frasa dengan komponen yang sama ditekan dua kali: contohnyaa burnout (/ˈbɜːrnt/) 'kelelahan mental' versusto burn out (/ˈbɜːrnˈt/) 'membakar habis', sertaa hotdog (/ˈhɒtdɒɡ/) 'sepotonghotdog' versusa hot dog (/ˈhɒtˈdɒɡ/) 'seekor anjing yang panas'.[79]

Bahasa Inggris umumnya dianggap sebagai bahasa yang ritmenya diatur oleh suku kata bertekanan (stress-timed rhythm); selisih waktu pengucapan antara suku kata bertekanan dalam bahasa Inggris cenderung konstan.[80] Suku kata dengan tekanan diucapkan lebih panjang, sementara suku kata tanpa tekanan (yang berada di antara suku kata bertekanan) dipendekkan. Pemendekan bunyi vokal dalam suku kata tanpa tekanan menyebabkan perubahan dalamkualitas vokal; fenomena ini disebut juga denganreduksi vokal.[81]

Ragam regional

Ragam-ragam bahasa Inggris Baku dan ciri khasnya[82]
Ciri
fonologi
Amerika
Serikat
KanadaRepublik
Irlandia
Irlandia
Utara
SkotlandiaInggrisWalesAfrika
Selatan
AustraliaSelandia
Baru
merger vokalfatherbotheryaya
/ɒ/ diucapkan secaratakbulatyayaya
/ɜːr/ diucapkan sebagai[ɚ]yayayaya
merger vokalcotcaughtmungkinyamungkinyaya
merger vokalfoolfullyaya
/t,d/ diucapkan dengankepakan lidah (flap)yayamungkinseringjarangjarangjarangjarangyasering
pemisahan vokaltrapbathmungkinmungkinseringyayaseringya
tidak bersifatrhotis (/r/ dibuang setelah vokal)yayayayaya
/æ,ɛ/ ditukar dengan vokal tertutupyayaya
/l/ dapat selalu diucapkan sebagai[ɫ]yayayayayaya
/ɑːr/ diucapkan denganposisi yang lebih majumungkinmungkinyaya
Vokal terbuka dalam beberapa dialek
KosakataRPGAKanadaPerubahan bunyi
THOUGHT/ɔː//ɔ/ atau/ɑ//ɑ/merger vokalcotcaught
CLOTH/ɒ/pemisahan vokallotcloth
LOT/ɑ/merger vokalfatherbother
PALM/ɑː/
BATH/æ//æ/pemisahan vokaltrapbath
TRAP/æ/

Perbedaan paling besar dalam ragam-ragam bahasa Inggris adalah pada pengucapan bunyi vokalnya. Terdapat dua ragam utama yang digunakan sebagai ragam baku dalam pengajaran bahasa Inggris di negara-negara yang penduduknya mayoritas bukan penutur bahasa tersebut, yaitu bahasa Inggris Britania (British English, BrE) dan bahasa Inggris Amerika (American English, AmE). Negara-negara sepertiKanada,Australia,Irlandia,Selandia Baru danAfrika Selatan memiliki ragam baku mereka sendiri yang lebih jarang dipakai dalam pengajaran bahasa Inggris secara internasional. Beberapa perbedaan antara ragam-ragam ini dapat dilihat pada tabel "Ragam-ragam bahasa Inggris Baku dan ciri khasnya".[82]

Sepanjang sejarahnya, bahasa Inggris telah melalui berbagaiperubahan bunyi. Sebagian perubahan bunyi ini berlaku pada seluruh ragam bahasa Inggris, sementara sebagian yang lain hanya berlaku pada beberapa ragam saja. Ragam-ragam baku bahasa Inggris pada umumnya mengalamiPergeseran Vokal Besar (Great Vowel Shift) yang memengaruhi pengucapan vokal-vokal panjang, walaupun terdapat perbedaan dalam bunyi vokal yang dihasilkan oleh pergeseran ini pada sebagian kecil dialek. Di Amerika Utara, beberapa pergeseran berantai (pergeseran bunyi yang memicu pergeseran lainnya) sepertiPergeseran Vokal Kota-Kota Utara (Northern Cities Vowel Shift) danPergeseran Kanada (Canadian Shift) menghasilkan bentang vokal yang amat khas pada sebagian logat daerah.[83]

Beberapa dialek memiliki bunyi konsonan fonemis dan fonetis yang lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah bunyi dalam ragam-ragam baku. Sebagian ragam konservatif seperti bahasa Inggris Skotlandia menggunakan bunyinirsuara[ʍ] dalam katawhine 'mengeluh', kontras dengan bunyi[w] dalam katawine '(minuman) anggur' yang menggunakan getaran pita suara. Sementara itu, kebanyakan dialek lainnya menggunakan[w] dalam kedua kondisi; ciri ini disebut juga sebagaimerger konsonanwinewhine. Bunyi frikatif velar nirsuara/x/ dapat ditemukan dalam bahasa Inggris Skotlandia, yang membedakan antara pengucapan kataloch/lɔx/ 'danau' dengan katalock/lɔk/ 'mengunci, gembok'. Logat sepertiCockney yang mengalami fenomena "penghapusanh" (h-dropping) tidak memiliki bunyi frikatif glotal/h/, dan logat yang mengalami "penghentianth" (th-stopping) dan "pengedepananth" (th-fronting) sepertidialek Afrika-Amerika danInggris Estuari tidak memiliki frikatif dental/θ,ð/, tetapi menggantinya dengan hentian dental/alveolar/t,d/ atau frikatif labiodental/f,v/.[84][85] Perubahan lain yang memengaruhi fonologi ragam-ragam tempatan di antaranya adalah penghapusanyod (penghapusan bunyi/j/ dalam beberapa kondisi), peleburanyod (peleburan bunyi/j/ yang membentuk kluster dengan konsonan lain menjadi bunyi sibilan), dan pemupusan kluster konsonan.[86]

Dialek GA dan RP berbeda dalam hal pengucapan bunyi historis/r/ yang menutup vokal di akhir suku kata. Dialek GA merupakanragam rhotis, yaitu ragam bahasa Inggris yang merealisasikan bunyi/r/ di akhir suku kata, sementara dialek RP yang bersifat non-rhotis menghilangkan bunyi/r/ di posisi tersebut. Dialek-dialek bahasa Inggris dapat digolongkan sebagai ragam rhotis dan non-rhotis tergantung apakah dialek tersebut menghilangkan bunyi/r/ seperti dialek RP atau melestarikan bunyi tersebut seperti dialek GA.[87]

Terdapat perbedaan dialektal yang kompleks dalam kosakata yang memiliki bunyi vokal terbuka depan dan vokal terbuka belakangɑːɒɔː/. Keempat bunyi vokal ini hanya dibedakan dalam dialek RP, Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan. Dalam dialek GA, vokal-vokal ini melebur menjadiɑɔ/,[88] sementara dalam dialek Kanada, kesemuanya melebur menjadi dua bunyi saja:ɑ/.[89] Selain itu, kosakata yang mengandung vokal-vokal tersebut dapat berbeda-beda tergantung dialeknya. Tabel "Vokal terbuka dalam beberapa dialek" menunjukkan keragaman ini dalam beberapa kosakata yang mengandung bunyi-bunyi vokal tersebut.

Sistem penulisan

Artikel utama:Alfabet Inggris
Huruf besarHuruf kecilIPAHuruf besarHuruf kecilIPA
Aa/eɪ/Nn/ɛn/
Bb/biː/Oo/eoʊ/
Cc/siː/Pp/piː/
Dd/diː/Qq/kjuː/
Ee/iː/Rr/ɑr/
Ff/ɛf/Ss/ɛs/
Gg/dʒiː/Tt/tiː/
Hh/eɪtʃ/Uu/juː/
Ii/aɪ/Vv/viː/
Jj/dʒeɪ/Ww/ˈdʌbəljuː/
Kk/keɪ/Xx/ɛks/
Ll/ɛl/Yy/waɪ/
Mm/ɛm/Zz/ziː/

Tata bahasa

Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya, itu tergantung tradisi yang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani adalah tata bahasa Inggris Amerika (American English) dan Inggris Britania Raya(British English).

Sistem kala

Bahasa Inggris umumnya dikenal memiliki empat bentukkala yakni:

Namun, kala yang sejati dalam bahasa Inggris hanyakala lampau dankala kini (taklampau) karena dua kala lainnya hanya berupa kata dasar ditambah verba bantu.

Untuk menunjukkan perbedaan aspek gramatikal lebih lanjut, masing-masing kala memiliki "empat bagian" yakni:

  • Simple (umumnya menunjukkan aspek habitual, frekuentatif, atau momentan tergantung adverbia yang ada)
  • Continuous/Progressive (aspek kontinuatif atau progresif)
  • Perfect (aspek perfektif)
  • Perfect Continuous/Progressive (aspek imperfektif)

Rumus sistem kala

Kalimat positif/Kalimat aktif
PastPresentFuturePast Future
SimpleS + KK2 + OS + KK1 + OS + Will + KK1 + OS + Would + KK1 + O
ContinuousS + Was/Were + KK-ing + OS + Am/Are/Is + KK-ing + OS + Will + Be + KK-ing + OS + Would + Be + KK-ing + O
PerfectS + Had + KK3 + OS + Have/Has + KK3 + OS + Will + Have + KK3 + OS + Would + Have + KK3 + O
Perfect ContinuousS + Had + Been + KK-ing + OS + Have/Has + Been + KK-ing + OS + Will + Have + Been + KK-ing + OS + Would + Have + Been + KK-ing + O
  • Ket:
    Subjek adalah pelaku dan objek adalah penderita.
    untuk KK1, kata ganti orang ketiga harus ditambahs/es
Kalimat negatif
PastPresentFuturePast Future
SimpleS + Did + Not + KK1 + OS + Do/Does + Not + KK1 + OS + Will + Not + KK1 + OS + Would + Not + KK1 + O
ContinuousS + Was/Were + Not + KK-ing + OS + Am/Are/Is + Not + KK-ing + OS + Will + Not + Be + KK-ing + OS + Would + Not + Be + KK-ing + O
PerfectS + Had + Not + KK3 + OS + Have/Has + Not + KK3 + OS + Will + Not + Have + KK3 + OS + Would + Not + Have + KK3 + O
Perfect ContinuousS + Had Not + Been + KK-ing + OS + Have/Has + Not + Been + KK-ing + OS + Will + Not + Have + Been + KK-ing + OS + Would + Not + Have + Been + KK-ing + O
  • Ket: Subjek adalah pelaku dan objek adalah penderita.
Kalimat pasif
PastPresentFuturePast Future
SimpleS + Was/Were + KK3 + By + OS + Am/Are/Is + KK3 + By + OS + Will + Be + KK3 + By + OS + Would + Be + KK3 + By + O
ContinuousS + Was/Were + Being + KK3 + By + OS + Am/Are/Is + Being + KK3 + By + OS + Will + Be + Being + KK3 + By + OS + Would + Be + Being + KK3 + O
PerfectS + Had + Been + KK3 + By + OS + Have/Has + Been + KK3 + OS + Will + Have + Been + KK3 + OS + Would + Have + Been + KK3 + O
Perfect ContinuousS + Had + Been + Being + KK3 + By + OS + Have/Has + Been + Being + KK3 + By + OS + Will + Have + Been + Being + KK3 + By + OS + Would + Have + Been + Being + KK3 + By + O
  • Ket: Subjek adalah penderita dan objek adalah pelaku.

Kata ganti

Orang

Artikel utama:Kata ganti orang
Kata ganti orang Inggris[90]:52
OrangNomorKasus
SubjekObjek
PertamaTunggalIme
Jamakweus
KeduaTunggalyouyou
Jamakyouyou
KetigaTunggalhe, she, ithim, her, it
Jamaktheythem

Refleksi

Artikel utama:Kata ganti refleksi
Kata ganti refleksi Inggris[90]:52
Imyself
youyourself
weourselves
theythemselves
you (jamak)yourselves
he, she, ithimself, herself, itself

Pemilik

Artikel utama:Kata ganti pemilik
Kata ganti pemilik dalam bahasa Inggris[90]:52
SubjekKata sifatKata ganti
Imymine
youyouryours
weourours
theytheirtheirs
he, she, ithis, her, itshis, hers, its

Penanya

Artikel utama:Kata ganti penanya
Kata ganti penanya Inggris[90]:52
InggrisIndonesia
howbagaimana
whosiapa
whatapa
whenkapan
whymengapa
wheredi mana, ke mana, mana
whichyang mana
whosemilik siapa
whomoleh siapa
how manyberapa (untuk benda dapat dihitung)
how muchberapa (untuk benda tidak dapat dihitung)

Penunjuk

Artikel utama:Kata ganti penunjuk
Kata ganti penunjuk Inggris[90]:52
InggrisIndonesia
this, theseini
that, thoseitu
this oneyang ini
that oneyang itu

Referensi

  1. Oxford Learner's Dictionary 2015, Entry:English – Pronunciation.
  2. 123"What are the top 200 most spoken languages?".Ethnologue. 2022. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-06-18. Diakses tanggal2023-04-12.
  3. Ethnologue; diakses pada: 6 Juni 2019; situs arsip:https://web.archive.org/web/20190606034819/https://www.ethnologue.com/language/eng.
  4. Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "English".Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History.;;
  5. "UNESCO InteractiveAtlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasaInggris,Prancis,Spanyol,Rusia, andTionghoa).UNESCO. 2011. Diarsipkan dariasli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal26 Juni 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. "UNESCOAtlas of the World's Languages in Danger"(PDF) (dalam bahasa Inggris).UNESCO. 2010. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal31 Mei 2022.
  7. "Bahasa Inggris".www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  8. Mydans, Seth (14-05-2007)."Across cultures, English is the word".The New York Times (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dariasli tanggal 2021-08-15. Diakses tanggal 21-09-2011.;Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  9. Ammon 2006, hlm. 2245-2247.
  10. Schneider 2007, hlm. 1.
  11. Mazrui& Mazrui 1998, hlm. 21.
  12. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung; Kustanti, Dewi; Prihmayadi, Yadi (2017-06-20)."PROBLEMATIKA BUDAYA BERBICARA BAHASA INGGRIS".Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam.14 (1):161–174.doi:10.15575/al-tsaqafa.v14i1.1798.ISSN 0216-5937. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-01-07. Diakses tanggal2023-01-07.
  13. Hjarvard, Stig (2004)"The globalization of language: How the media contribute to the spread of English and the emergence of medialects" Trans. Charly Hultén.Nordicom Review. Retrieved 30 December 2014.
  14. Crystal 2003a, hlm. 6.
  15. Wardhaugh 2010, hlm. 55.
  16. "English – Definition and More from the Free Merriam-Webster Dictionary". Merriam-webster.com. 25 April 2007. Diarsipkan dariasli tanggal 2015-03-25. Diakses tanggal4 November 2012.
  17. "Words on the brain: from 1 million years ago?".History of language. Diarsipkan dariasli tanggal 2013-09-28. Diakses tanggal5 September 2010.
  18. Baugh, Albert C. and Cable, Thomas (1978)."Latin Influences on Old English".An excerpt from Foreign Influences on Old English. Diarsipkan dariasli tanggal 2010-11-27. Diakses tanggal5 September 2010.Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  19. 12Daniel Weissbort (2006). "Translation: theory and practice: a historical reader". p.100. Oxford University Press, 2006
  20. "How many words are there in the English Language?".Oxford Dictionaries (dalam bahasa bahasa Inggris). Oxford University Press. Diarsipkan dariasli tanggal 2011-11-30. Diakses tanggal 19-02-2016.;Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  21. "Vista Worldwide Language Statistics" (dalam bahasa bahasa Inggris). Vistawide.com. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-11-20. Diakses tanggal 31-10-2010.;Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  22. Harper, Douglas."english".Online Etymology Dictionary.
  23. Smith, Ross (2005). "Global English: gift or curse?".English Today.21 (2): 56.doi:10.1017/S0266078405002075.
  24. 12David Graddol (1997)."The Future of English?"(PDF). The British Council. Diarsipkan dariasli(PDF) tanggal 2014-06-28. Diakses tanggal 15-04-2007.;
  25. "IMO Standard Marine Communication Phrases". International Maritime Organization. Diarsipkan dariasli tanggal 2011-10-03. Diakses tanggal 18-02-2016.;
  26. "FAQ – Language proficiency requirements for licence holders – In which languages does a licence holder need to demonstrate proficiency?". International Civil Aviation Organization – Air Navigation Bureau. Diarsipkan dariasli tanggal 2009-02-20. Diakses tanggal 02-06-2011.;
  27. "The triumph of English". The Economist. 20-12-2001. Diarsipkan dariasli tanggal 2017-03-26. Diakses tanggal 26-03-2007.;(perlu berlangganan)
  28. "Lecture 7: World-Wide English".EHistLing. Diarsipkan dariasli tanggal 2007-04-01. Diakses tanggal 26-03-2007.;
  29. Graphics:English replacing German as language of Science Nobel Prize winners. FromJ. Schmidhuber (2010),Evolution of National Nobel Prize Shares in the 20th Century atarXiv:1009.2634v1
  30. "UN official languages". Un.org. Diarsipkan dariasli tanggal 2011-08-26. Diakses tanggal 20-04-2013.;
  31. Crystal, David (2002).Language Death.Cambridge University Press.doi:10.2277/0521012716.ISBN 0-521-01271-6.
  32. Cheshire, Jenny (1991).English Around The World: Sociolinguistic Perspectives.Cambridge University Press.doi:10.2277/0521395658.ISBN 0-521-39565-8.
  33. Bammesberger 1992, hlm. 29–30.
  34. Bammesberger 1992, hlm. 30.
  35. Robinson 1992.
  36. Romaine 1982, hlm. 56–65.
  37. Barry 1982, hlm. 86–87.
  38. Harbert 2007.
  39. Thomason& Kaufman 1988, hlm. 264–265.
  40. Watts 2011, Chapter 4.
  41. Durrell 2006.
  42. König& van der Auwera 1994.
  43. Blench, R.; Spriggs, Matthew (1999).Archaeology and Language: Correlating Archaeological and Linguistic Hypotheses. Routledge. hlm. 285–286.ISBN 978-0-415-11761-6. Diarsipkan dariasli tanggal 2023-04-16. Diakses tanggal2014-01-20.
  44. "The Roman epoch in Britain lasted for 367 years", Information Britain website
  45. "Anglik English language resource". Anglik.net. Diarsipkan dariasli tanggal 2002-06-04. Diakses tanggal21 April 2010.
  46. "Bede's Ecclesiastical History of England| Christian Classics Ethereal Library". Ccel.org. 1 June 2005. Diarsipkan dariasli tanggal 2019-03-08. Diakses tanggal2 January 2010.
  47. Bosworth, Joseph."Engla land".An Anglo-Saxon Dictionary (Online). Prague:Charles University. Diarsipkan dariasli tanggal 2012-12-21. Diakses tanggal2014-01-20.;
  48. Bosworth, Joseph."Englisc".An Anglo-Saxon Dictionary (Online). Prague:Charles University. Diarsipkan dariasli tanggal 2012-12-21. Diakses tanggal2014-01-20.;
  49. Collingwood, R. G. (1936). "The English Settlements. The Sources for the period: Angles, Saxons, and Jutes on the Continent".Roman Britain and English Settlements. Oxford, England: Clarendon. hlm. 325 et sec.ISBN 0-8196-1160-3.;
  50. "Linguistics Research Center Texas University". Utexas.edu. 20 February 2009. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-02-20. Diakses tanggal21 April 2010.
  51. "The Germanic Invasions of Western Europe, Calgary University". Ucalgary.ca. Diarsipkan dariasli tanggal 2013-08-12. Diakses tanggal21 April 2010.
  52. Graddol, David; Leith, Dick and Swann, Joan (1996)English: History, Diversity and Change, New York: Routledge, p. 101,ISBN 0-415-13118-9.
  53. Cercignani, Fausto (1981)Shakespeare's Works and Elizabethan Pronunciation, Oxford, Clarendon Press.
  54. Baugh, p. 336.
  55. "Which countries are best at English as a second language?".World Economic Forum. Diarsipkan dariasli tanggal 2016-11-25. Diakses tanggal29 November 2016.
  56. Crystal 2003b, hlm. 106.
  57. 12Svartvik& Leech 2006, hlm. 2.
  58. Kachru 2006, hlm. 196.
  59. Wolfram 2006, hlm. 334–335.
  60. Carr& Honeybone 2007.
  61. Bermúdez-Otero& McMahon 2006.
  62. MacMahon 2006.
  63. International Phonetic Association 1999, hlm. 41–42.
  64. König 1994, hlm. 534.
  65. Collins& Mees 2003, hlm. 47–53.
  66. Trudgill& Hannah 2008, hlm. 13.
  67. Trudgill& Hannah 2008, hlm. 41.
  68. Brinton& Brinton 2010, hlm. 56–59.
  69. Wells, John C. (8 February 2001)."IPA transcription systems for English". University College London. Diarsipkan dariasli tanggal 2018-09-19. Diakses tanggal2021-09-16.
  70. Collins& Mees 2003, hlm. 46–50.
  71. Cruttenden 2014, hlm. 138.
  72. Flemming& Johnson 2007.
  73. Wells 1982, hlm. 167.
  74. Wells 1982, hlm. 121.
  75. International Phonetic Association 1999, hlm. 42.
  76. Oxford Learner's Dictionary 2015, Entry "contract".
  77. Merriam Webster 2015, Entry "contract".
  78. Macquarie Dictionary 2015, Entry "contract".
  79. Brinton& Brinton 2010, hlm. 66.
  80. "Sentence stress".ESOL Nexus. British Council. Diarsipkan dariasli tanggal 2019-12-03. Diakses tanggal24 November 2019.
  81. Lunden, Anya (2017)."Duration, vowel quality, and the rhythmic pattern of English".Laboratory Phonology.8: 27.doi:10.5334/labphon.37.
  82. 12Trudgill& Hannah 2002, hlm. 4–6.
  83. Lass 1992, hlm. 90,118,610;Lass 2000, hlm. 80,656.
  84. Roach 2009, hlm. 53.
  85. Giegerich 1992, hlm. 36.
  86. Wells, John (1982).Accents of English.ISBN 0-521-28540-2.
  87. Lass 2000, hlm. 114.
  88. Wells 1982, hlm. xviii–xix.
  89. Wells 1982, hlm. 493.
  90. 12345Kesalahan pengutipan: Tanda<ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaBorjars

Daftar pustaka

Lihat pula

Pranala luar

Lihat entribahasa inggris di kamus bebas Wikikamus.

Umum

Kamus

Tesaurus

Esai

Intonasi

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_Inggris&oldid=28895272"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2026 Movatter.jp