Abrasi ataupelelasan[1] adalah suatu prosespengikisanpantai yang diakibatkan oleh tenagagelombanglaut dan arus laut atau pasang surut arus laut yang bersifat merusak.[2] Abrasi biasanya disebut jugaerosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, tetapimanusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya abrasi adalah dengan penanamanhutan bakau. Hutan bakau sangat bermanfaat agar tidak terjadi pengikisan pantai. Pengikisan pantai dapat berakibat daratan sekitarnya tergenang air.
Suatu daratan atau pantai mengalami abrasi apabila angkutan sedimen pada suatu titik melebihi atau lebih besar dari jumlah sedimen yang terbawa oleh air ke luar titik tersebut. Istilah abrasi memiliki makna yang hampir sama dengan erosi pantai. Padahal realitasnya abrasi dan erosi pantai merupakan dua fenomena alam yang berbeda.