Movatterモバイル変換


[0]ホーム

URL:


Lompat ke isi
WikipediaEnsiklopedia Bebas
Pencarian

Amiloidosis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Amiloidosis
Preparat usus halus dengan penumpukan amiloid kongo merah.
Informasi umum
SpesialisasiEndokrinologi,kardiologi,hematologi Sunting ini di Wikidata

Amiloidosis adalah sebutan untuk berbagai macam kondisi dengan adanya penumpukanproteinamiloid padaorgan dan/ataujaringan, sehingga mengakibatkan timbulnya penyakit. Sebuah protein adalah amiloid bila protein menjadi sebuah bentuk tak larut yang khas, yang disebutlembaran lipat-beta yang disebabkan oleh perubahanstruktur sekunder protein.

Kurang lebih terdapat 25 protein yang dikenal dapat membentuk amiloid padamanusia. Sebagian besar terdapat dalamplasma darah.

Beberapa jenis amiloidosis dapat menyerang secara sistemis atau spesifik pada organ tertentu. Ada pula yang merupakankelainan genetika karenamutasi pada protein prekursornya. Perubahan bentuk sekunder terutama disebabkan penyakit lain yang mengakibatkan terbentuknya protein tak normal yang berlebihan seperti pembentukan berlebihanrantai ringan gamma globulin padamieloma multipel (atau disebut juga amiloid AL), atau pembentukan berlebihanprotein fase akit secara berkesinambungan padaradang kronis (yang dapat menjadi amiloid AA).

Diagnosis

[sunting |sunting sumber]

Amiloid dapat didiagnosa melalui pemeriksaan histologis pada jaringan yang terkena. Penumpukan amiloid diidentifikasi dengan pewarnaankongo merah dan dilihat melaluicahaya terpolarisasi, di mana penumpukan tersebut dikenal dengan 'refraksi ganda hijau apel'. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan uji-uji yang lebih khusus untuk protein amiloid.Biopsi dilakukan pada organ yang terkena.Semua penumpukan amiloid menyimpankomponen P amiloid serum (SAP atauserum amyloid P component), sebuah protein sirkulasi dari kelompokpentraksin. Pemindaianradionuklida SAP telah dapat melokalisasi penumpukan amiloid pada pasien.

Amiloid Sistemis

[sunting |sunting sumber]

Amiloidosis sangat jarang terjadi dan diklasifikasikan menjadi 5 kategori:[1]

Amiloid yang ditemukan pada amiloidosis dapat dibedakan berdasarkansenyawa yang tergantung pada bagianfibril. Amiloid AL yang ditemukan pada amiloidosis primer mengandung fibril yang terdiri darirantai ringanimunoglobulin, sedang tipe AA pada amiloidosis sekunder mengandung fibril yang terdiri dariprotein A denganmassamolekul 8.500dalton dengan panjang 76AA tanpa kandungan imunoglobulin sama sekali.

Amoid AL umumnya melibatkanjantung,lidah,saluran pencernaan dankulit, sedangkan tipe AA umumnya menyebabkan penumpukan fibril padahati,ginjal danlimpa.

Amilodosis primer atau herediter

[sunting |sunting sumber]

Kelainan herediter yang jarang ditemukan ini biasanya disebabkan oleh mutasi di protein prekursor, dan selaludominan otosomal. Protein perkursor adalah:

Amiloidosis sekunder

[sunting |sunting sumber]

Amiloidosis sekunder adalah amilodisis yang sering terjadi.

  • Amiloidosis AL. Imunoglobulin rantai ringan adalah protein perkursornya, diproduksi berlebih pada penyakit mieloma multipel.
  • Amiloidosis AA. Protein perkursornya adalahprotein A amiloid serum atau SAA (serum amyloid A protein), sebuah protein fase akut karen radang kronis. Istilah amiloidosis sekunder lebih sering merujuk pada jenis ini.
  • Amiloidosis terkait dialisis. Protein prekursornya adalahmikroglobulin-beta-2 yang tidak dapat dibersihkan dengan dialisis atau cuci darah. Hal ini mengakibatkan penumpukan dangagal ginjal tingkat akhir pada dialisis.[2]

Amilodosis Spesifik Organ

[sunting |sunting sumber]

Amiloid neurologis

Amiloidosis kardiovaskular

Lainnya

Referensi

[sunting |sunting sumber]
  1. ^(Inggris)Donald W Kufe, MD, Raphael E Pollock, MD, PhD, Ralph R Weichselbaum, MD, Robert C Bast, Jr, MD, Ted S Gansler, MD, MBA, James F Holland, MD, ScD (hc), dan Emil Frei, III, MD. (2003).Holland-Frei Cancer Medicine.Dana-Farber Cancer Institute, Harvard Medical School Boston, Department of Surgical Oncology, University of Texas, MD Anderson Cancer Center, Department of Radiation and Cellular Oncology, University of Chicago Hospital, Chicago Tumor Institute, University of Chicago, American Cancer Society, Derald H Ruttenberg Cancer Center, Mount Sinai School of Medicine New York (edisi ke-6). BC Decker Inc. hlm. Amyloidosis.ISBN 1-55009-213-8. Diakses tanggal2011-05-02. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ^Uremia, Timothy W. Meyer and Thomas H. Hostetter, N Engl J Med, 2007 Sep 27, 357(16):1316

Pranala luar

[sunting |sunting sumber]
  • (Inggris)Overview dari Cleveland Clinic
  • (Inggris)[1] Boston University Amyloid Treatment and Research Program
  • (Inggris)[2]Diarsipkan 2005-07-20 diWayback Machine. Information, support and advice to anyone with Amyloidosis (www.amyloidosisaustralia.org)

Www.google.co.id

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amiloidosis&oldid=25084719"
Kategori:
Kategori tersembunyi:

[8]ページ先頭

©2009-2025 Movatter.jp