Saint-Exupéry dilatih sebagai pilot komersial pada awal tahun 1920-an, bekerja pada rute pos udara di seluruh Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan. Antara tahun 1926 dan 1939, empat karya sastranya diterbitkan:The Aviator, novelSouthern Mail danNight Flight, dan memoarWind, Sand and Stars. Saint-Exupéry bergabung denganAngkatan Udara Prancis untukPerang Dunia II dan menerbangkan misi pengintaian hinggaGencatan senjata Prancis dengan Jerman pada tahun 1940. Setelah didemobilisasi oleh Angkatan Udara, Saint-Exupéry tinggal di pengasingan di Amerika Serikat antara tahun 1941 dan 1943 dan membantu membujuknya untuk memasuki perang. Selama waktu ini, karya-karyanyaFlight to Arras danThe Little Prince diterbitkan.
Saint-Exupéry bergabung denganAngkatan Udara Prancis Merdeka pada tahun 1943, meskipun telah melewati usia maksimum untuk seorang pilot perang dan kesehatannya menurun. Selama misi pengintaian diCorsica pada tanggal 31 Juli 1944, pesawat Saint-Exupéry menghilang: diduga telah jatuh.[6] Puing-puing dari reruntuhan pesawat ditemukan di lepas pantaiMarseille pada tahun 2000, tetapi penyebab kecelakaan tersebut masih belum diketahui.[7]
Antoine-Marie-Roger de Saint-Exupery, lahir di Lyon, Prancis, dari sebuah keluarga bangsawan, merupakan anak ketiga dari lima bersaudara pasangan dari Marie de Fonscolombe dan Count Jean de Saint Exupéry, seorang broker asuransi yang meninggal sebelum anaknya keempatnya lahir.
Setelah gagal dalam ujian akhir sekolah, Saint-Exupéry memasukiÉcole des Beaux-Arts untuk belajararsitektur. Pada tahun 1921, ia masuk militer dan tergabung dalam Resimen ke-2Chasseurs (kavaleri ringan), dan kemudian dikirim keStrasbourg untuk dilatih sebagaipilot. Tahun berikutnya, ia memperoleh lisensinya dan ditawarkan untuk dipindah ke angkatan udara.
Mengikuti keinginan dari keluarga tunangannya (novelisLouise Leveque de Vilmorin) ia menetap diParis dan bekerja di kantor. Namun pada akhirnya pasangan itu memutuskan pertunangan. Tahun 1926 ia bergabung dengan Latecoere (nantinya berganti nama menjadi Aeropostale) sebagai salah satu penerbang pelopor yang membuka jalur pos menuju koloni-koloni Afrika dan Amerika Selatan. Ia diangkat menjadi kepala lapangan terbang di Cape Juby, Maroko, di mana salah satu tugasnya adalah menyelamatkan pilot yang terdampar dari sncaman suku pemberontak. Di pos ini, ia menulis "Southern Mail" (Courrier Sud, 1929).
Naskah "Night Flight" (Vol de Nuit) yang membawakannya penghargaan Prix Femina, ditulis saat ia bertugas sebagai direktur Aeroposta Argentina. Pada tahun 1931, ia menikahi Consuelo Suncin, wanita Salvador yang ditemuinya ketika bertugas di Argentina.Exupery jatuh di gurun Libya pada 30 Januari 1935, nyaris mati kehausan selama tiga hari. Kisah bertahan hidupnya dituangkan dalam "Wind, Sand and Stars" (Terre des Hommes, 1939). Pada Perang Dunia II ia bergabung dalam skuadron pengintai samapi menyerahnya Prancis pada musim panas 1940. Ia hidup dalam pengasingan di Amerika antara tahun 1941-1943. Di sana ia menulis "Letter to A Hostage" (Lettre a un Otage) dan "The Little Prince" (Le Petit Prince), setelah sebelumnya menulis "Flight to Arras" (Pilote de Guerre, 1942) yang masuk dalam bestseller Amerika selama 6 bulan.
Sekembalinya di Prancis, Exupery membujuk komandan tentara Sekutu di Mediterania agar mengizinkannya terbang lagi. Ia terbang ke Borgo di Corsica pada 31 Juli 1944 dan tak pernah kembali lagi.