Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

BRICS

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
BRICS
Brazil • Russia • India • China • South Africa
Logo BRICS kepemimpinan Brasil tahun 2025
Logo BRICS selama kepemimpinan Brasil pada tahun 2025
Kepala delegasi negara-negara BRICS berpose diKonferensi Tingkat Tinggi BRICS ke-16
Peta kunci
  Negara anggota BRICS
  Mitra BRICS
  Pelamar BRICS
  Diundang untuk bergabung dengan BRICS
Dinamai berdasarkanLima inisial negara anggota pertama dalam bahasa Inggris
PendahuluKTT BRICS 2024, Rusia
PenerusKTT BRICS 2025, Brasil
Tanggal pendirian16 Juni 2009;16 tahun lalu (2009-06-16)
Didirikan di
JenisOrganisasi antarpemerintah
TujuanPolitik dan ekonomi
BidangPolitik internasional
Jumlah anggota
 Brasil
 Rusia
 India
 Tiongkok
 Afrika Selatan

 Mesir
 Ethiopia
 Indonesia
 Iran
 Uni Emirat Arab
Ketua (Petahana)
BrasilLuiz Inácio Lula da Silva,Presiden Brasil
Nama sebelumnya
BRIC

BRICS (akronim dalambahasa Inggris dari:Brazil,Russia,India,China,South Africa) adalahorganisasi antarpemerintah yang terdiri dariBrasil,Rusia,India,Tiongkok,Afrika Selatan,Iran,Mesir,Etiopia,Uni Emirat Arab, danIndonesia. Awalnyadibentuk untuk menyoroti peluang investasi,[1] organisasi ini berkembang menjadi sebuah blokgeopolitik, dengan pemerintah mereka bertemu setiap tahunnya dalam sebuah KTT formal dan mengoordinasikan kebijakan multilateral sejak 2009. Hubungan bilateral di antara BRICS dilakukan khususnya berdasarkan pada prinsip non-intervensi, kesetaraan, dan saling menguntungkan.[2]

Negara-negara pendirinya yakni Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok mengadakanKTT pemimpin pertamanya di Rusia pada tahun 2009 dengan namaBRIC. Setelah penggantian nama organisasi, Afrika Selatan menghadiri pertemuan puncak pertamanya sebagai anggota pada tahun 2011 setelah bergabung dengan organisasi tersebutpada tahun 2010.[3][4] Iran, Mesir, Etiopia, dan Uni Emirat Arab menghadiri KTT pertama mereka sebagai negara anggota padaKTT tahun 2024 di Rusia. Arab Saudi belum bergabung secara resmi, tetapi berpartisipasi dalam kegiatan BRICS sebagai negara yang diundang.[5][6]

Jika digabungkan, negara anggota BRICS mencakup sekitar 30% permukaan bumi dan 45% populasi global. Afrika Selatan memilikiekonomi terbesar di Afrika, sedangkan Brasil, India, dan Tiongkok termasuk di antara 10 negara terbesar di duniaberdasarkan populasi,luas wilayah, danproduk domestik bruto (PDB)nominal, danberdasarkan paritas daya beli, Rusia muncul sebagai ekonomi terbesar di Eropa pada tahun fiskal terakhir.[7] Kelima negara anggota awal tersebut merupakan anggotaG20, dengan PDB nominal gabungan sebesar US$28 triliun (sekitar 27% dari produk dunia bruto), totalPDB (PPP) sekitar US$65 triliun (33% dari PDB PPP global), dan diperkirakan US$5,2 triliun dalam cadangan devisa gabungan (per 2024).[8]

Negara anggota BRICS dianggap sebagai pesaing geopolitik terdepan bagi blokG7 yang terdiri dari negara-negara maju terkemuka, dengan menerapkan inisiatif-inisiatif yang bersaing sepertiNew Development Bank,BRICS Contingent Reserve Arrangement,BRICS Pay, BRICS Joint Statistical Publication,[9] dan mata uang cadangan keranjang BRICS.[10]

Sejarah

[sunting |sunting sumber]

BRIC: Awal Mula Terbentuk

[sunting |sunting sumber]
Pemimpin negara BRIC pada tahun 2010

AkronimBRIC ini pertama kali dicetuskan olehGoldman Sachs pada tahun 2001.[11][12] Istilah ini awalnya diciptakan sebagai BRIC (tanpa Afrika Selatan) oleh ekonom Goldman Sachs, Jim O'Neill, pada tahun 2001. Ia percaya bahwa pada tahun 2050, empat negara BRIC akan mendominasi ekonomi global.[13]

Para menteri luar negeri dari empat negara anggota BRIC (Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok) bertemu di New York City pada bulan September 2006 di sela-sela Debat Umum Majelis Umum PBB, yang menjadi awal dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi.[14] Selanjutnya diadakan pertemuan diplomatik secara resmi bertempat di Yekaterinburg, Rusia, pada tanggal 16 Juni 2009.

KTT resmi pertama BRIC ini dihadiri oleh pemimpin dari setiap negara anggota yaituLuiz Inácio Lula da Silva,Dmitry Medvedev,Manmohan Singh, danHu Jintao, yang merupakan pemimpin Brazil, Rusia, India, dan China.[15] Fokus dari pertemuan ini adalah untuk memperbaiki situasi ekonomi global dan mereformasi lembaga-lembaga keuangan, serta mendiskusikan bagaimana keempat negara tersebut dapat bekerja sama dengan lebih baik di masa depan.[16]

BRICS: Masuknya Afrika Selatan

[sunting |sunting sumber]

Pada tahun 2010, Afrika Selatan memulai upaya untuk bergabung dengan BRIC, dan proses penerimaan Afrika Selatan dimulai pada bulan Agustus pada tahun tersebut. Afrika Selatan secara resmi menjadi negara anggota pada tanggal 24 Desember 2010, setelah secara resmi diundang oleh Tiongkok untuk bergabung dan kemudian diterima oleh negara-negara BRIC lainnya.[17]

Indonesia dan Keanggotaannya di BRICS

[sunting |sunting sumber]

Indonesia secara resmi bergabung dengan BRICS[18] (Brazil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) pada tanggal6 Januari 2025. Keputusan ini menandai babak baru dalam peran strategis Indonesia di kancah internasional. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota aktif forum global seperti G20 dan ASEAN, Indonesia diakui memiliki potensi besar untuk memperkuat pengaruh dan kontribusi BRICS dalam membentuk tatanan dunia yang lebih inklusif dan berimbang.

Keanggotaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang besar dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, seperti perdagangan, investasi, teknologi, energi, serta penanganan tantangan global seperti ketimpangan ekonomi dan perubahan iklim. Sebagai anggota baru, Indonesia diharapkan dapat menjadi jembatan antara BRICS dan kawasan Asia-Pasifik, memperluas cakupan pengaruh organisasi ini secara geopolitik dan geoekonomi.

Masuknya Indonesia ke dalam BRICS pada tanggal bersejarah tersebut telah disambut baik oleh berbagai pihak, baik di dalam negeri maupun komunitas internasional. Hal ini mencerminkan keseriusan Indonesia untuk memperkuat kerja sama multilateral dan berkontribusi pada pembangunan global yang berkelanjutan dan adil.[18]

New Development Bank

[sunting |sunting sumber]
BRICS Tower, kantor pusatNew Development Bank (NDB) diShanghai,Tiongkok

Pada bulan Juni 2012, negara-negara BRICS menjanjikan $75 miliar untuk meningkatkan kekuatan pinjaman padaInternational Monetary Fund (IMF). Namun, pinjaman ini bergantung pada reformasi pemungutan suara IMF. Pada bulan Maret 2013 yang bertepatan dengan KTT BRICS kelima di Durban, negara-negara anggota BRICS sepakat untuk membentuk sebuah lembaga keuangan global agar dapat bekerja sama dengan IMF dan Bank Dunia yang didominasi oleh negara-negara Barat.[19] Lembaga keuangan yang didirikan oleh BRICS ini bernamaNew Development Bank yang dibentuk pada tahun 2014.

Pada bulan Juli 2014, pada KTT BRICS keenam di Fortaleza, BRICS menandatangani dokumen untuk mendirikanNew Development Bank senilai US$100 miliar dan sebuah cadangan mata uang senilai lebih dari US$100 miliar.[20] Lembaga keuangan ini didirikan dengan tujuan untuk menyediakan pendanaan bagi pasar negara berkembang dan negara berkembang itu sendiri dalam membantu proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan.[13]

Pada tahun 2021 lalu, Dewan Gubernur lembaga ini telah menyetujui bergabungnya Bangladesh, UEA, Mesir, dan Uruguay sebagai anggota barunya. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya ekspansi New Development Bank (NDB) sebagai lembaga multilateral global.[21] Pada spektrum infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan yang luas, fokus New Development Bank selama periode 2022-2026 akan berfokus pada beberapa aspek. Beberapa aspek tersebut adalah Energi Bersih dan Efisiensi Energi, Infrastruktur Transportasi, Perlindungan Lingkungan, Infrastruktur Sosial, Infrastruktur Digital, dan lain sebagainya.[21] Tak cukup dengan membuat lembaga keuangan sendiri, baru-baru ini BRICS juga dikabarkan akan segera meluncurkan mata uangnya sendiri. Meski belum dipastikan waktunya, tetapi wacana ini telah banyak menuai sorotan karena dianggap menjadi ancaman bagi dolar Amerika Serikat.[21]

Tantangan BRICS

[sunting |sunting sumber]

Adanya organisasi antarpemerintah seperti BRICS ini tentunya tidak lepas dari tantangan yang dihadapi. Hal ini dapat dilihat dari latar belakang setiap anggota BRICS yang memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dimana antar satu sama lain memiliki perbedaan kepentingan yang ingin mereka capai.[22] Salah satu contohnya adalah kekesalan Tiongkok terhadap negara BRICS lainnya yang menuduh Tiongkok melakukan dumping. Selain itu, Brasil melakukan kritik terhadap Rusia yang melakukan restriksi impor ketat bagi produk pertanian karena Rusia memiliki ambisi untuk menjadi negara pengekspor produk agraria yang dapat menjadi pesaing Brasil.[22] Tantangan lain yang dihadapi oleh BRICS ini yaitu adanya perbedaan kepentingan dan cara pandang. Salah satu contohnya adalah pembahasan terkait dengan pembentukan New Development Bank dan juga adanya ambisi dari masing-masing negara anggota untuk membawa kepentingan mereka masing-masing.[22]

Konferensi Tingkat Tinggi

[sunting |sunting sumber]
KTT BRIC ke-1 diEkaterinburg,Rusia pada tahun 2009

Konferensi Tingkat Tinggi BRIC adalah pertemuan kepala pemerintahan BRIC. KTT pertama berlangsung diYekaterinburg, Rusia, pada tanggal 16 Juni 2009, dihadiri oleh Presiden BrazilLuiz Inácio Lula da Silva, Presiden RusiaDmitry Medvedev, Perdana Menteri IndiaManmohan Singh, dan Presiden RRTHu Jintao. KTT BRIC yang kedua berlangsung pada tanggal 15 April 2010 di ibu kota Brazil,Brasilia.

Pada kedua KTT tersebut, BRIC menyatakan posisinya pada berbagai isu global, antara lain:

  • Reformasi institusi keuangan internasional sepertiIMF danBank Dunia agar dapat lebih menampung aspirasi negara-negara berkembang
  • Perlunya diversifikasi sistem moneter internasional, tidak terfokus lagi padaUS dollar sebagai mata uang internasional
  • AgarPBB memainkan peran yang lebih penting dalam diplomasi multilateral
  • Peran yang lebih besar untuk Brazil dan India di PBB (agar kedua negara tersebut juga bisa menjadi anggota tetapDewan Keamanan PBB)

Konferensi Tingkat Tinggi ini adalah konferensi ketiga yang dilakukan oleh negara anggota BRIC sekaligus menjadi konferensi pertama yang dihadiri oleh Afrika Selatan sebagai negara baru. Afrika Selatan diundang untuk bergabung dengan BRIC pada bulan Desember 2010, dan setelah itu kelompok ini mengadopsi singkatan BRICS. Mantan Presiden Jacob Zuma kemudian menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Ketiga di Sanya, Tiongkok , pada bulan Maret 2011. Temanya adalah "Broad Vision, Shared Prosperity". Agenda yang dibahas dalam KTT ini meliputi situasi internasional, ekonomi global dan keuangan internasional, pembangunan dan kerja sama BRICS. KTT ini mengeluarkan Deklarasi Sanya dan Rencana Aksi.[23] Di sela-sela pertemuan, diadakan pula Pertemuan Menteri Perdagangan, Forum Akademis, Forum Keuangan dan Forum Bisnis.[23]

Negara anggota

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:Negara anggota BRICS

Anggota saat ini

[sunting |sunting sumber]
BenderaNegaraIbu kotaArea

(km2)

Populasi

(2016)

Kepadatan

(/km2)

PDB per kapita

(KKB)[24]

IPM[25]Mata uangBahasa resmiPemimpinAksesi
Brasil

Republik Federasi Brasil

Brasília8.515.767203.062.5122518.686&&&&&&&&&&&&&&00.7540000,754Real Brasil (R$)

(BRL)

Portugis

lihat pulaBahasa di Brasil

Kepala Negara:Luiz Inácio Lula da Silva16 Juni 2009 (secara informal, September 2006)
Rusia

Federasi Rusia

Moskow17.075.400146.519.7598,324.449&&&&&&&&&&&&&&00.8220000,822Rubel Rusia (₽)

(RUB)

Rusia

lihat pulaBahasa di Rusia

Kepala Negara:Vladimir Putin

Kepala Pemerintahan:Mikhail Mishustin

India

Republik India

New Delhi3.287.2401.284.480.000364,410.484&&&&&&&&&&&&&&00.6400000,640Rupee India (₹)

(INR)

Hindi (Aksara Dewanagari)

Inggris

lihat pulaBahasa di India

Kepala Negara:Droupadi Murmu

Kepala Pemerintahan:Narendra Modi

Tiongkok

Republik Rakyat Tiongkok

Beijing9.640.011[a]1.374.820.000139,621.224&&&&&&&&&&&&&&00.7270000,727Renminbi (Yuan Tiongkok, ¥)

(CNY)

Tionghoa Baku[26]

ditulis dalamaksara sederhana[26]

lihat pulaBahasa di Tiongkok

Kepala Negara:Xi Jinping

Kepala Pemerintahan:Li Qiang

Afrika Selatan

Republik Afrika Selatan

Pretoria (eksekutif)

Cape Town (legislatif)Bloemfontein (yudikatif)

1.221.03758.048.33242,416.090&&&&&&&&&&&&&&00.7130000,713Rand Afrika Selatan (R)

(ZAR)

12 bahasaKepala Negara dan Pemerintahan:Cyril Ramaphosa24 Desember 2010
Mesir

Republik Arab Mesir

Kairo1.010.408105.231.000103,5616.980&&&&&&&&&&&&&&00.7310000,731Pound Mesir (LE)

(EGP)

ArabKepala Negara:Abdel Fattah el-Sisi

Kepala Pemerintahan:Moustafa Madbouly

1 Januari 2024
Etiopia

Republik Demokratik Federal Etiopia

Addis Ababa1.104.300105.163.98892,73.724&&&&&&&&&&&&&&00.4980000,498Birr Etiopia (BR)

(ETB)

Afar

AmharaOromoSomaliTigrinya

Kepala Negara:Taye Atske Selassie

Kepala Pemerintahan:Abiy Ahmed

1 Januari 2024
Iran

Republik Islam Iran

Teheran1.648.19579.011.70048,017.443&&&&&&&&&&&&&&00.7660000,766Rial Iran (Rl)

(IRR)

PersiaKepala Negara:Ali Khamenei

Kepala Pemerintahan:Masoud Pezeshkian

1 Januari 2024
Uni Emirat ArabAbu Dhabi83.6004.106.427121

[Figures
don't
balance
]

78.255&&&&&&&&&&&&&&00.9110000,911Dirham UEA (AED)ArabKepala Negara:Muhammad bin Zayid Al Nahyan

Kepala Pemerintahan:Muhammad bin Rasyid Al Maktoum

1 Januari 2024
Indonesia

Republik Indonesia

Jakarta1.904.569282.477.58414316.5420,713Rupiah (Rp) (IDR)IndonesiaKepala Negara:Prabowo Subianto6 Januari 2025

Negara mitra

[sunting |sunting sumber]

Negara mitra adalah kategori baru untuk integrasi calon anggota yang diperkenalkan pada tahun 2024 dalam KTT BRICS ke-16 di Kazan, Federasi Rusia. Negara-negara ini merupakan negara pengamat yang belum secara resmi menjadi bagian dari blok BRICS, tetapi akan mendapat dukungan dari anggota BRICS. Negara-negara pengamat ini harus membuktikan diri sebagai mitra sebelum melangkah lebih jauh untuk bergabung sebagai anggota penuh, mirip dengan proses aksesi dalam Organisasi Kerja Sama Shanghai.[27] Sebanyak 13 negara diundang untuk menjadi mitra resmi; 10 negara di antaranya memastikan status kemitraan mereka pada Januari 2025, sementara Indonesia bergabung sebagai anggota inti.

  1.  Belarus
  2.  Bolivia
  3.  Kuba
  4.  Kazakhstan
  5.  Malaysia
  6.  Nigeria
  7.  Thailand
  8.  Uganda
  9.  Uzbekistan
  10.  Vietnam

Dua negara lagi telah diundang untuk bergabung dengan blok BRICS sebagai negara mitra pengamat seperti yang tercantum di atas tetapi belum mengonfirmasi status tersebut hingga pertengahan Januari 2025.[27]

  1.  Aljazair
  2.  Turki

Calon potensial BRICS di masa depan

[sunting |sunting sumber]

Negara-negara berikut telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS atau telah mengajukan permohonan keanggotaan:

Keuangan

[sunting |sunting sumber]
Pembagian saham secara merata di antara para pemegang saham NDB

Keuangan BRICS terdiri dariNew Development Bank (NDB) dan Contingent Reserve Arrangement (CRA). Komponen-komponen ini ditandatangani dalam sebuah perjanjian pada tahun 2014, dan mulai aktif pada tahun 2015.

New Development Bank

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:New Development Bank
LogoNew Development Bank (NDB)

New Development Bank (NDB; "Bank Pembangunan Baru"), yang secara resmi disebut sebagai BRICS Development Bank,[28] adalahbank pembangunanmultilateral yang dioperasikan oleh lima negara BRICS. Tujuan berdirinya pinjaman bank ini adalah untuk proyek infrastruktur[29][30] dengan pinjaman resmi hingga $34 miliar per tahunnya.[30] Di Afrika, bank ini berkantor pusat di Afrika Selatan.[31] Bank ini memiliki modal awal sebesar $50 miliar, dengan kekayaan yang meningkat hingga $100 miliar dari waktu ke waktu.[32] Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan awalnya masing-masing menyumbang $10 miliar, sehingga totalnya menjadi $50 miliar.[31][32] Hingga tahun 2020, bank ini memiliki 53 proyek yang sedang berjalan dengan nilai sekitar $15 miliar.[33]

Pada tahun 2021,Bangladesh,Mesir,Uni Emirat Arab, danUruguay bergabung dalam NDB.[34]

BRICS Contingent Reserve Arrangement

[sunting |sunting sumber]
New Development Bank (NDB) dan Contingent Reserve Arrangement (CRA) ditandatangani menjadi traktat pada KTT BRICS 2014 di Brasil.

BRICS Contingent Reserve Arrangement (CRA; "Pengaturan Cadangan Kontingen BRICS") adalah kerangka kerja untuk melindungi diri dari tekanan likuiditas global.[29][32][35] Tekanan ini termasuk masalah mata uang ketika mata uang dari salah satu negara anggota terpengaruh tekanan keuangan global.[29][35] Negara-negara berkembang yang mengalami liberalisasi ekonomi yang cepat mengalami peningkatan volatilitas ekonomi, sehingga timbul lingkungan ekonomi makro yang tidak menentu.[36] CRA bersaing denganDana Moneter Internasional (IMF). Bersama dengan New Development Bank (NDB), ini adalah contoh peningkatan kerja sama Selatan-Selatan.[29] Badan ini didirikan pada tahun 2015 oleh negara-negara BRICS. Dasar hukumnya dibentuk olehPerjanjian untuk Pembentukan Pengaturan Cadangan Kontingen BRICS, yang ditandatangani di Fortaleza pada bulan Juli 2014. Dengan pertemuan perdana Dewan Pengurus dan Komite Tetap BRICS CRA, yang diadakan pada tanggal 4 September 2015, di Ankara, Turki.[37] Perjanjian ini mulai berlaku setelah diratifikasi oleh semua anggota BRICS, yang diumumkan padaKTT BRICS ke-7 pada bulan Juli 2015.

Sistem pembayaran BRICS

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:BRICS Pay

PadaKTT BRICS 2015 di Rusia, para menteri dari negara-negara BRICS memulai konsultasi sebuah sistem pembayaran yang akan menjadi alternatif bagi sistemSWIFT. Tujuannya adalah untuk awalnya beralih ke penyelesaian dalam mata uang nasional.[36]Bank Sentral Rusia menyoroti manfaat utamanya sebagai cadangan dan redundansi jika terjadi gangguan pada sistem SWIFT.[38]

Tiongkok juga meluncurkan alternatif untuk SWIFT:Cross-Border Interbank Payment System (CIPS), yang memungkinkan lembaga keuangan di seluruh dunia untuk mengirim dan menerima informasi tentang transaksi keuangan.[39] India juga memilikiStructured Financial Messaging System (SFMS) sebagai alternatifnya, seperti halnyaSPFS di Rusia danPix di Brasil.

Potensi mata uang bersama

[sunting |sunting sumber]
Artikel utama:BRICS (mata uang)

PadaKTT BRICS 2023 di Afrika Selatan, negara-negara BRICS berkomitmen untuk mempelajari kelayakan adanyamata uang bersama baru atau yang serupa.[40][41][42] Perdagangan internasional yang lebih mudah dan adil, serta pengurangan besar dalam biaya transaksi akan menjadi beberapa alasan mengapa negara-negara tersebut dapat membentuk serikat mata uang.[43]

Pemimpin saat ini

[sunting |sunting sumber]

Perwakilan negara anggota utama saat ini:

Anggota Brasil Rusia India Tiongkok Afrika Selatan
Foto
NamaLula da SilvaVladimir PutinNarendra ModiXi JinpingCyril Ramaphosa
JabatanPresiden BrasilPresiden RusiaPerdana Menteri IndiaPresiden TiongkokPresiden Afrika Selatan
Anggota Mesir Etiopia Indonesia Iran Uni Emirat Arab
Foto
thumb.jpg
thumb.jpg
NamaAbdul Fattah as-SisiAbiy AhmedPrabowo SubiantoMasoud PezeshkianMuhammad bin Zayid Al Nahyan
JabatanPresiden MesirPerdana Menteri EtiopiaPresiden IndonesiaPresiden IranPresiden Uni Emirat Arab

Lihat pula

[sunting |sunting sumber]

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. "Goldman's BRIC Era Ends as Fund Folds After Years of Losses".Bloomberg.com (dalam bahasa Inggris). 2015-11-08. Diakses tanggal2024-10-26.
  2. Gutemberg Pacheco Lopes Junior (30 September 2021)."The Sino-Brazilian Principles in a Latin American and BRICS Context: The Case for Comparative Public Budgeting Legal Research; Wisconsin International Law Journal; 13 May 2015"(PDF).University of Wisconsin Law School.
  3. "What is BRICS, which countries want to join and why".Reuters. 18 November 2023.
  4. Oliver Stuenkel (2020).The BRICS and the Future of Global Order (Edisi 2). Lexington Books.ISBN 978-0739193211. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. AfricaNews (2024-01-02CET11:47:55+01:00)."BRICS expansion: five countries join ranks".Africanews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2024-10-26.
  6. "Iran, Saudi Arabia, UAE, Egypt, and Ethiopia join BRICS, doubling membership".The Jerusalem Post | JPost.com (dalam bahasa Inggris). 2024-01-03. Diakses tanggal2024-10-26.
  7. "Real GDP (purchasing power parity) Comparison - The World Factbook".www.cia.gov. Diakses tanggal2024-10-26.
  8. "Amid BRICS' rise and 'Arab Spring', a new global order forms".Christian Science Monitor.ISSN 0882-7729. Diakses tanggal2024-10-26.
  9. "BRICS Joint Statistical Publications".Federal State Statistics Service. 17 Januari 2024.
  10. "BRICS: The role of the unit of account for the new "basket of currencies"".India Foundation (dalam bahasa American English). 2023-09-02. Diakses tanggal2024-10-26.
  11. Global Economics Paper No. 99, Dreaming with BRICs
  12. Another BRIC in the wall
  13. 12"BRICS: Acronym for Brazil, Russia, India, China, and South Africa".Investopedia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2023-12-21.
  14. "Information about BRICS".web.archive.org. 2015-07-10. Diakses tanggal2023-12-21.
  15. Bryanski, Gleb (2009-06-26)."BRIC demands more clout, steers clear of dollar talk".Reuters. Diakses tanggal2023-12-21.
  16. "Nations eye stable reserve system" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2009-06-16. Diakses tanggal2023-12-21.
  17. "Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Apa Kata Akademisi".Jatimtimes.com. Diakses tanggal 2025-1-14.
  18. 12"Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Apa Kata Akademisi".Jatim TIMES. Diakses tanggal2025-01-14.
  19. Smith, David (2013-03-28)."Brics eye infrastructure funding through new development bank".The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)).ISSN 0261-3077. Diakses tanggal2023-12-21.
  20. "BRICS".Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2023-12-18.
  21. 123"Mengenal New Development Bank, Saingan Bank Dunia Milik BRICS".SINDOnews Internasional. Diakses tanggal2023-12-21.
  22. 123Priangani, Ade (2015)."Perkembangan Brics (Brazil, Russia, India, China and South Africa) Dalam Kancah Ekonomi Politik Global".Jurnal Kebangsaan.4 (7): 103254.ISSN 2089-5917.
  23. 12"What is BRICS | Africa Facts" (dalam bahasa American English). 2018-10-15. Diakses tanggal2023-12-21.
  24. "Report for Selected Countries and Subjects: October 2024".imf.org.International Monetary Fund.
  25. "Human Development Report 2023/2024"(PDF) (dalam bahasa Inggris).United Nations Development Programme. 13 March 2024.Diarsipkan(PDF) dari versi aslinya tanggal 13 March 2024. Diakses tanggal29 December 2024.
  26. 12Law of the People's Republic of China on the Standard Spoken and Written Chinese Language (Order of the President No.37)
  27. 12Ben Norton,BRICS grows, inviting 13 new ‘partner countries’ at historic summit in Kazan, Russia. Published 2024-10-26; Updated 2024-12-24.
  28. "BRICS Bank to be headquartered in Shanghai, India to hold presidency".indiasnaps.com. 12 August 2014.
  29. 1234Desai, Raj M.; Vreeland, James Raymond (17 Juli 2014)."What the new bank of BRICS is all about".The Washington Post.
  30. 12"New BRICS Bank a Building Block of Alternative World Order".HuffPost (dalam bahasa Inggris). 2014-07-18. Diakses tanggal2024-10-29.
  31. 12Korablinov, Alexander; RIR (2014-07-16)."BRICS countries launch $100 billion developmental bank, currency pool".Russia Beyond (dalam bahasa American English). Diakses tanggal2024-10-29.
  32. 123Times, The Moscow (2014-07-10)."BRICS Bank ready for launch - Russian Finance Minister".Russia Beyond (dalam bahasa American English). Diakses tanggal2024-10-29.
  33. "History - New Development Bank".web.archive.org. 2020-12-01. Diakses tanggal2024-10-29.
  34. "BRICS development bank admits UAE, Bangladesh, Uruguay as new members | Reuters".web.archive.org. 2022-03-12. Diakses tanggal2024-10-29.
  35. 12"BRICS currency fund to protect members from volatility - Russia's top banker".Russia Beyond (dalam bahasa American English). 2014-07-17. Diakses tanggal2024-10-29.
  36. 12by (2024-09-06)."DMPQ- BRICS payment system".Haryana PCS Exam Notes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal2024-10-29.
  37. "On the BRICS Contingent Reserve Arrangement (CRA) Governing Council and Standing Committee inaugural meetings".web.archive.org. 2016-10-02. Diakses tanggal2024-10-29.
  38. rt.com (2015-06-01)."Russia offers to discuss BRICS prototype of SWIFT global system".Russia Beyond (dalam bahasa American English). Diakses tanggal2024-10-29.
  39. "Exclusive: China's international payments system ready, could launch by end-2015 - sources | Reuters".web.archive.org. 2015-09-24. Diakses tanggal2024-10-29.
  40. "BRICS to discuss common currency plan during the summit, says South African Foreign Minister - CNBC TV18".CNBCTV18 (dalam bahasa Inggris). 2023-05-10. Diakses tanggal2024-10-29.
  41. "Lula confirma criação de uma moeda comum dos Brics para facilitar trocas comerciais".CNN Brasil (dalam bahasa Brazilian Portuguese). Diakses tanggal2024-10-29.
  42. "BRICS summit: Leaders eye expansion, common currency – DW – 08/23/2023".dw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal2024-10-29.
  43. "Common Currency on Agenda for South African BRICS Summit".Voice of America (dalam bahasa Inggris). 2023-05-12. Diakses tanggal2024-10-29.

Catatan

[sunting |sunting sumber]
  1. Luas wilayah yang di bawah kendali RRT adalah 9.596.960.

    Pranala luar

    [sunting |sunting sumber]
    Internasional
    Nasional
    Lain-lain
    Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=BRICS&oldid=28605899"
    Kategori:
    Kategori tersembunyi:

    [8]ページ先頭

    ©2009-2026 Movatter.jp